
cara mencuci keset dapur | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Momen Idul Adha biasanya bikin area dapur jadi lebih sibuk dari biasanya. Aktivitas memotong daging, mencuci peralatan, sampai memasak santan dalam jumlah banyak sering meninggalkan cipratan di lantai dapur. Tanpa sadar, keset jadi salah satu barang yang paling sigap menyerap aroma anyir, minyak, dan kelembapan.
Kalau dibiarkan terlalu lama, keset bisa berubah lembap, aroma apek, apalagi terasa licin saat dipakai. Padahal, masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan langkah pencucian yang tepat. Tidak kudu memakai cairan mahal, cukup memanfaatkan beberapa bahan rumahan dan langkah yang betul agar keset kembali bersih, tidak bau, dan lebih sigap kering.
Kenapa Keset Dapur Mudah Bau Setelah Idul Adha?
Keset dapur sering terkena campuran air, lemak, santan, dan sisa cipratan daging. Kondisi lembap yang terus-menerus membikin kuman dan jamur lebih mudah berkembang, apalagi jika keset jarang dijemur di bawah matahari.
Selain itu, banyak orang hanya membilas keset sekilas tanpa membersihkan bagian seratnya sampai betul-betul bersih. Akibatnya, aroma amis tetap tertinggal meski keset terlihat sudah dicuci.
Cara Cuci Keset Dapur agar Nggak Bau dan Cepat Kering
Keset yang aroma amis tidak cukup hanya dicuci pakai deterjen biasa. Perlu langkah tambahan agar aroma terserap dan serat keset tidak tetap lembap setelah dicuci.
Bahan yang Dibutuhkan
- 2 sdm baking soda
- 3 sdm cuka makan
- Deterjen secukupnya
- Air hangat
- Sikat lembut
Cara Membersihkan
1. Kibaskan keset terlebih dulu untuk membuang sisa debu dan kotoran.
2. Rendam keset dalam air hangat yang sudah dicampur deterjen selama 15–20 menit.
3. Tambahkan baking soda dan cuka makan ke dalam rendaman.
4. Sikat bagian permukaan dan sela serat keset secara perlahan.
5. Bilas sampai tidak ada sisa busa maupun aroma asam.
6. Peras keset hingga airnya betul-betul berkurang.
7. Jemur di area yang terkena sinar mentari dan mempunyai aliran udara baik.
Kenapa Baking Soda dan Cuka Sering Dipakai untuk Menghilangkan Bau?
Baking soda membantu menyerap aroma yang menempel pada serat kain alias karet keset. Sementara cuka membantu mengurangi aroma amis dan sisa minyak yang menempel setelah kegiatan memasak.
Kombinasi keduanya juga cukup membantu mengurangi kesan lembap pada keset, terutama setelah terkena cipratan santan alias kuah daging.
Cara Menjemur Keset Supaya Cepat Kering dan Tidak Apek
Banyak keset tetap aroma meski sudah dicuci lantaran proses pengeringannya kurang tepat. Menjemur di tempat teduh yang terlalu lembap justru membikin aroma mudah muncul lagi.
Supaya keset sigap kering:
- Jemur di bawah sinar mentari langsung.
- Gantung keset, jangan hanya diletakkan di lantai alias pagar.
- Pastikan kedua sisi keset terkena udara.
- Hindari melipat keset saat tetap lembap.
Jika cuaca sedang mendung, keset bisa dibantu dikeringkan memakai kipas angin agar tidak terlalu lama basah.
Kesalahan yang Sering Bikin Keset Tetap Bau
Beberapa kebiasaan mini rupanya membikin aroma amis susah lenyap dari keset dapur.
1. Langsung Dipakai Lagi Saat Masih Lembap
Keset yang belum betul-betul kering lebih sigap memicu aroma apek.
2. Jarang Dicuci Setelah Kena Cipratan Daging
Lemak dan cairan daging yang menempel terlalu lama bakal terserap ke serat keset.
3. Memakai Terlalu Banyak Deterjen
Sisa deterjen yang tidak terbilas justru membikin keset terasa lengket dan mudah bau.
4. Menumpuk Keset Basah
Keset yang ditumpuk dalam kondisi basah membikin jamur sigap muncul.
Seberapa Sering Keset Dapur Sebaiknya Dicuci?
Saat dapur sedang sering dipakai memasak daging alias santan, keset idealnya dicuci setiap 2–3 hari sekali. Jika terkena banyak cipratan alias mulai terasa lembap dan licin, sebaiknya langsung dicuci agar aroma tidak semakin menempel.
Menyiapkan lebih dari satu keset juga cukup membantu agar ada persediaan saat keset lain tetap dijemur.
FAQ Seputar Membersihkan Keset Dapur
1. Apakah semua jenis keset bisa dicuci dengan baking soda?
Sebagian besar keset kain dan microfiber kondusif dibersihkan dengan baking soda. Namun untuk keset berbahan khusus, cek petunjuk perawatannya terlebih dahulu.
2. Kenapa keset tetap aroma meski sudah dijemur?
Biasanya lantaran bagian dalam serat belum betul-betul kering alias tetap ada sisa minyak dan deterjen yang tertinggal.
3. Apakah keset boleh dicuci memakai air panas?
Boleh menggunakan air hangat, tetapi hindari air terlalu panas lantaran bisa merusak lapisan karet pada beberapa jenis keset.
4. Bagaimana langkah mengurangi licin pada keset dapur?
Pastikan bagian bawah keset selalu bersih dan kering. Keset yang terlalu banyak menyerap minyak biasanya lebih mudah licin.
5. Apakah keset dapur perlu dipisah dengan cucian lain?
Sebaiknya dipisah agar aroma dan kotoran dari keset tidak menempel ke busana alias kain lain.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·