Jakarta -
Penggunaan KB implan menjadi salah satu yang banyak diandalkan akseptor KB. Agar lebih efektif, kenali tanda KB implan berhasil, larangan & penyebab bergeser.
Kontrasepsi implan merupakan perangkat mini dan tipis seperti batang yang dipasang di bawah kulit lengan untuk mencegah kehamilan. Dalam kerjanya, KB implan melepaskan hormon progestin ke dalam aliran darah dan bisa secara efektif dipakai selama lima tahun.
Implan sendiri mempunyai ukuran yang mini ialah sekitar 1.6 inci alias 4 cm panjangnya dan diameter sekitar 1/8 inci. Implan sifatnya elastis (dapat ditekuk) dan ukurannya kira-kira sebesar batang korek api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanda KB implan berhasil
KB implan bekerja dengan melepaskan hormon (progestin) secara perlahan dalam darah dan hormon bakal menghentikan tubuh melepaskan sel telur setiap bulan. Hormon ini nantinya juga mempersulit sperma laki-laki untuk masuk ke dalam rahim.
Memasukkan implan merupakan prosedur yang sederhana dan hanya menyantap waktu sekitar lima menit. Tim medis biasanya memasukkan implan ke bagian dalam lengan atas. Lengan bakal meninggal rasa sebelum dimasukkan sehingga umumnya tidak menyakitkan.
Setelah dimasukkan, implan tidak bakal bergerak di sekitar tubuh. Implan bakal tetap di tempat yang dimasukkan dan Bunda bisa merasakan keberadaannya di bawah kulit.
Mengetahui gimana implan bekerja secara efektif, perihal itu berjuntai pada kapan implan tersebut dipasang. Kurang lebih, diperlukan waktu hingga tujuh hari agar implan mulai bekerja. Ada baiknya, gunakan kondom selama waktu tersebut sebagai perlindungan cadangan.
Berapa lama KB implan bereaksi setelah dipasang?
Setelah pemasangan implan, sebenarnya hubungan intim dengan pasangan bisa langsung dilakukan. Namun, sebaiknya menggunakan KB tambahan seperti kondom selama seminggu pertama.
Jika Bunda sudah menggunakan implan dalam 5 hari pertama menstruasi, Bunda bakal segera terlindungi dari kehamilan. Namun, jika Bunda memasang implan di waktu lain dalam siklus Bunda, gunakan jenis KB lain (seperti kondom) selama tujuh hari ke depan jika mau melakukan hubungan intim dengan pasangna, seperti dikutip dari laman Planned Parenthood.
Hal yang kudu dilakukan setelah memasang KB implan
Memilih KB implan menjadi salah satu pilihan KB yang tidak ribet lantaran efeknya cukup panjang. Namun, mesti dipahami juga bahwa pemasangan implan di bawah lengan kulit melibatkan anestesi lokal dan melibatkan sayatan kecil.
Sehingga, potensi jejak luka yang sangat mini mungkin ada. Sesudah pemasangan, mungkin bakal muncul sedikit memar dan nyeri dan bisa berjalan selama seminggu. Mengenakan perban di lengan selama 24 jam dapat membantu mengurangi memar dan nyeri tekan. Namun, krusial diperhatikan lantaran area tersebut mungkin sedikit gatal dalam beberapa hari. Sehingga, jangan mengogsok kulit di atas implan untuk mencegah akibat yang tidak diinginkan seperti dikutip dari laman Thewomens.
Tanda KB implan bergeser dan bermasalah
Sama halnya dengan KB IUD yang kerap ditemui kasus bergeser dari posisi semula, penggunaan KB implan pun terdapat kasus yang serupa, Bun. Memang, implan sendiri dapat bergeser dari tempatnya meskipun jarang terjadi.
Hal ini karena implan didesain dengan corak yang moderen dan metode penyisipan yang membuatnya sangat susah untuk bergerak setelah jaringan di sekitarnya sembuh dalam beberapa minggu setelah pemasangan.
Adalah perihal normal jika implan bergerak sangat sedikit, beberapa milimeter dari waktu ke waktu. Tetapi, kondisi ini tidak bakal memengaruhi efektivitasnya. Untuk perpindahan alias migrasi yang besar, ini adalah kasus yang jarang terjadi di mana implan bergerak lebih jauh dari letak aslinya.
Dalam kasus yang jarang terjadi ialah dikarenakan penyisipan yang salah alias ketika implan tidak dimasukkan dengan betul di bawah kulit sejak awal, tentunya implan tidak bakal berfaedah sebagaimana mestinya dan akibat bergeser pun bisa terjadi seperti dikutip dari laman Almoosahealth.
Biasanya, tanda yang mungkin disadari ketika implan bergeser adalah Bunda tidak dapat merasakannya di bawah kulit lengan atas. Sebab, implan yang ditempatkan dengan betul berada tepat di bawah kulit bakal terasa seperti batang korek api mini seperti dikutip dari laman Myhealthaberta.
Jika keberadaannya tak lagi bisa Bunda rasakan, kemungkinan implan tersebut telah bergeser dan artinya Bunda tak lagi terlindungi dari kehamilan.
Penyebab KB implan bergeser dan bermasalah
Pergeseran implan setelah dipasang sebenarnya jarang terjadi, Bun. Jika ditemui kasus tersebut, biasanya perihal tersebut disebabkan oleh teknik pemasangan yang tidak tepat alias migrasi ke jaringan otot yang lebih dalam.
Berikut ini beberapa penyebab KB implan bergeser dan bermasalah:
1. Kesalahan pemasangan terlalu dalam
Jika implan dipasang terlalu dalam, perangkat tersebut dapat dengan mudah bergeser saat otot lengan menekuk dan bergerak.
2. Sudut penempatan salah
Sudut penempatan yang salah bakal meningkatkan akibat implan tergelincir ke dalam fasia (jaringan ikat) alias lapisan otot.
3. Penempatan di dekat pembuluh darah
Dalam kasus yang sangat jarang, implan dapat bekerja secara tidak sengaja dan dimasukkan langsung ke dalam vena. Hal ini dapat menyebabkan perangkat tersebut bergerak melalui aliran darah dan berpotensi mencapai paru-paru
4. Gerakan dan anatomi otot
Setelah pemasangan implan, tindakan sehari-hari dapat memengaruhinya, terutama jika penempatannya tidak tepat
5. Fleksi lengan
Fleksi dan relaksasi otot bisep dan trisep yang berulang dapat menyebabkan implan yang ditempatkan terlalu dalam bakal bergeser lebih jauh di sepanjang alur otot seperti dikutip dari laman Ncbi.
6. Jaringan parut
Terkadang, pembentukan jaringan parut alami dapat menarik implan sedikit keluar dari posisi asalnya saat kulit sembuh
7. Trauma eksternal alias pengangkatan beban
Meskipun implan ditempatkan dengan betul dan kondusif di bawah kulit, tumbukan keras, trauma pada lengan, alias pengangkatan beban yang sangat berat segera setelah pemasangan dapat menggeser implan yang ditempatkan di permukaan sebelum jaringan sembuh dengan benar.
Panduan KB Implan: Efek Samping, Harga & Cara Kerja/ Foto: HaiBunda/Dwi Rachmi
Efek samping KB implan
KB implan secara umum sangatlah kondusif dan pengaruh samping yang mungkin muncul secara serius jarang terjadi. Namun, ada juga beberapa pengaruh samping yang perlu diwaspadai seperti berikut ini ya, Bunda, seperti dikutip dari laman Nhs:
1. Perubahan pada siklus haid
Sangat umum perubahan pada siklus menstruasi terjadi pada pengguna implan. Biasanya, perihal ini terjadi setelah pemasangan implan saja, Bun. Perubahan yang mungkin terjadi misalnya sikslus menstruasi jadi lebih ringan, kurang teratur dengan perdarahan ringan di antara periode haid, berjalan lebih lama haid, berakhir sama sekali, dan lainnya.
2. Efek samping lainnya
Efek samping lainnya yang dilaporkan dari pengguna implan ialah sakit kepala, nyeri payudara, penambahan berat badan, jerawat, vagniosis bakteri, dan lainnya. Namun, tidak ada cukup bukti yang mengatakan bahwa pengaruh samping ini disebabkan penggunaan implan.
Jika pengaruh samping yang muncul menjadi masalah serius bagi Bunda, hubungi klinik terdekat alias master untuk mendapatkan perawatan sesegera mungkin ya, Bunda.
Manfaat KB implan
Sama halnya seperti KB pada umumnya, faedah KB implan juga tak berbeda jauh ya, Bunda. KB implan diketahui sangat efektif mencegah kehamilan hingga 99 persen lebih efektif.
Implan merupakan salah satu metode KB paling efektif yang bisa didapatkan lantaran sifatnya yang anti ribet. Bunda bakal terhindar dari akibat lupa menggunakannya atau akibat menggunakannya secara tidak benar.
Setelah pemasangan implan, Bunda pun nyaris tidak perlu memikirkan perihal lain lantaran KB ini berfaedah sampai kelak KB tersebut dilepas beberapa tahun kemudian. Dan, bagi Bunda yang mau hamil, kesempatan kehamilan pun bisa segera didapatkan setelah KB implan dilepaskan kapan saja.
Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah pemasangan KB implan
Setelah pemasangan KB implan, tubuh Bunda mungkin tetap beradaptasi dengan keberadaan barang mini tersebut. Karenanya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan setelah pemasangan KB implan tersebut, Bunda:
1. Minumlah obat pereda nyeri lantaran setelah anestesi lokal hilang, lengan bakal terasa sakit.
2. Biarkan perban selama 24-48 jam dan cobalah menjaga area tersebut tetap kering. Jika Bunda perlu mandi, tutupi area tersebut dengan kantong plastik seperti dikutip dari laman Clarewellclinics.
3. Lepaskan plester setelah 3-4 hari (dari hari janji jumpa dengan dokter).
4. Memar di lengan bakal memudar dalam 10-14 hari dan pembengkakan pada area tersebut juga kudu hilang. Selain itu, bakal ada jejak luka mini dari penyisipan biasanya sekitar 2 mm.
5. Periksa letak implan yang terpasang setelah dua minggu untuk memastikan bahwa Bunda dapat merasakan keberadaan barang tersebut.
Semoga informasinya membantu, Bunda. Jaga kesehatan dan jangan lupa bahagia, lantaran kebahagiaan Bunda juga dirasakan janin di kandungan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·