Kisah Bunda Sudah Dinyatakan Steril Tapi Melahirkan 4 Jam Kemudian

Jul 18, 2026 04:05 PM - 17 jam yang lalu 847

Jakarta -

Bayangkan Bunda datang ke rumah sakit hanya lantaran tekanan darah tinggi, lampau beberapa jam kemudian sudah menggendong bayi yang baru lahir. Itulah yang dialami seorang perempuan berumur 36 tahun di Hangzhou, China.

Yang membikin kisah ini makin mengejutkan, wanita tersebut sebelumnya pernah diberi tahu bahwa dirinya susah alias apalagi tidak mungkin mengandung lantaran masalah kesuburan yang dialaminya.

Dikutip dari South China Morning Post, wanita bermarga Gong itu datang ke Zhejiang Provincial People’s Hospitaluntuk memeriksakan hipertensi. Saat master menanyakan riwayat menstruasinya yang sudah lama tidak datang, pemeriksaan USG dilakukan dan hasilnya membikin semua orang terkejut: dia rupanya sudah mengandung sekitar 34 minggu alias lebih dari delapan bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Hanya sekitar empat jam setelah mengetahui dirinya hamil, master langsung melakukan operasi caesar darurat dan lahirlah seorang bayi laki-laki dengan berat sekitar 2 kilogram. 

Kisah Bunda dinyatakan steril dan melahirkan 4 jam kemudian

Sebelumnya, Gong dan suaminya telah menanyakan tentang proses fertilisasi in vitro (IVF) dan mereka ditolak oleh master yang mendesaknya untuk menurunkan berat badannya terlebih dahulu.

Secara fisik, Gong digambarkan sebagai perempuan tinggi dan gemuk, serta kecanduan makan makanan penutup. Pada awal Desember, Gong menderita meninggal rasa di lengannya. Pemeriksaan bentuk di sebuah klinik mini menunjukkan tekanan darahnya sangat tinggi, yang mendorongnya untuk mencari perawatan di pusat kesehatan besar.

Setelah mendengar bahwa Gong tidak mengalami menstruasi selama beberapa bulan, master di Rumah Sakit Rakyat Provinsi Zhejiang mengatur agar dia menjalani pemeriksaan USG yang mengungkapkan bahwa dia sedang mengandung bayi.

Selain itu, master kandungan mengatakan kondisi Gong kritis, sehingga operasi caesar segera dilakukan, menghasilkan bayi laki-laki dengan berat 2 kg.

“Hanya ada empat jam dari mengetahui saya mengandung hingga kelahiran bayi saya,” kata Gong dengan gembira.

Mengapa kehamilannya tidak disadari?

Banyak orang bertanya-tanya, gimana mungkin seorang ibu tidak menyadari kehamilan sampai usia kandungan lebih dari delapan bulan?

Dokter kandungan di rumah sakit tersebut menjelaskan bahwa beberapa aspek dapat membikin tanda-tanda kehamilan menjadi kurang jelas, antara lain:

  • Berat badan berlebih sehingga perubahan corak perut tidak terlalu terlihat.
  • Kenaikan berat badan selama mengandung tidak terlalu signifikan.
  • Gerakan janin tidak terasa kuat.
  • Keluhan mual dan muntah pada awal kehamilan sangat ringan alias nyaris tidak ada.

Dalam kasus Gong, master menilai kondisi kesehatannya cukup berisiko sehingga persalinan kudu segera dilakukan. 

Penyebab mengandung setelah steril

Istilah 'steril' sering digunakan masyarakat untuk menyebut tindakan sterilisasi alias kondisi yang dianggap tidak subur. Namun krusial dipahami, hasil tindakan sterilisasi maupun pemeriksaan infertilitas tidak selalu berfaedah kehamilan mustahil terjadi.

Dalam bumi medis, memang ada kasus langka dengan kehamilan tetap dapat terjadi setelah prosedur sterilisasi, misalnya lantaran saluran tuba kembali tersambung secara alami alias prosedurnya tidak sepenuhnya efektif. Meski begitu, kejadian ini tergolong sangat jarang.

Pada kasus Gong, dia sebelumnya pernah diberi tahu bahwa dirinya tidak dapat mempunyai anak, bukan menjelaskan secara rinci jenis prosedur sterilisasi yang pernah dijalaninya. 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal NEJM Evidence, ditemukan bahwa sebagian mini wanita tetap mengalami kehamilan setelah menjalani sterilisasi tuba. Hal itu menunjukkan bahwa pemeriksaan infertilitas tidak selalu identik dengan ketidakmampuan mengandung secara permanen. Peneliti juga menemukan bahwa prediksi kesempatan kehamilan dipengaruhi banyak faktor, seperti usia, kondisi hormon, kesehatan reproduksi, dan riwayat medis.

Selain itu, penelitian lain dalam Journal of Human Reproductive Sciences melaporkan bahwa kegagalan sterilisasi dapat terjadi sekitar 1 dari 200 perempuan dengan tingkat kegagalan tahun pertama sekitar 0,1–0,8 persen. Prediksi kehamilan pada pasien infertilitas menyebut bahwa kemungkinan mengandung dapat bervariasi antar perseorangan dan tidak dapat ditentukan hanya dari satu pemeriksaan. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya