
Kita telaah lagi perangkat Apple Macbook Neo yang memang akhir akhir ini jadi pusat pembicaraan, dimana berita terbarunya nih sejak perangkat ini diluncurkan, jumlah pengguna yang melakukan trade-in Mac di Apple Store meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
Menurut info dari Mac Rumors, peningkatan ini tergolong tidak biasa lantaran meskipun trade-in biasanya naik saat ada produk baru, lonjakan kali ini jauh lebih tinggi dari biasanya.
Nah lonjakan trade-in ini disebut lebih banyak dipicu oleh kehadiran Macbook Neo dan juga generasi terbaru dari Macbook Air M5, dan banyak pengguna tampaknya lebih tertarik menukar Mac lama mereka, khususnya model entry-level, untuk beranjak ke MacBook baru yang lebih terjangkau.
Salah Satu MacBook Paling Mudah Diperbaiki
Fakta menarik dari Macbook Neo adalah berasas hasil teardown, rupanya Macbook Neo ini termasuk perangkat Mac yang paling mudah diperbaiki dalam beberapa tahun terakhir lantaran laptop ini menggunakan kreasi yang lebih modular, dengan port modular, Motherboard berukuran mini dan Battery yang bisa diganti dengan mudah.
Bahkan untuk mengganti battery, pengguna hanya perlu melepas 18 sekrup tanpa ada banyak lem yang biasanya digunakan Apple di perangkat mereka.
Selain itu, menariknya Macbook Neo juga mendapatkan perhatian dari pengamat teknologi loh, termasuk mantan kepala bagian Windows di Steven Sinofsky apalagi menyebut dirinya “benar-benar terkesan” dengan MacBook Neo setelah mencoba perangkat tersebut.
Nah oleh lantaran itu, mungkin banyak pengguna yang mulai melakukan trade-in perangkat Mac lama mereka dengan Macbook Neo, meskipun memang dari spesifikasi bisa dibilang terbatas, apalagi dalam segi memory, namun banyak review mengungkap bahwa Macbook Neo ini tidak terlalu jelek juga dalam perihal performa dan bisa dibilang bisa melakukan beragam perihal umum, bukan hanya sekedar browsing dan melakukan pekerjaan ringan saja.
Apakah Worth it Trade-in?
Jika dibilang worth it alias tidak, jika Anda tetap pakai Macbook dengan processor Intel misalkan Macbook keluarah dibawah 2017, tentu sangat Worth it, lantaran performa Macbook Neo jauh lebih sigap dan battery jauh lebih baik.
Jika Anda pakai Macbook yang sudah menggunakan processor Apple Silicon termasuk M1, tentu tidak worth it lantaran fitur Neo malah lebih sedikit, salah satu contohnya adalah tidak adanya Keyboard Backlit dan beberapa fitur lainnya. Apalagi jika Anda sudah pakai M2 dan diatasnya, itu jelas jatuhnya downgrade dan sangat tidak worth.
Tapi kembali lagi, jika Anda pengguna Macbook generasi lama, misalkan 2015 dan dibawahnya alias mau mencoba perangkat Apple (baru) dengan nilai yang lebih murah, Macbook Neo bisa jadi pilihan. Tapi gimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : MacRumors
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·