Senang dan lega rasanya memandang bayi mulai mempunyai gigi pertama mereka. Namun, di kembali tumbuhnya gigi pertama, Si Kecil mungkin mengalami ketidaknyamanan pada area gusinya. Tak jarang dalam proses tumbuh gigi, mereka pun menjadi rewel dan mudah marah.
Ya, fase tumbuh gigi ini menyakitkan bagi sebagian besar bayi lantaran tanda-tandanya kadang datang dan pergi. Mengutip laman Health Service Executive (HSE), jika bayi sedang tumbuh gigi, mereka mungkin:
- memiliki pipi yang memerah
- mengeluarkan air liur
- menggigit kepalan tangan alias mainan mereka lebih sering dari biasanya
- mengalami gusi yang sakit dan nyeri serta lebih sering menangis
- mengalami ruam popok
Untuk mengatasi bayi yang tidak nyaman saat tumbuh gigi ialah salah satunya dengan mainan gigitan alias biasa kita sebut teether.
Mainan tumbuh gigi adalah pereda nyeri yang kondusif untuk bayi, saat giginya mulai tumbuh. Bayi yang sedang tumbuh gigi mempunyai kemauan untuk memberi tekanan pada gusi tempat gigi muncul. Mengunyah mainan tumbuh gigi dapat menenangkan gusi yang sakit.
Dalam tulisan kali ini bakal kita telaah tentang mainan gigitan bayi, terutama kapan waktu yang tepat. Simak selengkapnya berikut ini!
Kapan mainan gigitan kondusif diberikan ke bayi?
Tumbuh gigi biasanya terjadi pada balita antara usia 4 dan 24 bulan. Seperti yang sudah dibahas, tanda dan indikasi tumbuh gigi meliputi ngiler, mudah marah, dan gusi sensitif. Bunda mungkin memperhatikan kelesuan pada balita di pagi hari.
Mainan gigitan memberikan support dengan memberi balita sesuatu yang kondusif untuk dikunyah, membantu mengurangi ketidaknyamanan dan mengurangi peradangan.
Perlu dicatat, untuk membeli mainan gigit bayi yang terbuat dari silikon alias karet lembut. Bunda juga dapat mendinginkan mainan gigit bayi di lemari es sebelum memberikannya kepada bayi untuk mengurangi rasa sakit. Namun, jangan memasukkannya ke dalam freezer, lantaran bakal terlalu keras untuk dikunyah bayi dan dapat merusak gusinya.
Jika Bunda baru saja membeli mainan untuk gigi bayi, perlu memastikan beberapa perihal sebelum memberikannya.
Dikutip dari WebMD, berikut beberapa tips yang perlu dipertimbangkan:
- Carilah mainan gigitan bayi dengan komponen padat lantaran potongan-potongan yang lepas biasanya mudah patah. Bayi bakal menelan potongan-potongan ini dan mungkin tersedak.
- Beberapa mainan gigit bayi mengandung cairan alias gel. Cobalah untuk menghindari mainan gigit bayi seperti itu lantaran bayi dapat dengan mudah mengunyahnya hingga berlubang.
- Jangan pernah menjepit alias mengaitkan mainan gigit bayi di leher dan busana bayi. Karena bayi selalu bermain dan bergerak, mainan tersebut dapat tersangkut di lehernya dan membuatnya tersedak.
Membersihkan mainan gigitan bayi
Bunda dapat dengan mudah membersihkan dan mensterilkan mainan gigitan bayi. Saat membersihkan mainan, pastikan Bunda tidak membiarkan lebih banyak kelembapan bergesekan dengan mainan tersebut.
Ambil kain bersih dan rendam dalam air sabun hangat alias campuran pemutih yang diencerkan. Kemudian, usap mainan dengan hati-hati, hindari lubang-lubang pada mainan yang dapat memungkinkan kelembapan masuk dan menyebabkan pertumbuhan jamur.
Lebih baik menghindari penggunaan mainan gigitan yang sebelumnya digunakan oleh anak lain. Ganti mainan gigitan lama dengan yang baru daripada memberikannya kepada anak lain.
Beberapa mainan gigitan bayi juga dilengkapi dengan petunjuk pembersihan khusus. Jadi, jangan lupa untuk ikuti petunjuk pembersihan pada produk mainan gigitan tersebut, ya.
Metode lain untuk meredakan nyeri tumbuh gigi selain mainan gigitan
Ada banyak langkah yang kondusif dan efektif untuk meredakan nyeri gigi bayi. Bunda dapat mencoba beragam metode untuk memandang mana yang paling disukai bayi.
Selain mainan tumbuh gigi, metode lain meliputi:
- Berikan anak kain dingin, basah, dan bersih untuk dikunyah.
- Berikan makanan separuh kaku alias buah-buahan lunak jika mereka sudah cukup umur untuk makan makanan padat
- Tawarkan biskuit tumbuh gigi jika mereka berumur antara 8 hingga 12 bulan, tetapi waspadai kemungkinan tersedak jika mereka mematahkan potongan besar.
- Parasetamol. Jika bayi kesakitan, Bunda mungkin mau memberinya obat pereda nyeri tanpa gula. Dikutip dari laman NHS, parasetamol dapat diberikan untuk meredakan indikasi tumbuh gigi pada bayi dan anak mini berumur 2 bulan ke atas.
- Menghibur alias bermain dengan bayi dapat mengalihkan perhatian mereka dari rasa sakit pada gusi mereka.
- Menggosok gusi mereka dengan lembut menggunakan jari yang bersih juga dapat membantu.
Demikian ulasan mengenai mainan gigitan bayi alias familiar juga disebut sebagai teether. Mainan berbahan kenyal dan lunak ini bisa meredakan rasa nyeri pada area tumbuhnya gigi, Bunda. Semoga informasinya membantu ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·