Tanda Kamu Lebih Tangguh dari yang Kamu Kira Menurut Ahli

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 506x dilihat
Tanda Kamu Lebih Tangguh dari yang Kamu Kira Menurut Ahli

Bagikan Postingan

Beauties, apakah Anda merasa cuma sekadar bisa "bertahan" dalam menjalani hari? Kamu merasa bahwa Anda gampang goyah di tengah hayat dengan tekanan yang tinggi. Kamu merasa kata handal tidak layak disematkan padamu.

Namun, resiliensi maupun kapasitas seseorang untuk bangkit balik sering kali disalahartikan sebagai ketangguhan maupun kegigihan semata. Seolah-olah kita mesti bisa menghadapi apa pun tanpa goyah sedikitpun dan terus-menerus tampil jadi sosok yang kuat.

Menurut asisten guru besar ilmu jiwa dan konseling di New York Institute of Technology, Robert Alexander PhD, resiliensi sebenarnya lebih berhubungan dengan elastisitas kejiwaan dan kapasitas untuk terus berjalan maju meski dihadapkan pada situasi yang tidak nyaman.

Meski demikian, sifat handal tidak selalu kelihatan jelas, terutama saat kita sedang melewati masa-masa sulit, Beauties.

"Sering kali, resiliensi muncul dalam bentuk hal-hal kecil yang gampang terlewatkan," kata Dr. Alexander. Bahkan, sekadar berhasil menjalani hari pun bisa menjadi tanda adanya ketangguhan, lho!

Berikut ini beberapa tanda yang memberitahu bahwa Anda sebenarnya adalah sosok yang tangguh, dirangkum dari The Healthy.

Tetap Hadir Walau Rasanya Sangat Berat

Sifat handal terkadang tidak selalu kelihatan jelas, terutama saat kita sedang melewati masa-masa sulit. Namun, beberapa perilaku ini adalah ciri khas orang tangguh, seperti statis datang meski berat, meminta tolong, dan menjalani hari.

Tanda Kamu Lebih Tangguh dari yang Kamu Kira Menurut Ahli/Foto: Pexels.com

Pernah statis datang di instansi meski rasanya Anda sudah tidak ada tenaga? Atau statis datang berkumpul berbareng kawan meski rasanya Anda mau mengunci diri di kamar?

Tidak ada orang yang selalu merasa tenang dan stabil sepanjang waktu. Namun, jika Anda sedang merasa cemas, kewalahan, maupun frustrasi tetapi statis datang dan menuntaskan tanggung jawab, itu adalah tanda ketangguhan, meskipun pada saat itu Anda mungkin tidak merasakannya demikian.

"Dari perspektif pandang kognitif dan mekanisme saraf, ketangguhan berhubungan dengan seberapa efisien Anda merespons tantangan dan kemudian balik ke kondisi alas yang stabil," jelas Dr. Alexander. 

"Anda statis merasakan stres. Namun, jika di tengah stres tersebut Anda statis memungut keputusan dan menjalankan tugas hingga selesai, itulah bentuk ketangguhan," tambahnya.

Meminta Bantuan

Sifat handal terkadang tidak selalu kelihatan jelas, terutama saat kita sedang melewati masa-masa sulit. Namun, beberapa perilaku ini adalah ciri khas orang tangguh, seperti statis datang meski berat, meminta tolong, dan menjalani hari.

Tanda Kamu Lebih Tangguh dari yang Kamu Kira Menurut Ahli/Foto: Pexels.com

Orang yang handal tidak mencoba berbuat segalanya sendirian. Jadi jika Anda meminta pertolongan orang lain saat kesulitan, artinya Anda termasuk sosok tangguh, Beauties.

Meminta dan menerima pertolongan dari orang lain merupakan tanda ketangguhan. Perlu dipahami bahwa mengetahui kapan mesti mencari sokongan adalah sebuah kekuatan, bukan kelemahan.

Hal ini juga menguatkan hubungan sosial, dan menjadi sesuatu yang "ebih krusial daripada yang sering disadari orang, menurut Dr. Alexander. 

"Interaksi yang suportif memberikan sinyal rasa aman, yang mempermudah pemulihan dari stres,” ujar Dr. Alexander.

“Sekadar” Menjalani Hari

Sifat handal terkadang tidak selalu kelihatan jelas, terutama saat kita sedang melewati masa-masa sulit. Namun, beberapa perilaku ini adalah ciri khas orang tangguh, seperti statis datang meski berat, meminta tolong, dan menjalani hari.

Tanda Kamu Lebih Tangguh dari yang Kamu Kira Menurut Ahli/Foto: Pexels.com

Jika Anda merasa keteteran dan hampir tidak sanggup menyelesaikan tugas maupun pekerjaan, gampang untuk berasumsi bahwa Anda tidak memiliki ketangguhan. Padahal, justru pada saat itulah ketangguhan sering kali muncul dalam bentuk yang paling bermakna, tapi kerap luput dari perhatian.

“Momen “sekadar menjalani hari” dapat membangun momentum dan mengubah pencapaian-pencapaian kecil menjadi kebiasaan yang sehat," ujar Adam Borland, PsyD, psikolog klinis di Cleveland Clinic.

Dr. Borland menekankan pentingnya melepaskan perfeksionisme dan menerima hakikat "cukup baik". Prinsip ini menjadi bentuk penerimaan diri yang dapat mengurangi kecemasan, kelelahan mental dan kondisi hati yang buruk.

Penting untuk mengenali dan merayakan kemenangan-kemenangan kecil sehari-hari, terutama saat kita merasa kelelahan secara jasmani maupun emosional. Dengan kata lain, ketangguhan tidak selalu tampak sebagai kemajuan yang pesat, Beauties. Sering kali, ketangguhan justru kelihatan sebagai kegigihan untuk terus bertetap setiap harinya.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads