Ciri Kepribadian Orang Yang Lebih Fokus Saat Suasana Sekitar Berisik

Jun 06, 2026 07:30 PM - 13 jam yang lalu 606

Jakarta -

Tidak semua orang memerlukan suasana yang tenang untuk bisa berkonsentrasi, Bunda. Bagi sebagian orang, lingkungan yang ramai dan ribut justru membantu mereka tetap konsentrasi saat bekerja alias menyelesaikan tugas.

Orang yang lebih suka konsentrasi saat suasana sekitar ribut sering kali dianggap unik lantaran bertolak belakang dengan dugaan umum yang menyatakan bahwa ketenangan dapat meningkatkan fokus. Ya, bagi orang-orang ini, suasana sekitar yang ribut bukanlah sebuah gangguan, melainkan perihal yang wajar.

Bila bicara soal kebiasaan ini juga tak lepas dari aspek usia. Mereka yang berumur muda biasanya menganggap kebisingan adalah perihal normal. Sebaliknya, bagi orang yang lebih tua, kebisingan dapat mengganggu konsentrasi dan menghalang produktivitas bekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penelitian tahun 2019 dari Future Workplace dan perusahaan komunikasi Plantronics, Inc., mengungkap bahwa lebih dari separuh perseorangan Gen Z yang disurvei mengatakan bahwa mereka paling produktif ketika bekerja di tengah kebisingan di kantor. Sementara itu, 60 persen dari Baby Boomers mengatakan bahwa mereka paling produktif ketika suasananya tenang.

Individu yang memerlukan bunyi alias kebisingan untuk menyelesaikan pekerjaan mungkin mempunyai karakter kepribadian yang khas. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Bunda!

Ciri kepribadian orang yang lebih konsentrasi saat suasana sekitar berisik

Melansir dari beberapa sumber, berikut karakter kepribadian orang yang lebih konsentrasi saat berada di lingkungan yang berisik:

1. Seorang ahli filsafat kreatif

Dikutip dari Your Tango, orang yang memerlukan kebisingan untuk konsentrasi sering kali menghasilkan buahpikiran dan solusi yang cukup inovatif lantaran kebisingan membuka khayalan mereka. Orang-orang ini memerlukan stimulasi bunyi yang konstan untuk membantu memecahkan masalah dan menemukan buahpikiran yang mungkin terlewatkan oleh orang lain.

Sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan di Scientific Research Publishing menunjukkan bahwa tingkat kebisingan sedang di latar belakang telah dikaitkan dengan peningkatan keahlian imajinatif pada para ahli filsafat yang sangat orisinal dan kreatif.

2. Seorang pemimpi

Mereka yang menikmati kebisingan terus-menerus biasanya mempunyai 'dunia batin' yang cukup kaya. Tanpa kebisingan, khayalan mereka nyaris terganggu. Tetapi ketika kebisingan ada, perihal itu menjaga produktivitas mereka tetap mengalir.

Orang-orang ini biasanya bisa menghasilkan proyek dan buahpikiran dengan langkah yang tidak bakal mereka dapatkan jika mereka dipaksa untuk duduk dalam keheningan total. Dalam kebisingan, mereka bisa tetap konsentrasi dan tidak merasa terkekang.

3. Menyukai variasi

Orang-orang yang otaknya memerlukan kebisingan untuk konsentrasi nyaris selalu menikmati variasi, baik itu rutinitas harian, daftar bacaan, alias tugas-tugas di tempat kerja. Keheningan dapat terasa agak membosankan bagi individu-individu ini, Bunda.

Bagi orang-orang ini, bunyi bising bakal mengembalikan semangat dan produktivitas. Kebisingan juga bakal membantu memunculkan ide-ide baru dan segar dalam pikiran.

4. Mudah beradaptasi

Dikutip dari laman Parade, orang yang condong bisa konsentrasi dalam suasana ribut mungkin jauh lebih elastis daripada orang kebanyakan. Orang-orang ini dikenal mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

"Orang yang elastis condong mudah beradaptasi dengan beragam situasi, seperti tetangga yang ribut alias tinggal di dekat stasiun kereta api. Selama mereka bisa membangun keahlian beradaptasi, mereka biasanya mudah memasukkan bunyi latar yang condong menutupi bunyi yang tidak diinginkan," kata psikolog berlisensi Lienna Wilson.

5. Cenderung terlalu banyak berpikir dalam diam

Saat suasana tenang, orang-orang yang suka konsentrasi di tengah kebisingan condong berpikir berlebihan dan menganalisis segala sesuatu secara berlebihan. Bagi mereka, bunyi latar bertindak sebagai penyangga.

Suara yang ribut memungkinkan otak mereka untuk konsentrasi pada tugas yang sedang mereka kerjakan, alih-alih pikiran mereka terus berputar-putar tanpa kendali. Kebisingan memberikan sedikit struktur, sedangkan keheningan menyebabkan orang-orang ini suka menarik diri.

6. Mampu melakukan banyak tugas sekaligus

Salah satu karakter kepribadian orang yang lebih konsentrasi saat suasana sekitar ribut adalah mempunyai keahlian untuk melakukan banyak tugas sekaligus. Orang-orang ini sangat menikmati kebisingan sampai lupa sudah menyelesaikan banyak tugas dalam satu waktu.

"Orang yang suka melakukan banyak tugas sekaligus condong menikmati bunyi latar. Mereka terbiasa beranjak dengan sigap dari satu tugas ke tugas berikutnya, dan keheningan dapat membikin mereka merasa bahwa perihal itu memperlambat mereka," ungkap Wilson.

7. Spontan dan impulsif

Suara bising di sekitar dapat memicu sifat impulsif. Jadi, tak heran jika orang yang lebih konsentrasi saat suasana ribut mempunyai daya yang cukup untuk bertindak sigap tanpa terlalu banyak berpikir. Sebaliknya, keheningan dapat menyebabkan keraguan muncul lantaran mereka hanya ditemani oleh pikiran mereka sendiri.

"Kenikmatan spontanitas adalah salah satu kesenangan yang paling sederhana namun paling berharga. Dalam kehidupan kita yang penuh tekanan, agenda yang terlalu padat, dan komitmen yang berlebihan, mudah untuk merasa kangen bakal sungguh sulitnya meraih kesenangan sederhana itu," ujar guru besar makulat Katherine Hawley.

8. Takut sendirian

Salah satu karakter kepribadian yang dapat dianggap negatif dari kebiasaan bekerja di tengah kebisingan adalah ketakutan untuk hidup sendirian. Orang yang terbiasa dengan lingkungan ramai biasanya tidak suka jika ditinggal sendirian.

"Ada beberapa orang yang takut sendirian lantaran perihal itu memicu emosi kesenyapan yang akut. Dalam kasus seperti itu, adanya bunyi ribut dapat membantu," kata Wilson.

Demikian 8 karakter kepribadian orang yang lebih konsentrasi saat suasana sekitar berisik. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Selengkapnya