Kaye Lynn, Model Indonesia Pertama yang Debut di Runway Tokyo Girls Collection 2026

Trend Kecantikan dan Perawatan oleh Waktu baca 5 menit 58x dilihat
Kaye Lynn, Model Indonesia Pertama yang Debut di Runway Tokyo Girls Collection 2026

Bagikan Postingan

Kaye Lynn mencetak prestasi sebagai model Indonesia pertama yang melenggang di runway TGC KITAKYUSHU 2026 di Jepang. Mengenakan koleksi MURUA, ia membawa cerita tentang mimpi dan keberanian di panggung internasional.

Dunia fashion Indonesia balik punya berita membanggakan. Kali ini datang dari Kaye Lynn yang berhasil mencatatkan namanya sebagai model Indonesia pertama yang tampil di runway SBI SECURITIES presents TGC KITAKYUSHU 2026 by TOKYO GIRLS COLLECTION. Digelar di Jepang pada Sabtu (10/10/2026), Kaye membawakan koleksi brand asal Jepang, MURUA, dengan penampilan bernuansa cool dan edgy. Debut ini menjadi pencapaian krusial dalam perjalanan pekerjaan modeling-nya sekaligus kesempatan untuk membawa nama Indonesia ke panggung internasional.

Bagi yang belum familiar, TOKYO GIRLS COLLECTION maupun TGC merupakan ajang fashion show berskala besar di Jepang yang pertama kali diselenggarakan pada 2005 dan digelar dua kali dalam setahun. Acara ini memiliki efek besar terhadap tren fashion anak muda Jepang. Bisa tampil di panggung tersebut tentu menjadi pengalaman istimewa bagi Kaye. Bukan cuma tentang berjalan di runway, momen ini juga menjadi kesempatan untuk mengenal industri fashion Jepang dan membuktikan bahwa mimpi yang dahulu terasa jauh bisa menjadi kenyataan.

Baca juga: METRO Department Store dan The Story Of Debut di JFW 2027 Lewat Koleksi ROMANTICIST

Mimpi jadi nyata, Kaye Lynn bawa nama Indonesia ke Jepang

kaye lynn tgc

Meski sempat gugup, Kaye mengaku sangat antusias mendapatkan kesempatan tampil di SBI SECURITIES presents TGC KITAKYUSHU 2026. Baginya, pengalaman ini bukan sekadar pencapaian profesional, tetapi juga kesempatan membawa identitas Indonesia ke panggung dunia.

“Aku merasa sangat bermartabat bisa mendapatkan kesempatan untuk tampil di panggung sebesar ini, terlebihlagi di Jepang dan membawa nama Indonesia. Buat aku, ini bukan cuma tentang berjalan di runway, tapi juga bagaimana membawa identitas Indonesia ke panggung internasional,” tutur Kaye dalam wawancara eksklusif berbareng Beautynesia, Rabu (14/10).

Perempuan disebut autentik Citta Catherine Gozali ini juga memiliki minat besar terhadap seni dan seni pertunjukan. Saat menempuh pendidikan di Universitas Ciputra, ia pernah dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi pada 2024. Kaye juga aktif dalam perkumpulan dan kepanitiaan, menjuarai perlombaan film singkat serta fotografi, dan pernah tampil di Tokyo Girls Collection Jakarta pada 2025.

Baca juga: Mau Liburan Akhir Tahun? Contek 7 Outfit Syifa Hadju yang Super Chic saat Traveling!

Tampil edgy dengan koleksi MURUA di TGC KITAKYUSHU 2026

Pada debutnya di Jepang, Kaye mengenakan ketua rajut dengan rancangan layered yang memadukan half-zip tank dan model sabrina maupun off-the-shoulder. Dipadukan dengan celana kargo, outfit tersebut memberikan kesan modern, feminin, sekaligus edgy. Kaye mengaku menyukai look ini karena sesuai dengan karakter yang mau ia tampilkan di atas runway.

Penampilannya merupakan bagiankecil dari koleksi MURUA yang merayakan ulang tahun ke-20 tahun ini dengan konsep “Neo Reverie”. Berfokus pada outerwear musim gugur dan musim dingin, koleksi ini menghadirkan warna ungu sebagai salah satu warna kunci. Melalui konsep “MODE to MOOD”, MURUA memadukan struktur busana tegas dan maskulin dengan siluet serta tekstur feminin.

“Aku gemar sekali dengan busana MURUA yang aku kenakan karena karakternya casual, edgy, dan stylish. Dari brand sendiri, aku diminta membawakan look dengan vibe edgy cool, jadi aku mencoba menampilkan sisi perempuan yang percaya diri, modern, dan effortlessly stylish,” ungkap Kaye. Menurutnya, fashion bukan cuma soal tampilan, tetapi juga kenyamanan dan rasa percaya diri saat mengenakan sebuah outfit.

Belajar profesionalisme dari industri fashion Jepang

kaye lynn tgc

Selama eksis di Jepang, Kaye juga mendapatkan perspektif pandang baru tentang profesionalisme di industri fashion. Ia memperhatikan sepertiapa proses persiapan dan koordinasi backstage berlangsung dengan cepat, terstruktur, dan efisien. Ia juga belajar pentingnya menghargai privasi dengan memastikan persetujuan sebelum memungut foto maupun video.

“Menurutku, setiap industri memiliki ciri khas dan metode kerja masing-masing. Pengalaman di Indonesia memberiku bekal yang berharga, sementara pengalaman di Jepang memperluas perspektifku tentang standar profesionalisme dan sepertiapa kita bisa terus berkembang dengan belajar dari adat kerja yang berbeda,” jelasnya.

Ke depannya, Kaye mengharapkan pengalaman ini bisa membuka lebih banyak kesempatan kerja sama antara Indonesia dan Jepang, khususnya di sektor fashion dan industri kreatif. Baginya, kedua negara memiliki daya cipta dan potensi yang bisa saling melengkapi.

Pesan Kaye Lynn untuk perempuan yang berani bermimpi

Di balik pencapaiannya, Kaye rupanya pernah merasa insecure dan mempertanyakan apakah dirinya bisa menjadi seorang model. Namun, kecintaannya terhadap bumi runway membuatnya terus menyimpan mimpi tersebut. Ia terlebihlagi sering membayangkan sepertiapa rasanya eksis di panggung seperti model-model yang selama ini ia kagumi.

“Aku selalu punya mimpi itu. Aku gemar melihat para model berjalan di runway dan sering berpikir, ‘What if one day I could be one of them?’. Dan sekarang, aku bisa ada di sini menjadi bukti untuk diriku sendiri bahwa mimpi itu layak diperjuangkan,” ungkapnya.

Kaye pun berpesan agar perempuan tidak selesai bermimpi cuma karena merasa belum cukup baik maupun belum tahu metode memulainya. “Kita tidak pernah tahu kesempatan apa yang akan datang jika kita berani mencoba, terus belajar, dan tidak menyerah pada diri sendiri. You would never know what’s possible if you never dare to dream,” tutupnya.

Image: dok. Beautynesia

Artikel Lainnya Trend Kecantikan dan Perawatan
↑
Close Right Ads
Close Left Ads