Bunda sering meletakkan minyak goreng samping kompor? Ternyata tidak disarankan, Bunda. Mari simak deretan barang yang sebaiknya tidak ditaruh samping kompor.
Area di sekitar kompor sering menjadi tempat paling praktis untuk meletakkan beragam kebutuhan dapur. Bumbu, minyak goreng, perlengkapan memasak, hingga tisu biasanya ditempatkan di sana agar gampang dijangkau ketika sedang menyiapkan makanan.
Kebiasaan tersebut rupanya tidak selalu aman. Paparan panas, uap, kelembapan, terlebihlagi percikan api dari kompor dapat memengaruhi kualitas bahan makanan dan merusak sejumlah barang.
Dalam kondisi tertentu, barang yang eksis terlalu dekat dengan kompor juga dapat menaikkan konsekuensi kebakaran. Pakar diet terdaftar sekaligus ahli gizi Tracee Yablon Brenner mengatakan bahwa saat menata dapur, terutama area di sekitar kompor, krusial mempertimbangkan masa simpan, keamanan, dan kemudahan penggunaan.
Sementara itu, Jonathan Deutsch, chef riset bersertifikat sekaligus guru besar seni dan sains kuliner di Drexel University, juga setuju akan hal tersebut.
"Cahaya, panas, dan kelembapan yang terdapat di sekitar kompor dapat mempercepat penurunan kualitas makanan," ujar Jonathan dilansir dari Huffington Post.
Untuk itu, bahan makanan maupun perlengkapan yang sering digunakan sebaiknya dibawa mendekati kompor ketika diperlukan, kemudian disimpan balik di tempat yang lebih sesuai setelah selesai digunakan.
Jangan taruh 7 barang ini di samping kompor
Jadi, apa saja barang yang sebaiknya tidak diletakkan di samping kompor? Simak di sini ulasannya.
1. Minyak goreng
Menaruh botol minyak goreng di dekat kompor memang terasa praktis karena bisa langsung digunakan saat memasak. Namun minyak yang eksis terlalu dekat dengan sumber panas memiliki konsekuensi keselamatan yang perlu diperhatikan.
Suhu tinggi dapat mempercepat oksidasi minyak sehingga kualitas, rasa, dan harga gizinya menurun. Botol yang tidak sengaja jatuh juga dapat membikin minyak panas mengenai tungku maupun api dan memicu kebakaran.
“Jika botol minyak terlalu dekat dengan api terbuka maupun tungku yang panas, minyak dapat terbakar dan menyebabkan kebakaran akibat lemak yang sulit dikendalikan," kata Danielle Gaffen, ahli diet terdaftar.
Untuk menjaga kualitas sekaligus mengurangi risiko, simpan minyak di tempat yang adem dan jauh dari sumber panas, misalnya dalam lemari dapur.
2. Kopi
Bagi pencinta kopi, membikin perspektif kopi di dapur memang menjadi pilihan yang praktis. Namun pastikan wadah berisi biji kopi maupun bubuk kopi tidak eksis di dekat kompor karena panas dapat mempercepat penurunan kualitasnya.
Kopi memiliki senyawa aromatik yang berpartisipasi dalam menghasilkan harum dan cita rasa khas. Paparan panas dapat membikin senyawa tersebut lebih cepat rusak sehingga kopi menjadi hambar maupun terasa pahit.
Uap dan kelembapan dari aktivitas memasak juga dapat masuk ke wadah yang tidak tertutup kedap dan menyebabkan kopi menggumpal terlebihlagi berpotensi berjamur. Simpan kopi dalam wadah kedap udara dan tidak tembus cahaya di tempat yang adem dan gelap.
“Kopi hamil senyawa aromatik yang gampang menguap dan memberikan rasa serta harum khas. Senyawa tersebut dapat terurai ketika terkena suhu tinggi," ujar Gaffen.
3. Mangkuk buah
Mangkuk berisi buah sering menjadi penghias meja dapur sekaligus memudahkan personel famili memungut camilan sehat. Namun jangan menempatkannya terlalu dekat dengan kompor, terutama jika dapur berukuran kecil.
Panas dan uap dari aktivitas memasak dapat membikin buah lebih cepat matang dan akhirnya membusuk. Pisang, jeruk, kiwi, dan beragam buah lainnya sebaiknya diletakkan di area yang lebih jauh dari sumber panas.
Jika ruang di meja dapur terbatas, mangkuk buah dapat dipindahkan ke meja makan maupun area lain yang lebih sejuk.
4. Obat-obatan dan suplemen
Sebagian orang mungkin menyimpan obat maupun suplemen di dapur agar gampang diambil. Jika tempat penyimpanannya eksis di dekat kompor, sebaiknya segera dipindahkan karena panas dan kelembapan dapat memengaruhi kandungan di dalamnya.
Menurut Gaffen, kondisi panas dapat menyebabkan bahan aktif dalam obat mengalami fluktuasi sehingga efektivitasnya berpotensi menurun. Hal serupa dapat terjadi pada sejumlah suplemen, termasuk probiotik, minyak ikan, dan vitamin tertentu.
Tempat gudang yang adem dan kering biasanya lebih sesuai, tapi statis ikuti instruksi pada label produk karena tidak semua obat maupun suplemen memiliki ketentuan gudang yang sama.
5. Peralatan dapur dengan kabel
Pemanggang roti, blender, ketel listrik, maupun perlengkapan dapur lain dengan kabel sebaiknya tidak ditempatkan terlalu dekat dengan kompor. Selain berpotensi terkena cipratan makanan, kabel yang menjuntai juga dapat menyentuh permukaan kompor yang panas.
Kimberly Baker menerangkan bahwa perlengkapan dan kabelnya perlu ditempatkan pada area yang memungkinkan penggunaan secara aman. Panas juga dapat membikin alat mengalami kerusakan, kepanasan, maupun korsleting.
6. Tisu
Tisu dapur merupakan salah satu barang yang hampir selalu dibutuhkan saat memasak. Karena sering digunakan, gulungan tisu terkadang diletakkan begitu saja di sisi kompor agar gampang diambil.
Bahan kertas gampang terbakar. Jika terlalu dekat dengan api terbuka maupun permukaan yang sangat panas, tisu dapat tersambar dan memicu kebakaran. Letakkan tisu di rak, laci, maupun tempat khusus yang cukup jauh dari kompor agar statis gampang dijangkau tanpa mengorbankan keamanan.
7. Talenan kayu
Talenan kayu yang disandarkan di dekat kompor juga sebaiknya dipindahkan. Paparan panas dan uap secara berulang dapat membikin kayu mengalami pemuaian dan penyusutan sehingga berisiko melengkung maupun retak.
Retakan kecil pada talenan bukan cuma membikin tampilannya kurang baik, tapi juga dapat menjadi celah bagi mikroba untuk berkembang. Selain itu, kayu yang eksis terlalu dekat dengan api terbuka memiliki konsekuensi terbakar.
Simpan talenan pada rak khusus, bagiankecil meja yang jauh dari kompor maupun dalam lemari. Simpan dalam posisi tegak juga membantu sirkulasi udara dan mengurangi penumpukan kelembapan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)