Table of Contents
- Sinopsis Insidious: Out of the Further
- Terornya Lebih Kreatif dan Bikin Tegang
- Adegan Crawl Space Jadi Salah Satu yang Menonjol
- Bukan Cuma soal Hantu, Ada Cerita tentang Trauma Keluarga
- Kembalinya Elise Jadi Nilai Plus
- Kekurangan Insidious: Out of the Further
- Jadi, Worth It Nonton di Bioskop?
Siapa yang udah ngikutin movie Insidious dalam tahun 2010? Yup, movie seram ini kembali kali ini dengan titel Insidious: Out of the Further.
Film keenam dari waralaba Insidious ini kembali membawa penonton ke bumi antara kehidupan dan kematian yang menjadi sumber teror utama sejak movie pertamanya.
Kali ini, ceritanya berfokus pada Gemma (Amelia Eve), seorang ibu tunggal yang justru mempunyai keahlian untuk masuk ke The Further dan tanpa sengaja membawa makhluk dari sana ke bumi nyata. Kalau Anda penasaran dengan review-nya simak dulu yuk!
Baca juga: Urutan Timeline Film Insidious dari Awal Sampai Terbaru (Update 2026)
Sinopsis Insidious: Out of the Further
Sumber foto: instagram.com/insidiousmovieFilm garapan penulis sekaligus sutradara Jacob Chase ini mengikuti kehidupan Gemma yang tinggal berbareng putrinya, Maya (Island Austin).
Sejak kecil, Gemma sudah dihantui pengalaman traumatis setelah menyaksikan kematian ibunya pada 1999. Dua puluh tahun kemudian, dia berupaya menjadi ibu yang berbeda untuk Maya, tetapi trauma masa lampau perlahan kembali menghantuinya.
Masalahnya, mimpi Gemma bukan sekadar mimpi buruk. Saat tertidur, dia bisa masuk ke The Further dan mempunyai keahlian untuk membawa entitas dari sana ke bumi nyata. Hal ini membikin Gemma dan Maya menjadi sasaran makhluk-makhluk menyeramkan yang mau menyeberang ke bumi manusia.
Dalam menghadapi teror tersebut, Gemma mendapat support dari Elise Rainier (Lin Shaye), karakter ikonik yang kembali datang meski telah meninggal. Elise berkomunikasi melalui Clare (Maisie Richardson-Sellers), seorang medium sekaligus seniman tato yang membantu Gemma memahami apa yang sedang terjadi.
Terornya Lebih Kreatif dan Bikin Tegang
Sumber foto: IMDbSalah satu kekuatan utama Insidious: Out of the Further ada pada langkah movie ini membangun suasana. Jacob Chase enggak terburu-buru memberikan jumpscare. Ia lebih dulu menciptakan rasa enggak nyaman lewat ruangan gelap, suara-suara misterius, hingga kemunculan sosok yang awalnya hanya terlihat sekilas.
The Further juga terasa lebih menyeramkan. Dunia tersebut ditampilkan dengan pencahayaan minim dan banyak ruang gelap yang membikin penonton kudu menebak apa yang ada di kembali layar. Penggunaan kamera, pencahayaan, sinematografi, dan bunyi menjadi bagian utama dalam menciptakan atmosfer mencekam.
Salah satu segmen yang cukup menonjol apalagi mengambil letak di ruang praktik master gigi. Teror yang terjadi di bangku master gigi dibuat dengan pendekatan body horror, sehingga bisa terasa sangat mengganggu buat Anda yang memang enggak nyaman dengan perawatan gigi.
Adegan Crawl Space Jadi Salah Satu yang Menonjol
Sumber foto: instagram.com/insidiousmovieAdegan lain yang cukup efektif terjadi di tempat bermain sederhana milik Maya. Area yang biasanya terasa kondusif justru berubah menjadi ruang sempit dan sesak ketika Maya terjebak dalam jenis The Further. Variety menggambarkannya seperti labirin klaustrofobik yang mengingatkan pada konsep Backrooms.
Namun, bukan berfaedah semua jumpscare berhasil. Film Speak mencatat beberapa segmen sudah membangun ketegangan dengan baik, tetapi penyelesaiannya justru terasa mudah ditebak alias kurang memberikan pengaruh yang diharapkan.
Baca juga: Review Film The Odyssey (2026): Karya Terbaru Christopher Nolan yang Penuh Bintang
Bukan Cuma soal Hantu, Ada Cerita tentang Trauma Keluarga
Sumber foto: instagram.com/insidiousmovieDi kembali terornya, Insidious: Out of the Further punya cerita yang cukup emosional tentang hubungan ibu dan anak. Gemma sangat mau melindungi Maya dari pengalaman jelek yang pernah dia alami. Pada saat yang sama, dia takut dirinya justru mengulang pola asuh dan kesalahan yang dilakukan ibunya dulu.
Jacob Chase memang mengambil inspirasi dari pengalaman pribadinya sebagai ayah baru. Ia mengaku sempat merasa takut enggak bisa menjadi orang tua yang baik dan cemas bakal membesarkan anak dengan langkah yang salah. Hal tersebut kemudian menjadi salah satu dasar karakter Gemma dalam film.
Amelia Eve juga mendapat respons positif lantaran bisa membawa sisi takut sekaligus protektif dari Gemma. Hubungannya dengan Maya menjadi salah satu bagian emosional yang membikin movie ini enggak hanya mengandalkan teror supernatural.
Kembalinya Elise Jadi Nilai Plus
Sumber foto: instagram.com/insidiousmovieBuat fans lama Insidious, kehadiran Elise tentu menjadi salah satu daya tarik utama. Lin Shaye kembali memainkan karakter yang selama ini dianggap sebagai salah satu jantung waralaba. Di movie ini, Elise berkedudukan sebagai sosok yang membantu Gemma menemukan jalan keluar dari The Further.
Film ini juga mencoba memperluas mitologi The Further dengan memperkenalkan karakter dan bentrok baru. Kehadiran entitas berjulukan Cyrus, yang diperankan Sam Spruell, menjadi salah satu ancaman utama. Sutradara Jacob Chase sengaja membikin sosok antagonis yang lebih manusiawi dan mempunyai tujuan yang jelas.
Kekurangan Insidious: Out of the Further
Sumber foto: instagram.com/insidiousmovieMeski punya banyak segmen seram yang menarik, movie ini tetap mempunyai beberapa kelemahan. Salah satunya adalah cerita yang terasa cukup rumit menjelang bagian akhir. Variety menilai movie ini sebenarnya kuat ketika konsentrasi pada hubungan Gemma dan Maya, tetapi penyelesaiannya menjadi lebih berkait dibandingkan bagian awal.
Beberapa karakter pendukung seperti Nick dan Clare juga dinilai belum mendapatkan pengembangan yang cukup. Sementara itu, Cyrus memang terlihat mengintimidasi, tetapi belum tentu bisa menandingi beberapa sosok ikonik dari film-film Insidious sebelumnya.
Jadi, Worth It Nonton di Bioskop?
Sumber foto: instagram.com/insidiousmovieSecara keseluruhan, Insidious: Out of the Further menawarkan pendekatan baru tanpa meninggalkan komponen yang membikin waralaba ini dikenal.
Terornya cukup kreatif, atmosfernya kuat, dan hubungan Gemma dengan Maya memberikan lapisan emosional di kembali cerita horornya.
Film Speak bahkan menilai movie ini sebagai salah satu instalmen terkuat setelah movie pertama. Jadi, jika Anda mencari tontonan horor, Insidious: Out of the Further cukup layak masuk daftar tontonan.
Baca juga: Review Spider-Man: Brand New Day, Saat Peter Parker Harus Belajar Bertahan dalam Kesepian
Mau tahu info menarik lainnya seputar bumi per-filman? Gabung organisasi Girls Beyond Circle!