Darkfost Soroti 216 Ribu Eth Masuk Binance, Ada Apa?

May 10, 2026 10:02 AM - 9 jam yang lalu 469

Kincai Media – Pergerakan Ethereum (ETH) tampak tertahan dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah nilai yang bergerak sideways di kisaran US$ 2.250 hingga US $2.450, analis on-chain Darkfost menyoroti adanya peningkatan kegiatan transfer ETH ke bursa, khususnya Binance.

Menurut Darkfost, awal Mei menunjukkan lonjakan exchange inflow Ethereum yang cukup besar. Aktivitas ini muncul berbarengan dengan fase konsolidasi nilai ETH, dan memunculkan pertanyaan apakah penanammodal besar mulai bersiap menjual aset mereka.

Binance Catat Lonjakan Inflow ETH

Darkfost mengungkapkan bursa Binance mencatat beberapa lonjakan besar arus masuk ETH dalam hitungan jam sejak awal Mei.

Tiga pergerakan terbesar yang paling mencolok terjadi pada:

6 Mei: 216.152 ETH senilai sekitar US$511 juta
8 Mei: 98.552 ETH senilai sekitar US$224 juta
9 Mei: 125.146 ETH senilai sekitar US$288 juta

“Menariknya, lonjakan transfer tersebut terjadi saat nilai ETH memasuki fase koreksi, baik koreksi mini maupun penurunan yang lebih dalam,” ungkap Darkfost.

Menurut Darkfost, pola ini lebih mencerminkan reaksi emosional penanammodal dibanding tindakan keuntungan taking yang terukur.

Artinya, sebagian pelaku pasar tampaknya mulai memindahkan aset ke exchange saat nilai melemah, kemungkinan untuk berhati-hati alias bersiap melakukan penjualan jika tekanan pasar berlanjut.

Baca Juga: Bear Market Bitcoin Diperkirakan Berakhir Oktober 2026

Cadangan ETH di Binance Ikut Naik

Selain lonjakan inflow, Darkfost juga menyoroti kenaikan persediaan Ethereum di Binance.

“Saat ini, reserve ETH di Binance telah mencapai sekitar 3,62 juta ETH, setara dengan sekitar 24,6 persen dari total persediaan ETH di seluruh exchange,” ujarnya.

Kenaikan reserve biasanya menjadi parameter krusial lantaran semakin banyak aset yang berada di exchange dapat meningkatkan potensi tekanan jual jangka pendek.

Sebaliknya, ketika ETH ditarik keluar dari exchange menuju wallet pribadi, kondisi itu sering dianggap sebagai sinyal akumulasi.

Kenapa Harga ETH Masih Sideways?

Darkfost menilai meningkatnya ETH di exchange bisa menjadi salah satu argumen kenapa Ethereum belum bisa keluar dari fase konsolidasi.

Meski ETH sempat mencoba rebound, tekanan dari holder besar yang tetap terlihat tidak stabil membikin nilai terus bergerak dalam range sempit.

Dengan kata lain, pasar saat ini tetap menunggu kepastian: apakah Ethereum bisa breakout ke atas US$2.450, alias justru kembali terkoreksi akibat tekanan jual dari whale.

“Hal ini juga dapat membantu menjelaskan kenapa Ethereum terjebak dalam fase konsolidasi selama beberapa minggu sekarang,” pungkas Darkfost.

📈 During these first days of May, we have been observing increased on chain activity on Ethereum, particularly through rising exchange inflows.

This activity comes as ETH has entered a sideways range formation between $2,250 and $2,450.

✦ Over the past few days, Binance has… pic.twitter.com/HVkIjaLA71

— Darkfost (@Darkfost_Coc) May 9, 2026

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya