
foto: Instagram/@lisamarianaaa
Kincai Media - Kasus keracunan makanan yang menimpa figur publik Lisa Mariana sekarang tengah menjadi sorotan hangat di media sosial. Kejadian ini bermulai setelah Lisa dan keluarganya mengonsumsi hidangan kepiting Alaska dari sebuah pelaku upaya kuliner.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026 ini apalagi mengakibatkan ibu Lisa kudu menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat tingginya kadar kuman dalam tubuh. Perselisihan ini pun kian memanas setelah kedua belah pihak memberikan pernyataan yang berbeda mengenai kronologi dan tanggung jawab di media sosial.
Kronologi Kejadian Keracunan Kepiting Alaska Lisa Mariana

Lisa Mariana keracunan kepiting
foto: Instagram/@lisamarianaaa
Kejadian bermulai saat Lisa Mariana menerima kiriman kepiting Alaska dari Kepiting Situngku Raja untuk diulas. Lisa baru sempat mengonsumsi dan me-review hidangan tersebut setelah kembali dari Bali, tepat di hari ulang tahun anaknya.

Lisa Mariana keracunan kepiting
foto: Instagram/@lisamarianaaa
Tak lama setelah mengonsumsi meskipun dalam porsi kecil, Lisa merasakan indikasi pusing, sementara personil family lainnya, termasuk keponakan dan asisten rumah tangganya, mengalami muntah-muntah dan diare hebat.

Lisa Mariana keracunan kepiting
foto: Instagram/@lisamarianaaa

Lisa Mariana keracunan kepiting
foto: Instagram/@lisamarianaaa

Lisa Mariana keracunan kepiting
foto: Instagram/@lisamarianaaa
Kondisi paling parah dialami oleh ibu Lisa yang kudu dilarikan ke rumah sakit lantaran master menemukan kadar kuman yang sangat tinggi dalam tubuhnya. Lisa menduga adanya kesalahan prosedur pada suhu penyimpanan dan pengolahan kepiting Alaska yang tidak sesuai standar sehingga memicu pertumbuhan kuman berbahaya.
“"KERACUNAN SEAFOOD"
Kronologi :
kemarin dikirim kepiting alaska sm salah satu resto yang kita semua tahu kepiting alaska itu kudu ada di suhu tertentu..
1 family saya kena bakteri. sampai ibu saya di rawat….,” tulis Lisa dalam unggahan di Instagram-nya, dikutip BrilioFood, Kamis (29/1).
Tuntutan Lisa Mariana dan Respon Kepiting Situngku Raja
Melalui unggahan IG dan siaran langsung TikTok, Lisa secara terbuka meminta pertanggungjawaban dari @kepitingsitungkuraja. Ia menekankan pentingnya edukasi bagi pengusaha seafood dalam menangani komoditas premium seperti kepiting Alaska yang sangat sensitif terhadap suhu.
“… Mohon edukasi pengusaha seafood lain nya gimana langkah mengolah kepiting alaska yang baik dan benar..
@kepitingsitungkuraja Tanggung Jawab loe‼️” lanjut caption IG Lisa.
Menanggapi perihal tersebut, pihak Kepiting Situngku Raja memberikan penjelasan melalui Insta Story. Mereka menyatakan telah merespons komplain dengan sigap dan membantah narasi bahwa mereka tidak bertanggung jawab. Pihak penjual juga menjelaskan bahwa pengiriman tersebut dilakukan atas permintaan Lisa untuk kegiatan ulang tahun anaknya, bukan melalui jalur endorse resmi. Selain itu, mereka mempertanyakan rentang waktu laporan keracunan yang muncul setelah lebih dari 24 jam, padahal lima jam pasca konsumsi, Lisa menyebut rasa makanan tetap enak.
Hingga buletin ini ditulis, pihak Lisa dan restoran mempunyai point of views masing-masing dan muncul ketegangan di media sosial masing-masing.

Lisa Mariana keracunan kepiting
foto: Instagram/@lisamarianaaa
Terbaru, Lisa juga mengupdate bahwa dia bayar berdikari pengobatannya dan keluarga. Dia mengaku tidak ada pertanggungjawaban dari pihak restoran.
“Jadi, guys, saya mau bayar mandiri, ya. Jadi tidak ada pertanggungjawaban dari angkringan kepiting itu. Jadi saya bayar sendiri. Nggak ada pertanggungjawaban dari mereka, maaf pun nggak ada, ya. Ya, udah nggak papa, God bless you,” kata Lisa dalam unggahan IG stories @lisamarianaaa.

Lisa Mariana keracunan kepiting
foto: Instagram/@lisamarianaaa
FAQ Mengolah Kepiting Alaska
1. Mengapa suhu penyimpanan sangat krusial bagi kepiting Alaska?
Kepiting Alaska adalah produk laut yang sangat rentan terhadap pembusukan; jika tidak disimpan pada suhu kaku alias dingin yang stabil, kuman seperti Vibrio alias Salmonella dapat berkembang biak dengan cepat.
2. Apa indikasi umum keracunan kuman dari hidangan laut?
Gejala biasanya meliputi mual, muntah, diare akut, sakit perut hebat, hingga pusing yang muncul beberapa jam hingga sehari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.
3. Bagaimana prosedur ulasan makanan (food review) yang kondusif bagi pengusaha kuliner?
Pengusaha sebaiknya memastikan produk dikirim dengan cold chain (rantai dingin) yang terjaga dan memberikan petunjuk penyajian alias pemanasan ulang kepada penerima guna meminimalisir akibat bakteri.
4. Siapa saja yang terdampak dalam kasus keracunan Lisa Mariana?
Selain Lisa dan ibundanya, personil family lain seperti keponakan, asisten rumah tangga, hingga anak dari penata rias Lisa dilaporkan mengalami indikasi serupa.
5. Apa langkah norma yang bisa diambil jika terjadi keracunan makanan?
Konsumen dapat melapor ke BPOM alias Dinas Kesehatan setempat untuk dilakukan uji sampel makanan, serta menuntut tukar rugi sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen jika terbukti ada kelalaian.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·