Hal Yang Perlu Kamu Tanyakan Ke Diri Sendiri Lebih Dulu Sebelum Kirim Email Atau Bicara Di Kantor

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Aug 21, 2026 07:00 AM 431

Beauties, pernah menekan tombol “send” pada email, lampau beberapa detik kemudian langsung menyesal? Atau tiba-tiba menyetujui pekerjaan tambahan dalam meeting, padahal sebenarnya mau menolaknya?

Menurut leadership coach, Aiko Bethea, dikutip dari CNBC, hal-hal seperti ini bisa terjadi ketika kita terlalu terbiasa merespons sesuatu secara otomatis. Di tengah kesibukan kerja, Anda bisa saja langsung membalas pesan, menyampaikan pendapat, alias menyetujui permintaan tanpa memberi waktu pada diri sendiri untuk berpikir.

Nah, sebelum melakukannya, ada tiga perihal yang bisa Anda jadikan referensi agar lebih sadar saat mau membalas email alias berbincang di meeting. Yuk, pelajari di bawah ini!

Jangan Asal Bilang “Iya”, Ingat Apa yang Kamu Hargai

apa yang Anda hargai bisa memengaruhi langkah mengambil keputusan di tempat kerja. Kenali nilaimu sebelum mengatakan “iya” alias “tidak”
Jangan Asal Setuju/Foto: magnific

Sebelum mengatakan sesuatu alias mengambil keputusan, coba pikirkan hal-hal yang krusial bagi diri sendiri. Misalnya, Anda menganggap pekerjaan yang berarti sebagai salah satu prioritas dalam karier. Namun, Anda sering menerima proyek yang kurang sesuai dengan minat.

Ketika pemimpin kembali menawarkan pekerjaan baru, Anda mungkin refleks menjawab, “Iya, saya kerjakan,” apalagi jika selama ini dikenal jarang menolak. Padahal, belum tentu itu keputusan yang betul-betul Anda inginkan.

Dengan bertanya “Apa yang sebenarnya saya hargai?” Anda punya waktu untuk mempertimbangkan pilihan lain, seperti mendiskusikan pembagian tugas alias mencari corak pekerjaan yang lebih sesuai dengan tujuanmu.

Cara ini bakal membikin keputusan yang diambil tetap sejalan dengan prinsip dan kebutuhan pribadi. Memang ada situasi ketika Anda tidak bisa menolak pekerjaan, tetapi Anda tetap bisa memberikan respons dengan lebih sadar daripada langsung mengatakan “iya” lampau merasa keberatan.

Pertimbangkan Dampak dari Setiap Perkataanmu

Pertimbangkan Dampak dari Setiap Perkataanmu/Foto: magnific/KamranAydinov

Setiap perkataan punya dampak, baik saat berbincang langsung maupun mengirim email alias pesan. Karena itu, pikirkan juga gimana ucapanmu kemungkinan bakal diterima orang lain.

Sebagai contoh, Anda sedang jengkel dengan pekerjaan rekan satu tim dan menyampaikan kritik dengan nada tegas. Setelah percakapan selesai, Anda baru menyadari bahwa nada bicaramu terdengar lebih marah dari yang dimaksud.

Untuk menghindarinya, pikirkan hasil yang mau dicapai sebelum berbicara. Tanyakan pada diri sendiri, “Saya mau percakapan ini berhujung seperti apa?”

Setelah itu, sesuaikan pilihan kata, nada bicara, dan langkah menyampaikan pesan. Jika tujuannya membikin rekan kerja memahami masalah, misalnya, menyampaikan kekesalan dengan nada tinggi justru bisa membikin mereka defensif.

Baca Juga : 7 Tips Menjaga Hubungan Baik dengan Rekan Kerja

Pahami Peranmu dalam Setiap Situasi

Pahami Peranmu dalam Setiap Situasi/Foto: magnific

Memahami peran diri sendiri krusial untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan orang lain dan peran ini bisa berbeda tergantung situasi. Kamu mungkin perlu meminta maaf atas kesalahan alias mendengarkan kritik tanpa langsung memihak diri.

Contohnya, ketika Anda menyampaikan informasi yang rupanya keliru dalam meeting, tanggung jawabmu adalah mengakui kesalahan sekaligus memikirkan langkah untuk memperbaikinya.

Karena itu, pertanyaan “Apa peran saya dalam situasi ini?” bisa membantu memandang masalah secara lebih utuh. Kamu jadi lebih siap mengakui kesalahan, menerima perspektif pandang orang lain, dan memperbaiki hubungan jika diperlukan.

Jadi, Beauties, saat bakal mengirim email yang cukup sensitif, menghadapi meeting dengan atasan, alias merespons permintaan dari rekan kerja, coba tanyakan tiga perihal ini:

  • Apa yang sebenarnya saya hargai?
  • Dampak seperti apa yang mau saya ciptakan?
  • Apa peran saya dalam situasi ini?

Dengan menerapkan kebiasaan ini, Anda bisa lebih sadar dalam memilih kata dan mengambil keputusan. Seiring waktu, proses berpikir ini juga bisa membantu menghadapi situasi susah dengan lebih tenang dan terarah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

Pilihan Redaksi
  • Baterai Sosial Habis di Kantor? Ini 5 Tips Micro-Recharge untuk Introvert
  • 7 Ciri Karyawan yang Sering Dilirik untuk Promosi
  • 5 Cara Mengatasi Kondisi Tidak Nyaman lantaran Teman Kerja Toksik
(naq/naq)
Selengkapnya
Hal Yang Perlu Kamu Tanyakan Ke Diri Sendiri Lebih Dulu Sebelum Kirim Email Atau Bicara Di Kantor
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting