Kapan Bayi Mulai Bisa Mengenali Namanya?

Aug 02, 2026 09:20 AM - 1 hari yang lalu 77

Jakarta -

Selama masa perkembangan bayi, Bunda mungkin bertanya-tanya kapan bayi mulai mengenali namanya sendiri. Meski Bunda sering memanggil Si Kecil dengan namanya, pada usia-usia awal mereka belum memahami bahwa nama tersebut adalah panggilan untuk dirinya.

Pada tahap ini, bayi baru mendengar bunyi yang sering diucapkan dan secara berjenjang belajar mengaitkannya dengan dirinya seiring bertambahnya usia. Kemampuan ini berkembang berbarengan dengan kematangan otak, pendengaran, serta hubungan yang rutin dilakukan berbareng orang tua dan orang-orang di sekitarnya.

Seiring berjalannya waktu, Si Kecil mulai bisa membedakan bunyi yang sering didengarnya dengan bunyi lain. Hal ini terjadi lantaran nama mereka diucapkan berulang kali dalam beragam aktivitas, seperti saat bermain alias diajak berinteraksi, Si Kecil perlahan belajar bahwa bunyi tersebut mempunyai makna khusus.


Ketika keahlian bahasa dan perhatian mulai berkembang, Si Kecil bakal menunjukkan tanda-tanda mulai mengenali namanya. Misalnya, mereka dapat menoleh, menghentikan kegiatan sejenak, tersenyum, alias mencari sumber bunyi saat namanya dipanggil.

Biasanya, dengan respons ini muncul secara berjenjang dan dapat berbeda pada setiap anak. Lantas, kapan bayi mulai mengenali namanya?

Kapan bayi mulai bisa mengenali namanya?

Dikutip dari Healthline, sebagian besar bayi mulai mengenali namanya secara konsisten saat berumur sekitar tujuh hingga sembilan bulan.

Hal ini juga disampaikan oleh master anak di Amerika Serikat, Kristin Barrett, MD, yang menjelaskan jika pada usia tersebut bayi umumnya bakal lebih sering menatap, tersenyum, alias memberikan respons ketika Bunda menyebut namanya.

"Ketika bayi mulai mengenali namanya, perihal itu menjadi salah satu tonggak awal perkembangan rasa percaya dirinya," ucap Kristin Barrett, dikutip dari Cleveland Clinic.

Tentu Bunda mungkin bertanya-tanya, apa hubungan mengenali nama dengan perkembangan rasa percaya diri Si Kecil?

Saat tetap bayi, Si Kecil belum memahami bahwa dirinya adalah pribadi yang mempunyai nama. Seiring bertambahnya usia, mereka mulai belajar mengenali diri, termasuk memahami bahwa nama yang sering disebut Bunda merupakan panggilan untuk dirinya.

Lewat proses ini bakal menjadi salah satu bagian dari perkembangan kesadaran diri dan rasa percaya diri bayi.

Fase usia bayi mulai menyadari namanya

Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut fase usia bayi mulai menyadari namanya sebagai tahapan awal menumbuhkan rasa percaya diri:

1. Usia bayi baru lahir hingga dua bulan

Bayi mulai mengenal beragam perihal di bumi sekitarnya sejak beberapa bulan pertama melalui pengalaman sederhana. Proses ini dimulai dengan belajar memahami sinyal dari tubuhnya, seperti rasa lapar, kantuk, lelah, kedinginan, kembung, hingga beragam sensasi baru lainnya.

Memasuki usia tiga bulan, Si Kecil bakal semakin aktif mengamati, mendengarkan, dan menyerap info dari lingkungan sekitar. Meski hal-hal yang dilihat dan didengarnya belum mempunyai makna yang jelas, proses ini menjadi bagian krusial dalam perkembangan otak serta keahlian bayi untuk memahami bumi di sekitarnya, Bunda.

2. Usia 3 hingga 6 bulan

Pada tahapan usia ini, bayi mulai lebih memahami dirinya sendiri dan mengalami perkembangan dalam keahlian berbahasanya, Bunda.

Kristin Barrett juga menjelaskan pada fase ini bayi mulai mempunyai rasa mau tahu terhadap tubuhnya sendiri.

“Bayi bakal mulai penasaran dan menemukan bagian-bagian tubuh mereka. Mereka bakal menatap tangan, meraih kaki, dan mencoba menggigitnya. Hal tersebut menjadi salah satu momen awal bagi bayi untuk menyadari tubuh mereka serta memahami gimana tubuh mereka bergerak,” ucapnya.

Bayi yang memasuki usia ini juga mulai mengeluarkan beragam suara, seperti mendesah, bergumam, alias mencoba menirukan bunyi di sekitarnya. Selain itu, keahlian komunikasinya juga semakin berkembang melalui corak nonverbal, seperti tersenyum, tertawa, dan memberikan respons saat diajak berinteraksi.

3. Usia 6 hingga 9 bulan

Kemampuan komunikasi dan bahasa Si Kecil bakal berkembang semakin pesat pada usia ini, Bunda.

