Mengenal Jeffing, Kombinasi Lari dan Jalan Kaki yang Lebih Efektif Turunkan Berat Badan

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 109x dilihat
Mengenal Jeffing, Kombinasi Lari dan Jalan Kaki yang Lebih Efektif Turunkan Berat Badan

Bagikan Postingan

Banyak orang yang sering kali dilema untuk memilih lari maupun jalan kaki, demi membantu menurunkan bermutu badan. Namun, tahukah Beauties bahwa ada latihan yang menggabungkan keduanya?

Latihan yang menggabungkan antara lari dan jalan kaki dikenal sebagai Jeffing. Nama tersebut sesuai dengan nama penciptanya, Jeff Galloway.

Metode latihan ini bukan sekadar menyenangkan untuk para pemula lari. Di samping itu, menawarkan banyak manfaat, salah satunya disebut ampuh menurunkan bermutu badan lho, Beauties!

Apa Itu Metode Lari-Jalan?

Mengenal tentang Jeffing, metode lari-jalan kaki yang lebih ampuh turunkan bermutu badan

Mengenal Jeffing/Foto: Magnific.com/tirachardz

Melansir Everyday Health, metode lari-jalan kaki melibatkan pergantian antara interval lari dan jalan yang telah direncanakan. Metode ini diciptakan oleh Jeff Galloway, seorang pelari Olimpiade, pada tahun 1970-an yang kini menjadi pelatih himpunan pelari pemula.

Untuk mencegah para pelari tersebut berkecil hati, Galloway menambahkan selang jalan kaki strategis di setiap sesi lari. Pendekatan ini pun membantu para pemula berlari lebih jauh dan lebih nyaman.

Lalu, Galloway pun menemukan bahwa caranya tersebut dapat membantu pelari ahli untuk berlari lebih jauh dengan kecepatan lebih tinggi sekaligus membantu mengurangi konsekuensi cedera.

Manfaat Jeffing

Mengenal tentang Jeffing, metode lari-jalan kaki yang lebih ampuh turunkan bermutu badan

Manfaat Jeffing/Foto: Magnific.com/tirachardz

Tentu metode lari-jalan ini meski terbilang sederhana, statis memberikan khasiat kesehatan untuk tubuh lho, Beauties! Berikut deretan khasiat Jeffing. Simak!

1. Menurunkan Risiko Cedera

Kombinasi jalan dan lari ini bisa mengurangi konsekuensi cedera. Hal ini karena otot bekerja secara bergantian, sehingga mencegah otot tertentu bekerja terlalu keras.

Sebuah studi terhadap 42 pelari amatir memberitahu bahwa mereka yang menyelingi lari dengan jalan kaki saat maraton merasa lebih sedikit nyeri otot dan lebih sesuai lomba, dibandingkan yang lari secara terus-menerus. Menariknya, waktu tempuh kedua himpunan tersebut hampir sama.

Rachelle Reed, PhD, seorang ahli fisiologi olahraga pun menambahkan bahwa menaikkan intensitas secara berjenjang pada metode lari-jalan sangat membantu pemula menyesuaikan diri dengan tekanan benturan tinggi saat berlari.

2. Meningkatkan Kebugaran Kardio

Dr. Reed pun menambahkan interval lari ke dalam jalan kaki dapat menaikkan debar jantung dan jumlah oksigen yang dibutuhkan tubuh. Seiring waktu, efeknya dapat menaikkan kebugaran kardiorespirasi.

3. Mengurangi Kelelahan

Manfaat jeffing selanjutnya adalah mengurangi kelelahan selama maupun setelahnya.

“Dengan mengubah himpunan otot yang Anda gunakan, kelelahan akan terdistribusi dengan metode yang berbeda,” tambah Twiggs. 

Yap, daripada cuma melelahkan otot-otot yang mendorong cara lari, metode ini membantu membagi beban kerja otot-otot yang membantu lari dan otot yang membantu berjalan.

4. Membantu Turunkan Berat Badan

Bergantian lari dan jalan lebih ampuh menurunkan bermutu badan dibandingkan cuma berjalan saja. Menurut Dr. Reed, interval lari-jalan selama 30 menit membakar lebih banyak kalori daripada jalan sedang selama 30 menit karena pergerakan lari yang tiba-tiba menaikkan intensitas keseluruhan.

“Secara lazim itu membutuhkan lebih banyak energi,” ungkap Reed.

Lebih banyak daya tentu lebih banyak kalori yang terbakar, yang mendorong penurunan bermutu badan seiring waktu.

Cara Melakukan Metode Lari-Jalan

Mengenal tentang Jeffing, metode lari-jalan kaki yang lebih ampuh turunkan bermutu badan

Cara berbuat metode lari-jalan/Foto: Magnific.com

Melansir Runners World, untuk seorang pelari pemula yang statis membangun kecepatan latihan, mulailah dengan berjalan kaki selama 10 detik dan berlari semenit. Bisa juga berjalan kaki selama 30 detik, kemudian berlari setiap empat menit.

Sementara itu, jika Anda adalah perlari berpengalaman, bisa menggunakan tabel yang dibagikan oleh Chris Twiggs, ketua Galloway Training, sebagai titik mula menemukan interval lari/jalan kaki. Menit per mil sesuai dengan kecepatan lari targetmu.

  • 18 menit/mil: lari 5 detik/jalan 30 detik
  • 17 menit/mil: lari 10 detik/jalan 30 detik
  • 16 menit/mil: lari 10 detik/jalan 30 detik
  • 15 menit/mil: lari 15 detik/jalan 30 detik
  • 14 menit/mil: lari 30 detik/jalan 30 detik
  • 13 menit/mil: lari 30 detik/jalan 30 detik
  • 12 menit/mil: lari 60 detik/jalan 30 detik
  • 11 menit/mil: lari 60 detik/jalan 30 detik
  • 10 menit/mil: lari 90 detik/jalan 30 detik
  • 9 menit/mil: lari 2 menit/jalan 30 detik
  • 8 menit/mil: lari 4 menit/jalan 30 detik
  • 7 menit/mil: lari 6 menit/jalan 30 detik

Perlu diingat Beauties, bahwa latihan interval jalan kaki apa pun, sangat krusial untuk memerhatikan tingkat kebugaranmu. Kamu mesti memungut napas sebentar tanpa kehilangan kesadaran akan pergerakan maju.

Nah Beauties, itu dia tentang jeffing, metode lari-jalan yang salah satu manfaatnya bisa menurunkan bermutu badan. Bagaimana menurutmu?

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads