Jakarta -
Benarkah bulan lahir dapat memengaruhi kepintaran bayi? Para mahir beranggapan bahwa ada mengenali potensi dan perkembangan otak bayi sejak dini.
Ya, belakangan beberapa penelitian apalagi mengaitkan bulan lahir dengan keahlian kognitif seseorang.
Meski begitu, perlu tetap dipahami bahwa kepintaran anak tetap dipengaruhi oleh banyak aspek lain. Termasuk di antaranya aspek lingkungan, pola asuh, nutrisi, dan stimulasi dari orang tua.
Bulan lahir yang paling banyak dimiliki tokoh berprestasi
Sebuah kajian meninjau lebih dari 1.100 orang yang berkecimpung di bagian STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika), serta bumi kewirausahaan.
Tokoh-tokoh yang dianalisis antara lain penemu Thomas Edison dan Sarah Breedlove, serta pengusaha seperti Mark Zuckerberg dan Michael Bloomberg.
Menariknya, bulan Agustus menempati posisi pertama sebagai bulan kelahiran yang paling banyak dimiliki oleh tokoh-tokoh tersebut. Di posisi berikutnya terdapat Februari dan November yang mempunyai jumlah sama.
Lebih dari 100 tokoh ternama dalam daftar tersebut lahir pada masing-masing dari tiga bulan tersebut.
Bulan-bulan lahir lain yang juga dianggap 'cerdas'
Dikutip dari Your Tango, peneliti dari Harvard menerbitkan sebuah studi yang mengikuti perkembangan sekitar 21.000 anak sejak lahir hingga usia 7 tahun.
Ditemukan bahwa anak-anak yang lahir pada bulan Oktober memperoleh skor lebih tinggi dalam tes IQ dan perkembangan kognitif dibandingkan teman-teman seusianya.
Hasil serupa juga ditemukan pada anak-anak yang lahir pada bulan November dan Desember.
Penelitian lain yang diterbitkan dalam International Journal of Sports Medicine menemukan bahwa bayi yang lahir pada bulan November mempunyai kelebihan yang cukup besar dalam keahlian atletik.
Uniknya, temuan dari Office for National Statistics di Inggris menunjukkan bahwa perseorangan yang lahir pada bulan Desember mempunyai kemungkinan lebih besar untuk berkarier di bagian kesehatan.
Hubungan pengetahuan astrologi dengan kecerdasan
Dalam pengetahuan astrologi, diyakini posisi benda-benda langit seperti matahari, bulan, dan bintang tersebut berasosiasi dengan beragam karakter seseorang, termasuk tingkat kecerdasannya.
Dikutip dari Parents, astrolog Solas menjelaskan kenapa Agustus menjadi salah satu bulan utama yang dianggap 'cerdas'.
"Leo 'dikuasai' oleh matahari, yang melambangkan kepemimpinan, rasa percaya diri, dan dorongan untuk berkarya. Orang-orang yang lahir pada bulan Agustus umumnya mempunyai kepercayaan diri yang mendorong mereka untuk berinovasi, mengeksplorasi hal-hal baru, dan memimpin," ungkap Solas.
Selain itu, Solas juga menyebut bahwa setiap nama mempunyai 'frekuensi getaran' tersendiri.
Benarkah bulan lahir menentukan kecerdasan?
Jika dilihat secara menyeluruh, waktu kelahiran sebenarnya tidak menentukan tingkat kecerdasannya. Begitu pun seperti urutan kelahiran alias kondisi lainnya.
Jadi, tidak ada zodiak maupun bulan lahir tertentu yang dapat menjamin seseorang bakal menjadi pandai secara alami.
Sama seperti beragam karakter unik yang membentuk setiap individu, bulan lahir bukanlah penentu masa depan.
Kecerdasan merupakan perihal yang sangat kompleks. Lingkungan tempat anak tumbuh, keterlibatan orang tua, nutrisi, pendidikan, hingga kesehatan mental mempunyai pengaruh yang jauh lebih besar dibandingkan hanya bulan lahir saja.
Selain itu, otak juga dapat terus dilatih. Semakin sering digunakan untuk belajar dan berpikir, semakin optimal pula kemampuannya kelak.
Cara mengenali potensi dan membantu bayi tumbuh cerdas
Ilustrasi/Foto: Getty Images/serts
Untuk mengenali potensi dan membantu bayi tumbuh lebih cerdas, pastikan Bunda memberikan stimulasi yang tepat. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Menjaga kesehatan selama kehamilan
Dikutip dari Healthline, perkembangan otak bayi sebenarnya dimulai sejak tetap berada di dalam kandungan.
Karena itu, ibu mengandung perlu memenuhi kebutuhan nutrisi, menghindari kebiasaan merokok, serta tidak mengonsumsi sembarangan obat agar janin dapat berkembang secara optimal.
2. Penuhi kebutuhan dasar bayi
Dalam teori yang dikembangkan oleh psikolog berjulukan Abraham Maslow, kebutuhan paling mendasar seperti makanan, minuman, dan tempat tinggal kudu terpenuhi terlebih dahulu.
Selama kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut belum terpenuhi, bayi belum dapat berkembang secara maksimal.
Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memberikan asupan ASI dan MPASI yang cukup, serta beri stimulasi tepat sejak dini.
3. Sediakan waktu bermain
Selain mempererat ikatan emosional, meluangkan waktu bermain berbareng bayi juga bakal menjadi fondasi bagi mereka untuk belajar berinteraksi di masa depan.
Melalui kegiatan bermain, bayi juga mulai belajar beragam keahlian penting, seperti keahlian sosial-emosional, komunikasi, hingga keahlian berpikir.
Oleh lantaran itu, jangan menganggap sepele pentingnya waktu bermain, apalagi pada bayi yang baru lahir sekalipun.
4. Memastikan bayi cukup tidur
Tidur mempunyai peran krusial dalam memperkuat memori dan membantu otak mengolah beragam pengalaman baru.
Pada bayi, faedah tidur apalagi lebih besar lantaran otaknya sedang berkembang dengan sangat pesat.
Tidur yang cukup membantu proses pembelajaran dan perkembangan otak berjalan secara optimal.
5. Memberikan makanan bergizi
Supaya perkembangan otak melangkah optimal, bayi memerlukan beragam nutrisi penting.
Pada tahun pertama kehidupannya, sebagian besar kebutuhan nutrisi tersebut dipenuhi melalui ASI alias susu formula.
Ketika mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI), berikan ragam makanan agar kebutuhan nutrisi tubuh dan otaknya terpenuhi.
Itulah penjelasan tentang langkah mengenali potensi kepintaran bayi dari bulan lahir dan mengoptimalkannya. Semoga berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·