Prosesnya dimulai dari mengenali namanya sendiri. Memasuki usia sekitar sembilan bulan, Bunda mungkin bakal memandang Si Kecil mulai memberikan respons ketika dipanggil. Mereka bakal menoleh ke arah Bunda dan memahami bahwa panggilan tersebut ditujukan unik untuk dirinya.

Pada usia ini, beberapa keahlian motorik kasar, seperti merangkak juga mulai berkembang dengan pesat. Setelah mulai mengenali namanya, Si Kecil bakal semakin aktif bergerak, mengeksplorasi lingkungan, dan melakukan beragam kegiatan di sekitar rumah, Bunda.

Walaupun Si Kecil sudah mulai mengenali namanya, bukan berfaedah mereka bakal selalu mengikuti perintah yang Bunda berikan.

Jadi, ketika Bunda berkata, “Juno, jauhkan tanganmu dari stop kontak itu!” Si Kecil mungkin belum langsung memahami alias mengikuti pengarahan tersebut. Terlebih, perintah tersebut cukup rumit untuk dipahami pada usia mereka.

Meski begitu, kemungkinan besar Si Kecil bakal menyadari bahwa Bunda sedang berupaya menarik perhatiannya. Mereka mungkin bakal berakhir sejenak dari aktivitasnya dan memandang ke arah Bunda.

Memasuki usia enam bulan, perkembangan otak dan keahlian komunikasi bayi mulai berkembang semakin pesat.

"Pada usia enam bulan, Bunda mulai mendengar banyak ocehan dari bayi seperti da-da alias ma-ma. Bayi juga bakal mulai meniru bunyi konsonan dan vokal tersebut," tutur Barret.

Seiring perkembangannya, bayi mulai menghubungkan bunyi seperti “mama” alias “dada” dengan orang tertentu di sekitarnya. Kata-kata tersebut juga sering digunakan untuk menarik perhatian.

Bunda dapat terus mendukung perkembangan bahasa Si Kecil dengan sering membujuk berbincang dan merespons setiap ocehan mereka, terutama saat memasuki usia satu tahun.

Cara membantu bayi untuk mengenali namanya

Happy mother and her son enjoying in weekend at home.Ilustrasi/Foto: Getty Images/staticnak1983

Mengutip dari Healthline, Bunda dapat mengajarkan Si Kecil untuk mengenali namanya dengan langkah berikut ini:

1. Melakukan pengulangan saat memanggil namanya

Saat Bunda berinteraksi dengan Si Kecil, cobalah untuk sering menggunakan namanya dalam percakapan sehari-hari. Bunda dapat mengatakan, “Cynthia, mau botol susu?” alias “Saatnya mengganti popokmu, Brian!”

Menggunakan nama Si Kecil secara konsisten saat berbincang dapat membantu mereka mengenali dan mengingat namanya seiring bertambahnya usia. Kebiasaan sederhana ini juga dapat mendukung perkembangan komunikasi dan keahlian sosial Si Kecil.

2. Menghilangkan gangguan

Ketika berinteraksi dengan Si Kecil, terkadang ada banyak perihal di sekitarnya yang dapat mengalihkan perhatian mereka. Bunda dapat mencoba beranjak ke ruangan yang lebih tenang, kemudian memberikan mainan untuk dimainkan sembari mengawasi responsnya.

Setelah itu, Bunda dapat memandang apakah Si Kecil mulai merespons ketika namanya dipanggil. Cara sederhana ini dapat membantu Bunda mengetahui sejauh mana perkembangan keahlian Si Kecil dalam mengenali namanya.

3. Mengubah nada suara

Ahli patologi bahasa dan bicara anak, Laura Mize, menyarankan Bunda untuk mencoba mengubah nada bunyi saat memanggil Si Kecil.

"Cobalah menggunakan bunyi yang berirama alias bisikan ceria ketika menyebut namanya untuk memandang apakah langkah tersebut lebih menarik perhatian Si Kecil dibandingkan bunyi Bunda yang biasa digunakan," ujar Laura Mize.

4. Memperlihatkan foto pada bayi

Untuk membantu melatih Si Kecil mengenali namanya, Bunda dapat membikin kitab foto alias memandang foto berbareng Si Kecil. Tunjukkan foto orang-orang di sekitarnya sembari menyebut nama mereka. Lakukan perihal yang sama saat menunjukkan foto Si Kecil.

Bunda dapat mengatakan perihal sederhana seperti, “Lihat mata biru Aurora yang indah!” alias “Topi yang dipakai Daren bagus sekali!”. Kebiasaan ini dapat membantu Si Kecil menghubungkan nama dengan orang alias dirinya sendiri secara bertahap.

Itulah penjelasan mengenai tahapan bayi mulai mengenali namanya sebagai tonggak awal menumbuhkan rasa percaya diri. Semoga berfaedah untuk tumbuh kembang Si Kecil.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya