Pendiri Binance Curiga Ada Upaya Jegal Dirinya Di Amerika

May 10, 2026 12:05 PM - 7 jam yang lalu 333

Kincai Media – Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ) mengaku tidak terlalu percaya dirinya bakal mendapat pemaafan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah menjalani balasan penjara selama empat bulan pada 2024 akibat pelanggaran patokan anti pencucian duit di AS.

Dalam wawancara di podcast Crypto Banter berbareng Ran Neuner, CZ mengatakan ada dugaan tekanan dari sejumlah pesaing di industri mata duit digital Amerika Serikat yang tidak mau dirinya kembali mendapat ruang di pasar AS.

“Saya tidak pernah terlalu percaya lantaran ada upaya anti-lobi yang cukup kuat dari beberapa pesaing yang kami anggap sebagai pesaing di AS,” ungkap CZ.

Menurutnya, beberapa exchange mata duit digital di AS kemungkinan cemas Binance bakal kembali masuk ke pasar domestik setelah keluar pada November 2023 menyusul penyelesaian kasus senilai US $4,3 miliar dengan pemerintah AS.

CZ Curiga Ada Dorongan dari Kompetitor

CZ menilai dorongan dari para pesaing memang mungkin terjadi, meski dia mengaku tidak mempunyai bukti konkret.

“Saya cukup percaya ada penolakan sampai tingkat tertentu. Saya memang tidak punya bukti pasti, tapi saya cukup percaya ada dorongan balik,” ujarnya.

Seperti diketahui, Binance dan CZ sebelumnya menyepakati penyelesaian norma dengan otoritas AS atas pelanggaran Bank Secrecy Act (BSA), International Emergency Economic Powers Act (IEEPA), serta kegagalan mendaftarkan Binance sebagai upaya pengiriman uang.

Kasus itu membikin Binance mundur dari pasar AS pada akhir 2023, sementara Binance.US sempat membatasi layanannya.

Baca Juga: CEO Ripple Bocorkan Kejutan untuk Holder XRP Saat IPO?

Trump Beri Pengampunan pada 2025

Meski sempat pesimistis, Donald Trump akhirnya memberikan pemaafan kepada CZ pada Oktober 2025, lebih dari setahun setelah dia menyelesaikan masa hukumannya pada September 2024.

Dalam wawancara berbareng 60 Minutes pada November 2025, Trump apalagi mengaku tidak terlalu mengenal sosok CZ.

“Saya tidak tahu siapa dia, tapi saya diberi tahu bahwa dia adalah korban witch hunt dari pemerintahan Joe Biden,” kata Trump saat itu.

Menariknya, Binance.US sebenarnya telah kembali membuka operasional untuk pengguna AS yang memenuhi syarat sejak Februari 2025, beberapa bulan sebelum pemaafan resmi diberikan kepada CZ.

CZ Bebas dari Gugatan Terbaru

Komentar CZ juga muncul tak lama setelah pengadilan federal di Alabama pada Maret lampau menolak gugatan terhadap Binance, Binance.US, dan dirinya mengenai tuduhan memfasilitasi transfer biaya ke golongan teroris.

Putusan tersebut menjadi angin segar bagi CZ setelah sebelumnya menghadapi tekanan norma berkepanjangan di Amerika Serikat.

Di sisi lain, CZ juga membagikan pandangannya soal masa depan industri kripto. Ia berambisi pada 2031, blockchain dan mata duit digital bakal menjadi bagian tak terlihat dari prasarana sehari-hari, seperti internet saat ini.

“Saya berambisi lima tahun lagi kita tidak lagi membicarakan mata duit digital sebagai kripto, sama seperti sekarang kita tidak membahas internet, TCP/IP, HTML, alias JavaScript,” pungas CZ.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya