Cara merawat peralatan dapur yang tepat dapat membantu mempertahankan kualitas dan daya tahannya/Foto: Magnific/pvproductions
Kebiasaan merendam peralatan dapur di wastafel memang sering dilakukan untuk mempermudah proses mencuci, terutama saat menghadapi noda membandel alias banyak peralatan yang perlu dibersihkan sekaligus.
Namun, tidak semua peralatan dapur bisa dibiarkan terendam air dalam waktu lama. Paparan air secara terus-menerus dapat membikin beberapa material peralatan dapur lebih sigap mengalami kerusakan, seperti berkarat, berubah bentuk, hingga menurunkan kualitas dan daya tahannya.
Nah, agar tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang, krusial untuk mengetahui cara merawat peralatan dapur yang baik dan betul serta menghindari kesalahan mencuci peralatan dapur seperti merendamnya terlalu lama di wastafel.
Yuk, simak daftar peralatan dapur yang tidak boleh direndam dalam tulisan yang dilansir dari House Digest di bawah ini!
Wajan Cast Iron

Cara merawat peralatan dapur perlu diperhatikan agar wajan cast iron tetap dalam kondisi baik/Foto: Magnific
Peralatan berbahan besi cor seperti wajan cast iron sebaiknya tidak direndam terlalu lama di dalam air lantaran materialnya yang berpori dapat menyerap cairan dan memicu munculnya karat. Hindari pula membersihkannya dengan air dingin lantaran perubahan suhu dapat membikin permukaannya retak alias mengalami perubahan bentuk.
Untuk menghilangkan sisa makanan yang membandel, gunakan air panas dengan support spons alias perangkat pembersih nonabrasif agar permukaan wajan tetap terjaga. Pastikan juga untuk selalu membersihkan wajan besi cor segera setelah selesai digunakan agar kualitasnya tetap awet.
Gelas

Peralatan dapur yang tidak boleh direndam termasuk gelas yang sebaiknya segera dibersihkan setelah digunakan/Foto: Magnific
Membiarkan gelas kotor terendam di wastafel semalaman sebaiknya dihindari lantaran dapat memicu pertumbuhan kuman dan memengaruhi kualitas gelas. Sisa kotoran dari minuman, makanan, alias bahan lain yang menempel pada gelas dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, terutama jika gelas tersebut terkontaminasi dari bahan seperti daging mentah alias produk susu yang rusak.
Selain kurang higienis, kebiasaan ini juga bisa membikin gelas tampak keruh dan memengaruhi cita rasa minuman. Untuk menjaga kebersihan dan kualitasnya, cuci gelas segera setelah digunakan dengan air hangat dan sabun.
Piring alias Peralatan Dapur yang Tertutup Minyak

Kesalahan mencuci peralatan dapur seperti merendam piring dan wajan berminyak terlalu lama dapat menyulitkan proses pembersihan/Foto: Magnific
Membiarkan wajan, piring, alias peralatan dapur lainnya yang tertutup minyak terendam terlalu lama di dalam wastafel juga dapat menimbulkan masalah yang tidak disadari. Saat direndam, minyak dan sisa lemak dapat menyebar ke peralatan dapur lain yang berada di sekitarnya. Lemak yang sudah mengering juga bakal lebih susah dibersihkan sehingga membikin proses mencuci menjadi lebih merepotkan.
Oleh lantaran itu, sebaiknya segera bersihkan peralatan dapur berminyak setelah digunakan. Buang sisa lemak yang terlihat terlebih dahulu, lampau cuci dengan sabun dan air hangat agar lebih mudah dibersihkan.
Peralatan Dapur dari Kayu

Cara merawat peralatan dapur berbahan kayu perlu diperhatikan agar sendok, talenan, dan mangkuk tetap awet/Foto: Magnific
Peralatan dapur berbahan kayu, seperti sendok kayu, talenan, perangkat masak, dan mangkuk, sebaiknya tidak direndam terlalu lama di wastafel maupun dicuci menggunakan mesin pencuci piring. Paparan air dalam waktu lama dapat membikin permukaan kayu mengembang, melengkung, hingga retak sehingga lebih mudah rusak.
Selain itu, kelembapan yang tersisa dapat membikin peralatan kayu menyerap bau. Oleh lantaran itu, agar tetap awet dan bersih, segera cuci peralatan kayu setelah digunakan dengan air hangat, lampau keringkan hingga betul-betul tidak lembap.
Porselen

Cara merawat peralatan dapur berbahan porselen perlu diperhatikan lantaran material ini cukup sensitif terhadap perubahan suhu/Foto: Magnific
Peralatan makan berbahan porselen, seperti cangkir teh, piring, alias koleksi unik hari raya, sebaiknya tidak direndam terlalu lama di wastafel dan tidak dicuci menggunakan mesin pencuci piring. Material ini cukup rentan terhadap perubahan suhu, terutama paparan air panas yang dapat merusak lapisan glasir dan menyebabkan munculnya garis-garis lembut pada permukaannya.
Lapisan luar yang melemah juga dapat membikin porselen lebih berisiko mengalami pertumbuhan bakteri. Untuk menjaga kualitasnya, peralatan makan porselen sebaiknya dicuci dengan tangan dan langsung dikeringkan setelah selesai dibersihkan.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)