Cara Mengenali Orang Yang Diam-diam Tidak Senang Dengan Kesuksesan Kamu Menurut Psikologi

Jun 23, 2026 06:50 AM - 2 jam yang lalu 90

Jakarta -

Memiliki banyak kawan tentu menyenangkan. Namun, tidak semua orang menyambut kesuksesan Bunda dengan emosi positif. Sebagian apalagi mungkin tidak senang dan menganggapnya sebagai saingan.

Terkadang, rasa tidak kondusif dan iri dapat muncul dalam beragam hubungan. Jika dibiarkan, perihal tersebut bisa mengubah hubungan yang semula hangat dan suportif menjadi penuh persaingan.

Oleh lantaran itu, krusial untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini. Dengan begitu, Bunda dapat lebih bijak menyikapi orang yang diam-diam menganggap Bunda sebagai saingannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Cara mengenali orang yang diam-diam tidak senang dengan kesuksesan Bunda

Dilansir Your Tango, berikut beberapa tanda non-verbal yang dapat dikenali ketika seseorang berprasangka dengan pencapaian Bunda.

1. Mereka selalu menatap Bunda

Tentu saja, tidak semua orang yang melirik alias menatap, menganggap Bunda sebagai saingan. Namun, selalu ada aura yang menunjukkan niat mereka. Itu berfaedah percayalah pada intuisi Bunda.

Studi yang diterbitkan European Journal of Social Psychology pada 2018, menemukan hubungan langsung antara daya saing dan tatapan mata dalam hubungan sosial. Orang dengan jenis kepribadian yang lebih dominan condong melakukan kontak mata langsung yang lebih banyak saat berinteraksi.

Ketika menyadari kontak mata langsung yang membikin Bunda terkejut, kemungkinan besar orang itu diam-diam bersaing dengan Bunda.

2. Memperhatikan mikro negatif mereka

Istilah mikro-ekspresi dicetuskan oleh antropolog Dr. Paul Ekman, dan merujuk pada ekspresi wajah yang secara tidak sadar dibuat saat mengalami emosi. Terkadang, ekspresi ini hanya terjadi sepersekian detik, tetapi selalu ada.

Menurut Ekman, ada tujuh ekspresi mikro yang dapat dikenali, di antaranya kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, jijik, penghinaan, ketakutan, dan kejutan.

Jika berhadapan dengan orang yang diam-diam kompetitif, Bunda perlu mewaspadai kemarahan, rasa jijik, dan penghinaan.

Jika tidak percaya gimana mengenali ekspresi wajah ini, Bunda sebenarnya dapat berlatih mengidentifikasinya dengan hanya membikin ekspresi wajah di depan cermin.

Dengan membayangkan gimana emosi dalam situasi tertentu, Bunda dapat meniru ekspresi mikro yang sebenarnya dibuat tanpa menyadari bahwa Bunda sedang melakukannya.

3. Sadar bahwa mereka telah meniru Bunda

Mereka bilang meniru adalah corak pujian yang paling tulus, dan itu bisa betul jika dilakukan secukupnya. Namun, masalah bakal muncul ketika peniruan tersebut meluas ke segala hal, termasuk opini dan keputusan hidup Bunda.

Landasan utama hubungan yang didorong oleh rasa iri dan berprasangka dalam hidup Bunda adalah kesuksesan.

Penulis buku The Business of Friendship: Making the Most of the Relationships Where We Spend Most of Our Time, Shashta Nelson, mengatakan rasa iri merujuk pada kecenderungan untuk percaya bahwa orang lain tidak semestinya mempunyai sesuatu hanya lantaran kita tidak memilikinya.

Reaksi ini tidak hanya menyebabkan emosi jengkel terhadap teman-teman, yang sering kali dapat merusak hubungan, tetapi juga menciptakan lebih banyak kekhawatiran dan stres dalam tubuh lantaran berakar pada rasa takut.

Tips mengatasi kawan yang menganggap Bunda sebagai saingan

Persaingan mungkin tidak selalu bermaksud jahat. Terkadang, itu bisa menjadi seruan minta tolong dari seorang teman, tetapi bisa juga menjadi kekuatan pendorong untuk perubahan dan pertumbuhan yang lebih baik.

Selama saling menyemangati dan mendorong satu sama lain untuk menjadi lebih baik, kekuatan kompetitif itu dapat bekerja untuk kebaikan.

Namun, permusuhan tersembunyi dalam persahabatan dan hubungan tidak pernah sehat. Meskipun teman-teman yang diam-diam bersaing dan personil family yang iri mungkin tidak bermaksud jahat, mereka tetap tidak memberikan nilai tambah alias kebahagiaan dalam hidupnya.

Temukan langkah untuk menetapkan batas yang jelas dengan orang-orang ini, alias setidaknya, ajak mereka berbincang tentang apa yang Bunda rasakan.

Nah, itulah beberapa langkah mengenali orang yang diam-diam tidak senang memandang kesuksesan Bunda. Semoga bermanfaat, ya.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya