Kincai Media – Insiden serius kembali mengguncang bumi mata duit digital setelah protokol bridge Hyperbridge mengalami pemanfaatan yang memungkinkan pencetakan hingga 1 miliar token Polkadot tiruan di jaringan Ethereum.
Secara nilai, jumlah tersebut setara lebih dari US$ 1,1 miliar. Namun, kerugian aktual yang sukses dibawa kabur pelaku hanya sekitar US$ 237.000 lantaran keterbatasan likuiditas di pasar.

Hyperbridge menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi akibat kelemahan pada sistem verifikasi proof. Celah tersebut memungkinkan informasi tiruan dianggap sah oleh sistem.
Akibatnya, pelaku sukses mengirim pesan rawan yang memberinya akses administratif ke perjanjian token DOT jenis bridge di jaringan Ethereum.
Dengan kontrol tersebut, pelaku kemudian mencetak token dalam jumlah masif, apalagi mencapai sekitar 2.800 kali lipat dari total suplai DOT yang sebenarnya tersedia di bridge tersebut.
Dampak Terbatas Karena Likuiditas Rendah
Setelah mencetak token, pelaku langsung menjualnya di decentralized exchange (DEX). Namun, lantaran likuiditas pasar yang terbatas, biaya yang bisa dicairkan hanya sekitar US$ 237.000.
Jika likuiditas mencukupi, potensi kerugian bisa jauh lebih besar, apalagi menembus miliaran dolar.
Pihak Hyperbridge menegaskan bahwa pemanfaatan ini hanya berakibat pada token DOT jenis bridge di Ethereum, dan tidak memengaruhi jaringan utama Polkadot.
Baca Juga: Kenapa Trader Belum Menyerah Meski Solana Sedang Lesu?
Di tengah kejadian ini, nilai DOT tercatat berada di sekitar US$ 1,17, turun sekitar 4,6 persen dalam 24 jam terakhir.
Secara tahunan, performanya juga tetap tertekan, dengan penurunan lebih dari 68 persen dan nyaris 98 persen dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 54,98 pada 2021.
Bridge Kembali Jadi Titik Lemah DeFi
Kasus ini kembali menyoroti akibat besar pada protokol bridge, yang selama ini menjadi sasaran lembek peretas.
Salah satu kasus terbesar sebelumnya adalah peretasan Ronin Network pada 2022 yang menyebabkan kerugian hingga US$ 552 juta.
Insiden terbaru ini juga menambah daftar panjang masalah keamanan di sektor DeFi, termasuk pemanfaatan besar lain yang terjadi baru-baru ini di beragam jaringan blockchain.
Saat ini, jasa Hyperbridge tetap dihentikan sementara untuk perbaikan. Tim developer menyatakan sedang menambahkan sistem keamanan baru dan bekerja sama dengan pihak keamanan untuk menangani kejadian tersebut.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·