Bagi sebagian orang, merajut mungkin hanya terlihat sebagai kegemaran membikin kerajinan tangan biasa. Padahal, kegiatan ini rupanya punya akibat positif yang besar bagi kesehatan mental.
Gerakan tangan yang berulang saat mengikuti pola membikin perhatian kita tertuju pada satu hal. Pikiran pun bisa beristirahat sejenak dari rutinitas, kebiasaan scrolling media sosial, alias rasa resah yang muncul.
Proses mengubah gulungan benang menjadi peralatan yang berfaedah juga bisa memberikan kepuasan tersendiri. Kegiatan seperti ini bisa memberikan pengaruh terapi yang menenangkan, lho.
Oleh lantaran itu, merajut bisa menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan mental. Lalu, apa saja faedah merajut yang bisa dirasakan? Simak selengkapnya di bawah ini, Beauties!
1. Membantu Menenangkan Pikiran

Ilustrasi wanita sedang merajut dengan tenang/Foto: Magnific/magnific
Saat merajut, perhatian kita mulai tertuju pada benang dan pola yang sedang dibuat. Gerakan tangan yang berulang dengan ritme tenang dapat membantu mengalihkan pikiran dari beragam perihal yang mengganggu.
Melansir The Guardian, psikolog Sahra O'Doherty menjelaskan bahwa kegiatan dengan aktivitas berulang bisa membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Ia juga menjelaskan bahwa merajut dapat membikin debar jantung dan pernapasan lebih teratur, meski bukti ilmiah mengenai pengaruh tersebut tetap terbatas.
Karena itu, merajut bisa menjadi salah satu langkah sederhana untuk bersantai sekaligus mengisi waktu luang. Beauties tidak perlu langsung membikin sesuatu yang rumit. Coba mulai dari kerajinan sederhana, seperti dompet, tempat tisu, alias peralatan lainnya.
2. Membantu Meningkatkan Fokus

Ilustrasi wanita tampak konsentrasi saat merajut/Foto: Magnific/magnific
Pernah merasa susah berkonsentrasi pada satu kegiatan lantaran pikiranmu mudah teralihkan? Nah, rupanya merajut juga bisa menjadi salah satu langkah untuk melatih fokus.
Menurut O'Doherty, merajut memang bisa membikin seseorang konsentrasi lebih lama pada satu hal. Kalau sudah mulai terbiasa, kita biasanya bakal sangat menikmati prosesnya sampai tidak terasa waktu melangkah begitu cepat.
Saat konsentrasi merajut, pikiran kita pun bakal menjadi jauh lebih rileks. Selain itu, kegiatan ini juga bisa membantu memulihkan daya yang terkuras setelah menjalani rutinitas sehari-hari.
3. Membantu Mengelola Emosi

Ilustrasi wanita sedang merajut di dekat jendela/Foto: Magnific/magnific
Merajut rupanya tidak hanya soal membikin sesuatu dari benang. Aktivitas ini juga mulai dilihat sebagai salah satu langkah untuk membantu seseorang mengelola emosi.
Menurut laman BBC, guru besar psikiatri dari University of British Columbia, Carl Birmingham, mengatakan bahwa aktivitas merajut yang dilakukan berulang kali dengan kedua tangan dapat membantu menenangkan pikiran. Psikolog klinis Mia Hobbs juga menjelaskan bahwa aktivitas tersebut dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatik yang berkedudukan dalam membantu tubuh kembali rileks.
Dalam penelitian Birmingham, sekitar 75 persen peserta mengatakan bahwa merajut membantu mengurangi kekhawatiran terhadap makanan. Namun, penelitian ini tetap terbatas sehingga merajut belum bisa menggantikan terapi kesehatan mental.
4. Membantu Mengalihkan Kebiasaan Negatif

Ilustrasi wanita duduk sembari scrolling media sosial/Foto: Magnific/stockking
Merajut bisa menjadi salah satu kegiatan untuk mengalihkan diri dari kebiasaan yang kurang baik. Saat tangan sibuk mengikuti pola dan merangkai benang, perhatian kita pun perlahan beranjak pada apa yang sedang dikerjakan.
Menurut psikolog klinis Mia Hobbs, merajut dapat membantu mengalihkan perhatian saat kita mulai terdorong melakukan kebiasaan tertentu. Aktivitas ini memberikan kita waktu untuk menenangkan diri, sehingga tidak langsung mengikuti dorongan tersebut.
Cara ini pernah dicoba dalam program knit to quit, yang ditujukan untuk membantu wanita di pusat perawatan penyalahgunaan unsur agar mengurangi kebiasaan merokok. Studi pada 2024 memang menunjukkan bahwa peserta merokok lebih sedikit setelah mengikuti program tersebut. Namun, hasil ini belum tentu hanya disebabkan oleh kegiatan merajut lantaran peserta juga mendapat edukasi tentang akibat merokok.
5. Membantu Terhubung dengan Orang Lain

Ilustrasi sekelompok orang sedang merajut berbareng sembari berbincang santai/Foto: Magnific/magnific
Merajut memang bisa dilakukan sendiri, tetapi kegiatan ini juga bisa menjadi langkah untuk berjumpa dengan orang-orang yang punya minat sama. Menurut psikolog Sahra O'Doherty, berbagi kegiatan dengan orang lain dapat membantu seseorang merasa lebih terhubung.
Bagi orang yang kurang nyaman dengan hubungan sosial, kegiatan ini mungkin terasa lebih ringan. Setiap orang bisa tetap konsentrasi pada rajutannya masing-masing, tanpa kudu terus memaksakan obrolan sepanjang waktu.
Beauties yang sering merasa canggung saat memulai obrolan bisa mencoba berasosiasi dalam golongan merajut. Aktivitas berbareng ini bisa menjadi pembuka hubungan yang lebih alami, lantaran percakapan bisa mengalir sembari mengerjakan rajutan.
Nah, Beauties, itulah beberapa faedah merajut untuk kesehatan mental, mulai dari menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, mengelola emosi, mengalihkan kebiasaan negatif, hingga membantu untuk terhubung dengan orang lain. Namun, crochet therapy atau merajut tetap bukan pengganti terapi kesehatan mental.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)