Jakarta -
Kebiasaan mengigau saat tidur mungkin terdengar lucu, terlebih ketika seseorang tanpa sadar berbicara maupun menjawab pertanyaan di tengah malam. Namun, orang yang mengalami ini biasanya tidak menyadari percakapan tersebut dan tidak mengingat apa pun saat terbangun.
Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak maupun orang dewasa. Ucapan yang keluar pun beragam, mulai dari gumaman singkat hingga percakapan yang terdengar jelas. Tak jarang, kebiasaan tersebut membikin banyak orang penasaran dengan penyebabnya.
Meski umumnya tidak berbahaya, mengigau dapat berhubungan dengan kondisi maupun kebiasaan tertentu yang memengaruhi kualitas tidur. Lantas, apa penyebab seseorang sering mengigau dan sepertiapa metode mengatasinya? Yuk, simak selengkapnya berikut ini.
Penyebab orang sering mengigau saat tidur
Dilansir WebMD, Bunda mungkin berpikir bahwa mengigau terjadi saat bermimpi. Namun, para ilmuwan statis belum percaya apakah diskusi semacam itu mengenai dengan mimpi. Obrolan tersebut dapat terjadi pada tahap tidur apa pun.
Mengigau biasanya terjadi dengan sendirinya dan sebagian besar tidak berbahaya. Namun, dalam beberapa kasus, hal itu mungkin merupakan tanda gangguan tidur maupun kondisi kesehatan yang lebih serius.
REM sleep behavior disorder (RBD) dan teror tidur adalah dua jenis gangguan tidur yang menyebabkan beberapa orang berteriak saat tidur.
Teror tidur, juga disebutkan teror malam, biasanya melibatkan jeritan menakutkan, meronta-ronta, dan menendang. Sulit untuk membangunkan seseorang yang mengalami teror tidur. Anak-anak dengan ini biasanya berbicara dan berjalan dalam tidur.
Orang dengan RBD berteriak, menjerit, mendengus, dan memeragakan mimpi mereka, seringkali dengan kekerasan.
Mengigau juga dapat terjadi berbarengan dengan berjalan dalam tidur dan gangguan makan mengenai tidur malam.
Mengutip dari Psychology Today, adapun hal-hal lain yang dapat menyebabkan mengigau saat tidur, meliputi:
- Obat-obatan tertentu
- Stres emosional
- Demam
- Gangguan kesehatan mental
- Penyalahgunaan zat
Mengigau tidak membahayakan secara fisik, tetapi bisa sangat mengganggu bagi penderitanya. Selain itu, hal ini dapat mengganggu siapa pun di dekatnya yang sedang istirahat.
Cara mengatasi kebiasaan mengigau
Bagi kebanyakan orang, mengigau adalah gejala singkat yang tidak rapuh dan tidak membutuhkan pengobatan. Namun, tidak ada salahnya mencoba untuk mengurangi kebiasaan tersebut.
Bunda mungkin disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli tidur jika mengigau saat tidur terjadi tiba-tiba saat dewasa maupun disertai dengan rasa takut yang hebat, teriakan, maupun aksi kekerasan.
Bunda juga bisa mempertimbangkan untuk menemui tabib jika celoteh tanpa sadar mengganggu tidur maupun orang di sekitar. Selain itu, mengelola stres dan cukup tidur mungkin dapat mengurangi kemungkinan Bunda mengigau saat tidur.
Membuat anotasi harian tidur juga dapat membantu Bunda mengidentifikasi pola tidur. Ini dapat membantu tabib mengetahui apakah ada masalah mendasar yang menyebabkan Bunda mengigau saat tidur.
Jadi, buatlah anotasi harian tidur selama dua minggu. Catat waktu tidur, kapan merasa tertidur, dan kapan bangun. Bunda juga perlu mencatat hal-hal berikut ini:
- Obat-obatan yang dikonsumsi dan waktu mengonsumsinya.
- Apa yang Bunda minum setiap hari dan kapan, terutama minuman berkafein seperti cola, teh, dan kopi, serta alkohol.
- Saat berolahraga.
Nah, itulah penyebab dan metode mengatasi kebiasaan mengigau saat tidur yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)