Jakarta -
Banyak orang mempunyai busana favorit yang nyaris selalu dipakai dalam beragam kesempatan. Bagi sebagian Bunda, ada juga orang-orang di sekitar yang rasanya tidak pernah jauh dari celana jeans.
Di tengah tren fashion yang terus berubah, jeans tetap menjadi pilihan dari waktu ke waktu. Kita tentu pernah memandang entah itu teman, pasangan, alias rekan kerja yang mengenakan jeans dibandingkan jenis celana lainnya.
Berbagai model busana datang silih berganti dan sempat menjadi tren dalam beberapa musim. Namun, banyak orang kembali memakai jeans favorit lantaran dianggap nyaman dan mudah dipadukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan busana ini rupanya tidak hanya berangkaian dengan penampilan saja. Sejumlah mahir menilai bahwa kebiasaan berpakaian juga dapat berangkaian dengan karakter kepribadian seseorang.
Ciri kepribadian orang yang suka pakai jeans
Melansir dari laman The Times of India, kebiasaan mengenakan jeans dapat dikaitkan dengan beberapa karakter kepribadian seseorang. Berikut penjelasan selengkapnya, Bunda.
1. Tipe orang yang santai
Bagi banyak orang, jeans menjadi pilihan yang memudahkan kegiatan sehari-hari. Bunda bisa memadukannya dengan beragam jenis pemimpin tanpa perlu banyak berpikir.
Jeans juga cocok digunakan dalam beragam suasana, mulai dari kegiatan santuy hingga keseharian. Itu sebabnya, banyak orang merasa lebih nyaman memilih busana yang sudah pasti cocok dipakai.
Para psikolog memandang bahwa terlalu banyak pilihan dapat membikin seseorang merasa capek secara mental. Memilih jeans pun dianggap mengurangi keputusan yang kudu diambil setiap harinya dalam memilih outfit.
2. Mengutamakan kenyamanan tapi tetap terlihat rapi
Jeans sudah lama memperkuat di bumi fashion lantaran memberi keseimbangan antara nyaman dan tetap terlihat menarik. Itulah sebabnya jeans kerap dianggap kondusif untuk situasi sehari-hari.
Psikolog menyebut bahwa pilihan busana bisa mencerminkan nilai pribadi seseorang. Orang yang memilih kenyamanan lebih mengutamakan kepraktisan, bukan sekadar mau terlihat dipuji orang lain.
3. Percaya diri
Dalam psikologi, ada konsep yang disebut kognisi berpakaian yang diperkenalkan oleh peneliti Hajo Adam dan Adam Galinsky. Konsep ini menjelaskan bahwa busana tidak hanya memengaruhi langkah orang lain memandang kita, tapi juga langkah kita menilai diri sendiri.
Bagi sebagian orang, jeans memperlihatkan apa adanya saat dikenakan. Tidak perlu berpakaian terlalu umum alias merasa kudu menjadi jenis diri yang berbeda.
Karena rasa nyaman itu, orang jadi lebih percaya diri saat memakai jeans dalam keseharian. Tidak heran jika denim selalu kembali dipilih meski banyak pilihan busana lain tersedia di lemari.
4. Terbiasa dengan rutinitas
Banyak orang yang suka jeans mempunyai satu alias dua favorit yang sering dipakai. Bunda sendiri pernah memandang orang memakai jeans yang sudah agak pudar tetapi tetap tetap dipakai?
Alasannya sederhana, ialah lantaran sesuatu yang sudah terbiasa dipakai terasa lebih nyaman dan aman. Hal-hal yang familier memang condong memberi rasa tenang dalam keseharian.
Para psikolog menjelaskan bahwa manusia memang menyukai sesuatu yang bisa diprediksi. Sama seperti menonton ulang tontonan favorit alias mendengarkan lagu yang sama, jeans juga memberi rasa nyaman di tengah rutinitas yang padat.
5. Tidak terpengaruh oleh tren
Di media sosial, kita pasti tahu tren fashion kerap berubah sangat cepat. Banyak orang yang berganti busana dari satu tema ke tema lainnya dalam waktu yang singkat.
Namun, ada juga orang yang tetap tenang dengan style mereka sendiri, misalnya tetap memilih jeans tanpa mengikuti setiap perubahan tren. Ini bukan berfaedah mereka tidak peduli fashion, tetapi lebih lantaran sudah menemukan style yang paling nyaman.
6. Fleksibel dalam beragam situasi
Jeans menjadi salah satu busana yang mudah dipakai dalam banyak kesempatan, setuju tidak, Bunda? Tak sedikit orang yang memakai celana ini saat pergi santai, bandara, hingga kegiatan family sekalipun.
Orang yang menyukai busana seperti ini mempunyai pola pikir yang fleksibel. Mereka memilih sesuatu yang bisa digunakan di banyak situasi daripada yang hanya cocok untuk satu momen tertentu saja.
7. Memiliki kedekatan emosional dengan peralatan favorit
Bagi sebagian orang, jeans bukan sekadar busana yang nyaman dipakai setiap hari. Kita pasti menyimpan satu celana jeans yang mengingatkan pada momen tertentu dalam hidup.
Para psikolog menjelaskan bahwa seseorang dapat membangun ikatan emosional dengan peralatan yang mempunyai makna khusus. Pada akhirnya, orang yang menyukai jeans menghargai kenyamanan, kesederhanaan, dan hal-hal yang sudah terasa cocok dengan dirinya.
Itulah ulasan mengenai beberapa karakter kepribadian yang kerap dikaitkan dengan orang yang doyan memakai jeans. Apakah Bunda termasuk salah satu orang yang senang mengenakan busana ini?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·