Makanan Terpapar Abu Vulkanik, Masih Amankah Dikonsumsi?

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 3 menit 523x dilihat
Makanan Terpapar Abu Vulkanik, Masih Amankah Dikonsumsi?

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Wellness
  3. Health

Narita Fuji Triani | Beautynesia

Jumat, 11 Sep 2026 07:30 WIB

Makanan Terpapar Abu Vulkanik, Masih Amankah Dikonsumsi? Ini Penjelasan Dokter

Makanan Terpapar Abu Vulkanik, Masih Amankah Dikonsumsi? Ini Penjelasan Dokter/Foto: pexels.com/Dagmara Dombrovska

Abu vulkanik bukan hanya perlu diwaspadai lantaran bisa terhirup dan mengganggu saluran pernapasan. Erupsi alias hujan abu yang terjadi, makanan dan minuman di rumah pun berisiko terpapar abu vulkanik.

Menurut World Health Organization (WHO), abu dan bahan kimia dari erupsi gunung berapi bisa menyebabkan kontaminasi pada makanan dan air, Beauties. Kandungan unsur kimia dalam abu vulkanik perlu diwaspadai untuk kebersihan makanan selama terjadinya hujan debu vulkanik.

Makanan terpapar abu vulkanik. Masih amankah dikonsumsi?/Foto: pexels.com/Ron Lach

Abu vulkanik yang terbawa angin bisa mengendap di beragam permukaan, Beauties. Termasuk pada makanan, minuman, peralatan makan, meja dapur, hingga bahan makanan yang disimpan ditempat terbuka. Dokter  Diana F. Suganda, Spesialis Nutrisi Klinis dalam unggahan di IG pribadinya memberikan saran untuk memperhatikan paparan abu yang bisa mengendap pada makanan, minuman, hingga peralatan dapur. Jadi, apa yang kudu dilakukan?

1. Tutup Makanan dan Minuman

Usahakan untuk menutup makanan dan minuman. Makanan yang sudah matang sebaiknya segera ditutup alias disimpan dalam wadah tertutup. Langkah sederhana ini bisa membantu mencegah partikel abu masuk dan mengurangi akibat kontaminasi lantaran kondisi lingkungan yang sedang tidak normal.

2. Cuci Bersih Sayuran

Abu vulkanik yang jatuh ke lahan pertanian bisa mempengaruhi tanaman dan sistem pangan. Buah dan sayur tetap boleh dikonsumsi dalam pola makan sehat. Pastikan dicuci bersih dengan air yang kondusif sebelum dikonsumsi. Jika berada di daerah yang terkena hujan abu, buah dan sayur yang bakal dikonsumsi perlu ditangani dengan lebih hati-hati. 

3. Pastikan Keamanan Makanan

Keamanan makanan berjuntai pada jenis makanan, seberapa besar paparan, dan apakah makanan tersebut tetap bisa dibersihkan dengan aman. Makanan yang sudah terkena abu secara langsung dan susah dibersihkan alias tidak dapat dipastikan kebersihannya, lebih baik tidak dikonsumsi.

Dokter Diana juga menegaskan bahwa tidak ada makanan, vitamin, alias detox tertentu yang bisa membikin kebal dari abu vulkanik. Maka dari itu, mengurangi paparan dan menjaga makanan dan air agar tetap kondusif bisa jadi langkah sederhana untuk mengurangi akibat abu vulkanik.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini