Skema Ponzi Kripto Ini Berjalan Diam-diam Selama Setahun

May 06, 2026 02:30 PM - 2 jam yang lalu 74

Kincai Media – Skema Ponzi kripto yang beraksi menggunakan nama DSJ Exchange dan BG Wealth Sharing dilaporkan runtuh pekan lalu, dengan perkiraan kerugian mencapai lebih dari US$ 150 juta. Investigasi ini diungkap oleh analis on-chain ZachXBT, yang menyebut ribuan korban telah terdampak sejak skema tersebut mulai melangkah pada 2025.

Menurut temuannya, operator skema memindahkan lebih dari US $92 juta biaya terlarangan lintas blockchain antara 27 April hingga 3 Mei dalam upaya menyamarkan aliran dana. Dari jumlah tersebut, sekitar US $63 juta dilacak mengalir ke penyedia jasa kustodian Cobo melalui empat wallet Tron yang telah teridentifikasi.

ZachXBT Ungkap Pola Aliran Dana

ZachXBT menjelaskan bahwa kasus ini awalnya ditemukan secara tidak sengaja ketika dirinya sedang menelusuri aliran perjanjian USDD untuk investigasi lain.

Dari sana, dia menemukan pola konsolidasi biaya mencurigakan, lampau melacak perpindahan aset melalui jaringan Solana dan Tron. Ia juga mencocokkan alamat deposit dengan akun Binance menggunakan kajian waktu transaksi.

Hasil investigasi kemudian dibagikan kepada sejumlah exchange, abdi negara penegak hukum, hingga penerbit stablecoin.

Tether Bekukan Lebih dari US$ 38 Juta

Setelah koordinasi dilakukan, Tether pada 4 Mei langsung membekukan sekitar US$ 38,4 juta biaya yang mengenai dengan skema tersebut. Selain itu, sekitar US$ 3,1 juta tambahan juga dibekukan melalui platform lain.

Secara total, lebih dari US$ 41,5 juta aset sukses diamankan.

ZachXBT mengatakan dirinya bekerja langsung berbareng Tether, tim keamanan Binance, OKX, serta abdi negara penegak norma Amerika Serikat selama proses investigasi berlangsung.

Baca Juga: Warren Buffett Klaim Pasar Sekarang Sudah Seperti Kasino

Menargetkan Investor Retail Minim Pengalaman

Menurut ZachXBT, DSJ Exchange merupakan skema investasi tiruan asal China yang secara unik menargetkan penanammodal retail dengan pemahaman mata duit digital terbatas melalui media sosial.

Ia menilai sistem penipuannya sebenarnya cukup sederhana dan kemungkinan mudah dikenali oleh pengguna mata duit digital berpengalaman. Namun operator memanfaatkan kurangnya pemahaman korban mengenai modus investasi aset digital ilegal.

Setelah mempublikasikan hasil temuannya, ZachXBT mengaku membaca banyak pengakuan korban di Reddit. Menariknya, sebagian korban disebut tetap belum percaya bahwa mereka telah menjadi korban penipuan.

Ia pun meminta seluruh korban segera melapor ke kepolisian di negara masing-masing. Untuk korban di Amerika Serikat, dia secara unik mengarahkan laporan ke FBI Internet Crime Complaint Center di situs ic3.gov.

Kerugian Diperkirakan Bisa Jauh Lebih Besar

Meski nomor kerugian sementara diperkirakan mencapai US$ 150 juta, ZachXBT menilai jumlah sebenarnya kemungkinan jauh lebih besar.

Ia mengatakan skema tersebut telah melangkah lebih dari satu tahun dan ribuan transaksi penarikan korban dari beragam exchange sudah sukses diidentifikasi.

Karena itu, total kerugian riil diperkirakan tetap bisa terus bertambah seiring proses investigasi lanjutan.

ZachXBT Jarang Tangani Kasus Ponzi

Menariknya, ZachXBT mengaku investigasi skema Ponzi bukan jenis kasus yang biasanya dia tangani.

Ia mengatakan dirinya lebih sering konsentrasi pada kasus peretasan dan pemanfaatan blockchain yang mempunyai tingkat kompleksitas lebih tinggi. Menurutnya, investigasi Ponzi condong repetitif dan kurang menarik untuk dianalisis secara teknis.

Namun dalam kasus DSJ Exchange, investigasi terjadi secara kebetulan saat dia sedang mengerjakan kasus lain.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya