Masayu Clara Ungkap Dukungan Suami Saat Hamil, Kini Olahraga Bareng Usai Lahiran

May 07, 2026 01:00 PM - 2 jam yang lalu 70

Jakarta -

Artis Masayu Clara sekarang tengah disibukkan dengan rutinitas mengasuh tiga anak. Sejak melahirkan anak ketiganya pada akhir tahun 2024, Masayu memutuskan rehat dari bumi akting, Bunda.

Baru-baru ini, Masayu mengungkap kegiatan barunya berbareng sang suami, Qausar Harta Yudana. Perempuan 30 tahun ini membagikan videonya saat olahraga bareng suami usai melahirkan anak ketiga.

"Pov suami istri saling support," demikian isi tulisan di video.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Masayu mengatakan bahwa sang suami telah support system-nya sejak masa kehamilan hingga pasca melahirkan. Bila dulu suaminya setia menemani saat dia menjalani masa kehamilan, sekarang sang suami mau bersama-sama ikut menjaga kebugaran tubuh.

"Dulu pas mengandung ditemenin mengembang, menuju flaminggo era nya juga kudu sama sama.. semoga dijaga untuk selalu sama sama," tulis Masayu dalam salah satu unggahan video olahraganya bareng suami di IG @masayuclara.

Belakangan, Masayu memang mulai sering mem-posting videonya saat melakukan kegiatan bentuk bareng suami. Selain olahraga penguatan otot, pasangan yang menikah pada 20 Mei 2022 ini juga melakukan kegiatan kebugaran kardio untuk membakar lemak tubuh.

Dalam satu video, Masayu juga sempat mem-posting aktivitasnya saat olahraga sendirian. Bunda tiga anak ini menunjukkan rutinitasnya jalan sehat saat memasuki siklus haid.

"Period day 2, but still have to move. Sakit yang ku nikmati selain mengandung dan melahirkan," ungkapnya.

Dukungan suami pada Masayu selama mengandung hingga pasca melahirkan

Beberapa waktu lalu, Masayu Clara juga sempat membagikan kisahnya yang tak percaya diri usai melahirkan anak kembar pada Agustus 2023. Perempuan kelahiran Bandung ini mengaku kangen dengan kehidupan masa lalunya di bumi intermezo dan kangen kembali berakting.

"Enggak tahu kenapa lenyap menyusui lihat si kembar, terus saya ngelamun, 'kok gue kangen masa lalu', mungkin kegiatan syuting dan semuanya. Pasti ada rasa rindu. Dulu setiap hari keluar rumah, ada yang dikerjain. Ya sekarang juga ada yang dikerjain, tapi di situ saja dan nyaris tiga tahun saya enggak syuting," katanya, dikutip dari YouTube Melaney Ricardo, Selasa (4/3/25). HaiBunda telah meminta izin untuk mengutip unggahan ini.

"Itu baru pertama kali ngerasain itu, enggak tahu kenapa, mungkin lagi drop. (Lihat teman) Pengin deh kayak mereka lagi, badan bagus lagi, ya syuting, main-main, enggak ada yang dipikirkan."

Selain aktivitas, perubahan bentuk yang dialami Masayu usai melahirkan juga memengaruhi pola pikirnya. Masayu menganggap dirinya tidak lagi elok setelah dikaruniai tiga anak.

"Waktu pertama banget, baik-baik saja, senang-senang saja, ya namanya ibu menyusui lenyap melahirkan anak kembar. Lama-lama sekarang engap juga, pengin sigap kembali gitu. Otomatis jika balik, saya bisa aktif lagi. Jadi ngerasa pingin kayak dulu," ujar Masayu.

"Sekarang ngerasa enggak elok saja. Kayak ngerasa pakai baju apa saja susah dengan badan kayak gini. Ya ngerasa beda saja, kayak bukan saya saja," sambungnya.

Menurut Masayu, sang suami memegang peranan besar dalam membangun kepercayaan dirinya saat menjalani transisi kehidupan menjadi seorang Bunda. Suami Masayu tak pernah menuntut untuk mengubah bentuk istrinya kembali seperti sebelum melahirkan.

"Untungnya saya punya suami yang enggak menuntut. Kalau saya bilang gendut nih, dia bilang kan Anda lagi menyusui. Dia selalu kasih yang positifnya. Tapi kan kita wanita naluri, pengin elok kan," katanya.

Pentingnya support system suami usai melahirkan

Menjadi orang tua sering kali memberikan tekanan pada diri sendiri dan hubungan suami istri, Bunda. Untuk mengisi kekosongan lantaran tekanan tersebut, pasangan perlu meluangkan waktu untuk quality time.

Selain melakukan olahraga bersama, suami istri dapat meluangkan waktu untuk saling mendengarkan keluh kesah. Dilansir laman NHS Inggris, berikut beberapa perihal yang perlu dilakukan pasangan setelah mempunyai anak agar hubungan tetap harmonis:

  • Jujurlah tentang apa yang Bunda dan Ayah butuhkan, misalnya apakah Bunda butuh pelukan alias merasa mau dipahami?
  • Penting untuk membicarakan gimana Bunda dan Ayah mau membesarkan anak-anak. Bunda mungkin bakal menemukan bahwa kita dan pasangan tidak sepakat mengenai hal-hal mendasar seperti langkah mendisiplinkan anak.
  • Bagilah pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan anak agar pasangan suami istri bisa punya lebih banyak waktu bersama.

Demikian cerita Masayu Clara tentang rutinitas barunya berbareng sang suami usai melahirkan anak ketiga.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya