
resep dadar gulung kukus kenyal dan lembut | foto ilustrasi: Gemini AI
Dadar gulung adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang tidak pernah kehilangan penggemarnya. Kulit yang tipis, lentur, berwarna hijau segar, dengan isian kelapa parut manis beraroma gula merah — kombinasi ini sudah cukup untuk membikin siapa pun susah berakhir makan lebih dari satu.
Versi kukus dari dadar gulung semakin banyak diminati lantaran teksturnya yang lebih kenyal dan lembut dibanding yang dimasak dengan wajan biasa. Ditambah lagi, proses pengukusan tidak memerlukan minyak goreng sama sekali, sehingga lebih ringan di perut.
Yang membikin resep ini istimewa: semua takarannya menggunakan gelas. Tidak perlu timbangan dapur, tidak perlu perangkat khusus. Cocok untuk pemula maupun siapa saja yang mau memasak tanpa ribet.
Mengenal Dadar Gulung Kukus: Apa Bedanya dengan Versi Biasa?
Dadar gulung pada umumnya dibuat dengan langkah menuang adukan tipis di wajan datar yang sudah diolesi minyak, mirip seperti membikin crepe. Versi kukus menggunakan pendekatan berbeda — adukan dituang ke loyang tipis lampau dikukus beberapa menit hingga matang.
Hasilnya berbeda secara tekstur. Kulit yang dikukus condong lebih kenyal lantaran panas uap bekerja merata ke seluruh permukaan adonan. Kelembapannya pun terjaga lebih baik, sehingga dadar gulung tidak mudah kering meski disimpan beberapa jam setelah dibuat.
Warna hijau unik dadar gulung berasal dari pasta pandan alias daun suji, sementara aroma pandannya yang wangi menjadi salah satu daya tarik utama jajanan ini sejak dulu.
Bahan-bahan yang Diperlukan
Untuk Kulit Dadar:
- Tepung terigu serbaguna: 2 gelas
- Tepung tapioka: 2 sendok makan
- Gula pasir: 1 sendok makan
- Garam: ½ sendok teh
- Santan instan: 1 sachet (sekitar 65 ml)
- Air: 2 gelas (sesuaikan hingga adukan licin)
- Pasta pandan alias pewarna hijau makanan: secukupnya
- Minyak goreng: 1 sendok makan (untuk adonan, bukan untuk menggoreng)
Untuk Isian (Unti Kelapa):
- Kelapa parut separuh tua: 1 buah (sekitar 2 gelas)
- Gula merah: 150 gram, sisir halus
- Air: 1 gelas
- Daun pandan: 2 lembar, simpulkan
- Garam: ½ sendok teh
Catatan: Gunakan kelapa parut separuh tua, bukan kelapa tua. Kelapa muda terlalu berair, sementara kelapa tua terlalu keras — kelapa separuh tua memberikan tekstur yang ideal untuk unti.
Cara Membuat Dadar Gulung Kukus
Langkah 1: Membuat Isian Unti Kelapa
1. Masukkan gula merah yang sudah disisir, air, daun pandan yang sudah disimpul, dan garam ke dalam wajan.
2. Masak di atas api sedang sembari diaduk hingga gula larut sepenuhnya dan larutan mulai mendidih.
3. Masukkan kelapa parut, kombinasi rata hingga seluruh permukaannya terbalut larutan gula.
4. Kecilkan api, terus masak sembari sesekali diaduk hingga air menyusut dan kelapa terlihat kering dan matang.
5. Angkat dan sisihkan. Biarkan agak dingin sebelum digunakan sebagai isian.
Tips: Unti yang dimasak hingga betul-betul kering bakal tahan lebih lama dan tidak membikin kulit dadar sigap basah dan sobek.
Langkah 2: Membuat Adonan Kulit Dadar
1. Campurkan tepung terigu, tepung tapioka, gula pasir, dan garam dalam wadah besar. Aduk rata menggunakan whisk alias sendok.
2. Tuang santan instan dan minyak goreng ke dalam campuran tepung.
3. Masukkan air sedikit demi sedikit sembari terus diaduk hingga adukan betul-betul licin dan tidak bergerindil.
4. Saring adukan menggunakan saringan lembut untuk memastikan teksturnya mulus.
5. Tambahkan pasta pandan alias pewarna hijau makanan secukupnya, kombinasi hingga warna merata sempurna.
Cek kekentalan: Adonan yang baik mempunyai konsistensi seperti susu cair — tidak terlalu kental hingga susah menyebar, dan tidak terlalu encer hingga mudah sobek saat dikukus.
Langkah 3: Mengukus Kulit Dadar
1. Siapkan kukusan dan panaskan hingga air betul-betul mendidih dan uap keluar deras.
2. Olesi loyang alias cetakan datar tipis dengan sedikit minyak agar adukan tidak menempel.
3. Tuang satu sendok sayur adukan ke dalam loyang, miringkan perlahan agar adukan menyebar merata membentuk lingkaran tipis.
4. Masukkan ke dalam kukusan dan kukus selama 3–5 menit hingga permukaan kulit terlihat matang dan tidak lagi mengkilap basah.
5. Angkat dan biarkan sejenak hingga agak dingin sebelum dilepas dari loyang. Ulangi proses ini hingga adukan habis.
Tips penting: Pastikan kukusan betul-betul panas sebelum adukan pertama masuk. Uap yang kurang kuat membikin kulit matang tidak merata dan mudah sobek saat digulung.
Langkah 4: Menggulung Dadar
1. Letakkan selembar kulit dadar di permukaan datar yang bersih.
2. Taruh satu sendok makan unti kelapa di bagian tengah bawah kulit.
3. Lipat sisi kiri dan kanan kulit ke arah tengah menutupi isian.
4. Gulung perlahan dari bawah ke atas dengan aktivitas yang rapi dan tidak terlalu kencang agar kulit tidak robek.
5. Susun dadar gulung yang sudah jadi di piring saji.
Tips dan Trik agar Hasilnya Sempurna
Beberapa perihal mini ini sering membikin perbedaan besar pada hasil akhir:
- Tepung tapioka adalah kunci tekstur kenyal. Jangan dilewatkan alias diganti. Proporsinya memang sedikit, tapi pengaruhnya pada tekstur kulit sangat terasa.
- Minyak dalam adukan membikin kulit lebih fleksibel. Ini yang membikin kulit bisa digulung tanpa retak meski sudah dingin.
- Saring adukan selalu. Adonan yang tidak disaring sering menghasilkan kulit dengan permukaan berbintil alias berlubang mini yang mudah robek.
- Jangan terburu-buru melepas kulit dari loyang. Biarkan agak dingin dulu agar kulit tidak hancur saat diangkat.
- Isian yang terlalu basah bakal membikin kulit lembek dan mudah sobek. Pastikan unti betul-betul dimasak hingga kering.
Variasi Isian dan Ide Penyajian
1. Variasi Isian Selain Unti Kelapa
Dadar gulung tidak kudu selalu berisi unti kelapa. Beberapa ragam yang terkenal dan bisa dicoba:
- Vla susu vanila — untuk jenis yang lebih creamy dan modern
- Pisang cokelat keju — favorit anak-anak dan remaja
- Selai kacang — simpel tapi gurih manis
- Abon sapi alias ayam — untuk jenis gurih yang cocok sebagai camilan mengenyangkan
- Custard pandan — perpaduan aroma pandan di kulit dan isian sekaligus
2. Variasi Warna Kulit
Selain hijau pandan yang klasik, warna kulit bisa divariasikan sesuai selera alias tema acara:
- Merah muda — menggunakan pasta buah naga alias pewarna merah
- Ungu — dari ubi ungu alias pasta taro
- Kuning — dari kunyit alias pasta labu kuning
3. Cara Penyajian
Dadar gulung kukus paling nikmat disantap dalam kondisi hangat. Untuk kegiatan alias hampers, bisa disusun rapi dalam kotak dengan lapisan daun pisang di bagian bawah untuk tampilan yang lebih tradisional dan cantik.
Berapa Lama Dadar Gulung Kukus Bisa Disimpan?
| Suhu ruang (tertutup rapat) | 1–2 hari |
| Kulkas (wadah rapat udara) | 3–4 hari |
| Freezer (tanpa isian) | Hingga 1 bulan |
Saat mau menyajikan kembali dari kulkas, kukus ulang selama 2–3 menit agar tekstur kenyal dan lembutnya kembali seperti semula. Hindari memanaskan dengan microwave lantaran bisa membikin kulit menjadi keras dan kering.
FAQ: Pertanyaan Seputar Dadar Gulung Kukus
1. Apa kelebihan membikin dadar gulung dengan takaran gelas dibanding timbangan?
Praktis dan tidak memerlukan perangkat tambahan. Siapa pun bisa langsung memasak menggunakan gelas yang ada di rumah tanpa perlu membeli alias meminjam timbangan dapur. Cocok terutama untuk pemula alias yang memasak secara kasual di rumah.
2. Bagaimana langkah membikin kulit dadar gulung agar lentur dan tidak mudah robek saat digulung?
Ada tiga aspek utama: kekentalan adukan yang pas, penambahan tepung tapioka, dan sedikit minyak dalam adonan. Ketiganya bekerja berbareng menghasilkan kulit yang fleksibel, kenyal, dan tidak mudah retak.
3. Mengapa isian unti kelapa perlu dimasak hingga betul-betul kering?
Isian yang tetap basah bakal menyerap ke kulit dan membuatnya lembek serta mudah robek. Selain itu, unti yang kering juga lebih tahan lama dan tidak sigap basi.
4. Berapa lama dadar gulung kukus bisa disimpan?
Di suhu ruang dalam wadah tertutup rapat, bisa memperkuat 1–2 hari. Di lemari es dalam wadah rapat udara bisa hingga 3–4 hari. Untuk hasil terbaik, hangatkan kembali dengan langkah dikukus sebelum disajikan.
5. Bolehkah tepung tapioka diganti dengan tepung maizena?
Bisa, tapi hasilnya bakal sedikit berbeda. Tepung tapioka menghasilkan tekstur yang lebih kenyal dan transparan, sementara maizena condong membikin kulit sedikit lebih lembek dan kurang elastis. Jika tepung tapioka tidak tersedia, maizena bisa menjadi pengganti darurat dengan hasil yang tetap cukup baik.
6. Kenapa adukan kulit perlu disaring sebelum digunakan?
Menyaring adukan memastikan tidak ada gumpalan tepung yang tersisa. Adonan yang mulus menghasilkan kulit yang permukaannya rata dan tidak berlubang mini — permukaan yang mulus lebih kuat dan tidak mudah sobek saat digulung.
7. Apakah pasta pandan bisa diganti dengan daun pandan asli?
Bisa. Blender beberapa lembar daun pandan dengan sedikit air, lampau peras dan saring untuk mendapatkan sarinya. Warna hijau dari daun pandan original condong lebih alami dan tidak terlalu terang, tapi aromanya jauh lebih wangi dibanding pasta kemasan.
8. Apakah dadar gulung kukus bisa dibuat tanpa santan?
Bisa, dengan mengganti santan menggunakan susu UHT full cream. Teksturnya tetap cukup lembut meski aroma dan rasanya sedikit berbeda dari jenis santan yang lebih gurih khas. Pilihan ini juga cocok bagi yang alergi santan kelapa.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·