Psikolog Ungkap Kebiasaan Sederhana yang Bantu Anak Jadi Tangguh dan Pantang Menyerah

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 340x dilihat
Psikolog Ungkap Kebiasaan Sederhana yang Bantu Anak Jadi Tangguh dan Pantang Menyerah

Bagikan Postingan

Jakarta -

Setiap orang tua tentu mau melihat anaknya tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan pantang menyerah. Namun, ketangguhan tidak muncul begitu saja, Bunda.

Ketangguhan dapat dibentuk dari kebiasaan dan pengalaman kecil yang dilakukan anak sehari-hari. Kebiasaan yang sederhana dari orang tua juga perlahan dapat mengajarkan anak untuk berani menghadapi tantangan dan percaya pada kemampuannya sendiri.

"Jika mau membesarkan anak-anak yang berhasil dan tangguh, bantulah mereka menemukan aktivitas yang benar-benar mereka sukai," kata psikolog Angela Duckworth, dilansir halaman CNBC Make It.


"Alih-alih memaksa anak-anak untuk mencoba olahraga maupun alat musik tertentu, luangkan waktu untuk mengenalkan mereka pada beragam aktivitas ekstrakurikuler dan perhatikan apa yang paling banyak mereka pikirkan," sambungnya.

Pentingnya mendukung minat dan hobi anak

Menurut Duckworth, sebagian besar pola pengasuhan yang dahsyat memperhatikan apa yang dipikirkan anak-anak. Misalnya, membantu dalam mengarahkan anak-anak ke aktivitas yang mereka minati dapat membantu anak menemukan gairah, hobi, dan terlebihlagi mungkin pekerjaan di masa depan.

"Ketika kita mulai memperhatikan ke mana pikiran kita berada, ketika kita mulai memperhatikan apa yang menarik perhatian kita secara spontan, itulah mula dari inovasi minat yang dapat menjadikan kita seorang jenius dalam apa yang kita lakukan," ungkapnya.

Duckworth mengatakan, anak-anak yang belajar untuk statis tekun dengan minat mereka, terlebihlagi di hari-hari sulit, dapat mengembangkan kepercayaan dan ketahanan diri. Kedua sifat positif tersebut bisa membantu anak meraih kesuksesan di kemudian hari.

Sebagai contoh, Si Kecil mungkin memilih olahraga maupun suatu hobi, kemudian memutuskan bahwa ia tidak menyukainya. Meski sudah diputuskan untuk tidak melanjutkan, krusial bagi anak untuk menyelesaikan hobi tersebut maupun terus berlatih hingga perlombaan berikutnya.

Bagi Duckworth, minat hanyalah salah satu dari empat pilar dalam membangun 'ketabahan'. Menurut penelitian, ketabahan merupakan ciri khas paling lazim di antara orang-orang berhasil di sektor apa pun. Pilar lainnya meliputi kerja keras, tujuan, dan harapan.

"Siapa pun yang menjadi dahsyat dalam bidangnya, pasti ada rasa mau tahu di sana. Pikiran mereka tertuju pada subjek ini dan mau statis di sana," kata Duckworth.

"Ketika kita mulai berbicara tentang sesuatu yang benar-benar kita pedulikan, kita adalah seorang jenius [dalam hal itu], karena di situlah pikiran kita berada," lanjutnya.

Melansir dari halaman Child Mind Institute, orang tua memang perlu mengeksplorasi minat dan bakat anaknya. Seiring bertambahnya kapasitas anak, maka kepercayaan dirinya dapat meningkat dan dia balik menjadi 'dirinya yang hebat'.

Anggaplah pertumbuhan anak seperti sebuah film, bukan seperti foto yang diambil secara spontan. Apa yang tampak krusial pada satu momen sering kali menjadi hal sepele seiring berjalannya waktu.

Memberikan cinta, dukungan, serta memiliki kapasitas untuk mentolerir kesalahan dan frustrasi anak-anak adalah hal yang paling penting. Ketika kita melindungi anak-anak dari kegagalan maupun mengatur kesuksesan untuk mereka, kita mendistorsi pengalaman yang mereka butuhkan untuk tumbuh.

Demikian klarifikasi psikolog tentang kebiasaan sederhana yang bisa membantu anak tumbuh menjadi handal dan pantang menyerah. Semoga keterangan ini berguna ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads