Jakarta -
Upaya menanamkan kebanggaan generasi muda terhadap tempe sebagai warisan budaya bangsa terus digencarkan. Melalui Workshop Pembuatan Tempe for Kids dalam rangkaian kegiatan Fun & Creative yang diselenggarakan oleh AdventureFamz x Supermal Karawaci, TempeLand membujuk puluhan anak dan orang tua mengenal lebih dekat tempe sebagai pangan original Indonesia yang bergizi tinggi sekaligus mempunyai nilai budaya yang mendunia.
Kegiatan yang berjalan di Supermal Karawaci, Sabtu (18/7/2026), diikuti oleh 60 peserta yang dibagi dalam dua sesi. Selama kegiatan, para peserta tidak hanya mempelajari sejarah dan proses pembuatan tempe, tetapi juga mempraktikkan langsung proses fermentasi tempe melalui metode yang interaktif dan menyenangkan.
Mengusung tema Tempe: Superfood Asli Indonesia, workshop memperkenalkan tempe sebagai pangan fermentasi yang kaya protein berbobot tinggi, serat pangan, vitamin, mineral, serta beragam senyawa bioaktif yang berfaedah bagi kesehatan. Para orang tua juga memperoleh wawasan baru mengenai beragam penemuan olahan tempe, termasuk minuman berbahan dasar tempe yang menunjukkan bahwa pangan tradisional Indonesia mempunyai potensi besar untuk terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat modern.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang orang tua peserta, Ibu Adah Rosidah, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga.
"Edukasi pembuatan tempe ini seru banget. Programnya bagus lantaran anak-anak jadi tahu seperti apa proses pembuatan tempe. Kami sebagai orang tua juga baru tahu bahwa tempe bisa dibuat menjadi minuman. Ini sangat menarik," ujarnya.
Perwakilan TempeLand, Wulan, menjelaskan bahwa TempeLand merupakan wahana edukasi tempe yang berdiri sejak tahun 2018 dengan misi membujuk masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan tempe sebagai makanan original Indonesia yang kaya nilai gizi sekaligus mempunyai nilai budaya yang tinggi.
"Kami mau anak-anak Indonesia mengenal tempe bukan hanya sebagai makanan sehari-hari, tetapi juga sebagai warisan budaya bangsa yang patut dibanggakan. Edukasi sejak awal menjadi investasi krusial agar tempe tetap lestari dari generasi ke generasi," ujar Wulan.
Edukasi anak dan family untuk lestarikan tempe
Co-Founder TempeLand, Dr. Dadi Maskar, mengatakan bahwa edukasi publik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pelestarian tempe sebagai identitas bangsa Indonesia.
"Pengakuan bumi tentu menjadi kebanggaan, tetapi yang jauh lebih krusial adalah memastikan generasi muda Indonesia mengenal, mencintai, dan bangga terhadap tempe. Jika anak-anak Indonesia tidak memahami nilai warisan budayanya sendiri, maka pengakuan internasional tidak bakal mempunyai makna yang utuh. Karena itu, TempeLand datang untuk mentransmisikan pengetahuan, nilai budaya, dan kebanggaan terhadap tempe kepada generasi penerus bangsa," ujarnya.
Menurut Dr. Maskar, tempe merupakan salah satu penemuan pangan fermentasi paling krusial yang dimiliki Indonesia. Selain menjadi sumber protein nabati berbobot tinggi, tempe juga mencerminkan kearifan lokal, pengetahuan pengetahuan, penemuan pangan, serta style hidup berkepanjangan yang sekarang semakin relevan di tingkat global.
Saat ini, Pemerintah Indonesia telah secara resmi mengusulkan Tempe kepada UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) alias Warisan Budaya Takbenda Dunia. Pengajuan tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkuat posisi tempe sebagai identitas budaya Indonesia sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap salah satu warisan kuliner terbaik bangsa.
TempeLand meyakini bahwa keberhasilan pengajuan tersebut tidak hanya berjuntai pada pengakuan internasional, tetapi juga pada tumbuhnya rasa bangga di dalam negeri. Oleh lantaran itu, edukasi kepada anak-anak dan family menjadi langkah strategis agar tempe tetap hidup sebagai budaya yang diwariskan, bukan sekadar produk pangan yang dikonsumsi.
Sejak berdiri pada tahun 2018, TempeLand secara konsisten menyelenggarakan beragam program edukasi seperti TempeLand Goes to School, Goes to Campus, Goes to Community, Virtual Tour, serta menerima kunjungan outing class dan field trip dari sekolah, perguruan tinggi, komunitas, perusahaan, lembaga pemerintah, hingga peserta mancanegara. Melalui pendekatan edukasi yang imajinatif dan berbasis pengalaman, TempeLand terus membangun kesadaran bahwa tempe merupakan warisan budaya Indonesia yang layak dibanggakan di tingkat dunia.
Kegiatan di Supermal Karawaci menjadi salah satu langkah nyata untuk menanamkan kecintaan terhadap tempe sejak usia dini. Harapannya, semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh dengan kepercayaan bahwa tempe bukan hanya makanan sehat, melainkan simbol inovasi, identitas, dan kebanggaan bangsa yang kudu dijaga serta diwariskan kepada generasi mendatang.
TempeLand merupakan wahana edukasi tempe pertama di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2018. TempeLand mengembangkan beragam program edukasi bagi sekolah, perguruan tinggi, komunitas, lembaga pemerintah, perusahaan, dan masyarakat umum melalui workshop, pelatihan, outing class, field trip, serta program TempeLand Goes to School, Goes to Campus, dan Goes to Community. TempeLand berkomitmen membangun kebanggaan masyarakat terhadap tempe sekaligus mendukung upaya pelestarian tempe sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia UNESCO.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·