Sedang Gunakan Kb Iud, Bunda Ini Kaget Saat Tahu Hamil Kembar Empat

Apr 25, 2026 02:50 PM - 2 hari yang lalu 2748

Jakarta -

Kehamilan seringkali datang dengan kejutan. Tapi bagi seorang Bunda di Amerika Serikat ini, kejutannya betul-betul di luar dugaan. Ia sudah menggunakan perangkat kontrasepsi jenis IUD, namun tetap mengandung juga Bunda. Bahkan bukan satu bayi, melainkan kembar empat identik yang sangat langka.

Kejutan yang tak pernah terbayangkan

Seorang Bunda berjulukan Adriana Luna awalnya merasa hidupnya sudah cukup dengan satu anak. Ia apalagi menggunakan IUD (intrauterine device), salah satu perangkat kontrasepsi yang dikenal sangat efektif untuk mencegah kehamilan. Namun siapa sangka, takdir berbicara lain.

Saat mengetahui dirinya hamil, pasangan Adriana pun sempat mengira itu hanya candaan. Apalagi, mereka tidak mempunyai riwayat kehamilan kembar dalam keluarga. Tapi setelah pemeriksaan lebih lanjut, kebenaran mengejutkan terungkap: Adriana mengandung empat bayi sekaligus. 

Luna mengatakan bahwa dia menggunakan perangkat kontrasepsi dalam rahim (IUD) pada saat dia dan pasangannya mengandung bayi kembar empat tersebut. Meskipun sangat jarang seseorang mengandung saat menggunakan IUD, namun dikutip dari Yale Medicine, perihal itu tetap mungkin terjadi.  

“Kelahiran kembar tidak ada dalam family saya, jadi ini adalah sesuatu yang baru,” kata Luna. 

Bukan sekadar kembar empat, melainkan juga identik

Yang membikin kisah ini semakin langka adalah keempat bayi tersebut identik, artinya berasal dari satu sel telur yang membelah beberapa kali. Dalam bumi medis, kondisi ini sangat jarang terjadi.

Bahkan, kasus kembar empat identik termasuk kejadian yang sangat langka di dunia. Biasanya, kembar empat terjadi lantaran kombinasi sel telur yang berbeda. Tapi pada kasus ini, semua bayi mempunyai genetik yang sama, itulah yang membuatnya begitu spesial.

Dalam bumi kedokteran, kembar identik dikenal sebagai kembar monozigot. Artinya, kedua bayi (atau lebih) berasal dari satu sel telur (ovum) yang dibuahi oleh satu sperma, lampau membelah menjadi beberapa embrio.

Menurut penelitian dalam jurnal biologi perkembangan, proses ini terjadi ketika embrio membelah pada tahap awal setelah pembuahan. Karena berasal dari satu sumber yang sama, kembar identik mempunyai DNA yang nyaris 100 persen sama, jenis kelamin yang sama dan kemiripan bentuk yang sangat tinggi. Itulah kenapa wajah, suara, apalagi ekspresi mereka bisa terlihat sangat mirip.

Penelitian lain juga menemukan bahwa aspek genetik berpengaruh besar terhadap kecerdasan. Namun, lingkungan seperti pola asuh, nutrisi, dan pengalaman hidup tetap memengaruhi perkembangan masing-masing anak. Artinya, meskipun terlihat sama, kembar identik tetap bisa punya karakter, minat, dan keahlian yang berbeda.

4 Penyebab Hamil Lagi saat Bunda Pakai KB IUD4 Penyebab Hamil Lagi saat Bunda Pakai KB IUD/ Foto: HaiBunda/Dwi Rachmi

Tetap mengandung meski pakai IUD, kok bisa?

Bunda mungkin bertanya-tanya, “Kalau sudah pakai KB IUD, kok tetap bisa hamil?” Memang benar, IUD adalah salah satu perangkat kontrasepsi paling efektif. Tapi, krusial untuk dipahami bahwa tidak ada metode KB yang 100 persen mencegah kehamilan.

Menurut World Health Organization, efektivitas IUD bisa mencapai lebih dari 99 persen. Artinya, dari 100 perempuan yang menggunakan IUD, tetap ada kemungkinan mini (sekitar 1 orang alias kurang) bisa mengandung dalam setahun.

Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan Bunda tetap mengandung meski sudah menggunakan IUD:

1. Posisi IUD bergeser

IUD semestinya berada di dalam rahim. Jika posisinya bergeser alias turun, efektivitasnya bisa menurun sehingga sperma tetap bisa membuahi sel telur.

2. IUD terlepas tanpa disadari

Dalam beberapa kasus, IUD bisa keluar dari rahim (expulsion), terutama pada bulan-bulan awal pemasangan. Sayangnya, perihal ini kadang tidak disadari.

3. Pemasangan kurang tepat

Jika pemasangan awal tidak optimal, perangkat mungkin tidak bekerja maksimal dalam mencegah kehamilan.

4. Kegagalan yang sangat jarang terjadi

Meski sudah terpasang dengan benar, tetap ada kemungkinan mini terjadi kehamilan. Ini disebut sebagai failure rate dalam bumi medis.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, IUD hormonal mempunyai tingkat kegagalan sekitar 0,1–0,4 persen dan IUD tembaga sekitar 0,8 persen. Artinya, kesempatan mengandung memang sangat kecil, tapi tetap ada.

Perjuangan melahirkan kembar empat yang tidak mudah

Karena mengandung empat bayi sekaligus, kehamilan ini tergolong berisiko tinggi. Luna akhirnya melahirkan di usia kehamilan 29 minggu lebih sigap dari waktu normal.

Setelah lahir, keempat bayi langsung dirawat di NICU (ruang perawatan intensif neonatal). Meski begitu, kondisi mereka perlahan membaik, apalagi sebagian sudah diperbolehkan pulang. 

Meski awalnya kaget dan penuh kekhawatiran, sang ibu sekarang memandang keempat putrinya sebagai hidayah luar biasa. Ia menyebut bayi-bayinya sebagai “keajaiban” lantaran kehamilan ini betul-betul tidak direncanakan apalagi terjadi saat dia sudah menggunakan perangkat kontrasepsi. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya