Cara Mudah Bersihkan Burner Kompor Tanpa Bahan Mahal, Cukup Pakai Cuka Dapur

Jun 15, 2026 10:00 AM - 2 minggu yang lalu 19222
Cara mudah bersihkan burner kompor tanpa bahan mahal, cukup pakai cuka dapur

cara membersihkan burner kompor | foto ilustrasi: Gemini AI

Kincai Media - Membersihkan kompor merupakan kegiatan yang sebaiknya dilakukan secara berkala. Hal ini bukan tanpa alasan, karena proses memasak setiap hari secara alami bakal meninggalkan kotoran pada kompor beserta bagian-bagiannya. Karena itu, membersihkan kompor setelah dipakai memasak menjadi langkah krusial agar performanya tetap optimal.

Burner, Komponen Kecil yang Sering Terlupakan

Dari sekian banyak bagian kompor, burner termasuk komponen yang mudah kotor namun sering diabaikan. Bentuknya menyerupai piringan bulat dengan lubang-lubang mini yang menjadi tempat keluarnya api saat kompor dinyalakan. Fungsi utamanya adalah sebagai titik pertemuan antara gas dan oksigen sehingga nyala api bisa terbentuk.

Pada umumnya, burner dibuat dari bahan kuningan yang dikenal awet, sehingga warna aslinya condong kuning keemasan mengilap. Sayangnya, lantaran terus-menerus terkena panas api dalam jangka waktu lama, warna burner ini lambat laun bisa berubah menjadi hitam pekat.

Risiko Jika Burner Dibiarkan Kotor

Sayangnya, banyak pengguna kompor yang jarang memperhatikan kondisi burner ini. Akibatnya, lapisan hitam alias apalagi karat bisa menumpuk di permukaannya. Apabila kondisi ini terus dibiarkan, kotoran tersebut berisiko menyumbat lubang-lubang mini pada burner, yang pada akhirnya membikin api kompor tidak menyala secara optimal—bisa jadi nyalanya mini sebelah alias warnanya tidak biru sempurna.

Alternatif Selain Sitrun

Berbagai langkah biasanya dicoba untuk mengatasi burner yang sudah menghitam. Salah satu metode terkenal adalah merendamnya dengan larutan air panas yang dicampur sitrun (asam sitrat), yang dipercaya efektif mengangkat kotoran membandel maupun karat.

Namun, hambatan yang sering muncul adalah kesiapan sitrun itu sendiri. Tidak semua warung alias minimarket menyediakan bahan ini, sehingga banyak orang akhirnya mencari solusi pengganti yang lebih mudah didapat.

Solusi dari Bahan Dapur: Cuka

Sebuah kanal YouTube berjulukan polyztron membagikan tutorial praktis membersihkan burner kompor tanpa menggunakan sitrun maupun produk pembersih khusus. Bahan yang digunakan justru sangat umum tersedia di dapur, ialah cuka makan, sebagaimana dilansir BrilioFood dari YouTube polyztron pada Senin (15/6/2026).

Langkah-Langkah Membersihkan Burner dengan Cuka

Langkah 1: Siapkan Larutan Cuka

Cara mudah bersihkan burner kompor tanpa bahan mahal, cukup pakai cuka dapur

foto: YouTube/polyztron

Ambil wadah secukupnya, isi dengan air, lampau tambahkan beberapa tetes cuka makan. Setelah itu, masukkan burner kompor ke dalam larutan tersebut dan pastikan seluruh permukaannya terendam dengan baik.

Langkah 2: Diamkan Minimal 30 Menit

Biarkan burner terendam selama kurang lebih separuh jam. Kandungan masam pada cuka bekerja secara berjenjang untuk melunturkan kotoran hitam serta karat yang menempel pada permukaan burner.

Langkah 3: Gosok dan Bilas hingga Bersih

Cara mudah bersihkan burner kompor tanpa bahan mahal, cukup pakai cuka dapur

foto: YouTube/polyztron

Setelah direndam, angkat burner dan gesek permukaannya menggunakan sikat berbulu kasar—pemilik akun polyztron sendiri menggunakan sikat baju, namun sikat lain dengan bulu kasar juga bisa digunakan. Sambil digosok, burner bisa dicelupkan kembali ke larutan cuka secara berulang sampai noda betul-betul hilang. Terakhir, bilas dengan air mengalir lampau keringkan sebelum dipasang kembali ke kompor.

"Burner pun kembali ke warna aslinya, saat pertama kali kita beli," ujar YouTube polyztron.

Cara mudah bersihkan burner kompor tanpa bahan mahal, cukup pakai cuka dapur

foto: YouTube/polyztron

Tips Tambahan agar Burner Tetap Awet

Selain trik di atas, ada beberapa perihal tambahan yang bisa membantu menjaga burner kompor tetap bersih lebih lama:

- Bersihkan secara berkala, idealnya seminggu sekali, agar kotoran tidak menumpuk dan mengeras sehingga lebih susah dibersihkan.
- Gunakan campuran cuka dan baking soda untuk noda yang sangat membandel—baking soda membantu mengangkat kotoran secara mekanis, sementara cuka melarutkan kerak secara kimiawi.
- Pastikan burner betul-betul kering sebelum dipasang kembali, lantaran sisa air dapat memengaruhi aliran gas dan membikin nyala api tidak stabil.
- Periksa lubang-lubang mini pada burner dengan jarum alias tusuk gigi jika tetap ada yang tersumbat setelah dibersihkan, agar pengedaran api kembali merata.
- Hindari menggosok terlalu keras dengan barang tajam seperti pisau alias amplas kasar, lantaran bisa merusak lapisan kuningan dan mempercepat korosi.

Dengan kombinasi cuka dapur dan perawatan rutin, burner kompor bisa kembali berfaedah maksimal tanpa kudu berjuntai pada bahan unik seperti sitrun yang kadang susah ditemukan.

FAQ

1. Apakah cuka bisa merusak material kuningan pada burner jika terlalu sering digunakan?

Penggunaan cuka sesekali umumnya aman, namun perendaman yang terlalu sering alias terlalu lama (lebih dari satu jam) sebaiknya dihindari lantaran sifat asamnya tetap bisa mengikis permukaan logam secara perlahan.

2. Berapa lama waktu ideal untuk membersihkan burner kompor secara rutin?

Idealnya burner dibersihkan ringan setiap minggu, dan dilakukan perendaman dengan cuka sebulan sekali alias saat noda hitam mulai terlihat menumpuk.

3. Apa yang kudu dilakukan jika nyala api kompor tetap tidak rata setelah dibersihkan?

Periksa kembali lubang-lubang mini pada burner, pastikan tidak ada sisa kotoran yang menyumbat, dan gunakan jarum tipis alias tusuk gigi untuk membersihkannya secara hati-hati.

4. Selain cuka, apakah air jeruk nipis bisa digunakan sebagai alternatif?

Bisa, lantaran air jeruk nipis juga mengandung masam sitrat alami yang punya pengaruh serupa dengan sitrun maupun cuka dalam melunturkan noda.

5. Apakah burner yang sudah karatan parah tetap bisa dibersihkan dengan metode ini?

Untuk karat ringan hingga sedang, metode cuka cukup efektif. Namun untuk karat yang sudah sangat parah dan menggerogoti logam, sebaiknya pertimbangkan untuk mengganti burner dengan yang baru demi keamanan penggunaan kompor.

(brl/tin)

Selengkapnya