Jakarta -
Waktu persalinan yang sudah dekat biasanya ditandai dengan beragam perubahan pada tubuh ibu hamil. Namun belakangan, para intelektual mendapatkan pengganti baru untuk memprediksi waktu persalinan yang sudah dekat, Bunda.
Dalam studi yang diterbitkan di Science Translational Medicine tahun 2021, para intelektual menganalisis sinyal imun dan sinyal biologis dalam sampel darah. Temuan ini meletakkan dasar untuk tes darah klinis yang dapat memberi tahu ibu kehamilan sehat dan cukup bulan seberapa dekat mereka dengan persalinan.
Metode ini mempersempit perkiraan waktu persalinan menjadi rentang waktu dua minggu. Para peneliti memperkirakan metode ini bakal menjadi lebih jeli seiring dengan penyempurnaan tekniknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menemukan transisi dari 'kehamilan yang berkembang' ke fase 'pra-persalinan' yang terjadi dua hingga empat minggu sebelum ibu melahirkan," kata penulis utama studi, Ina Stelzer, PhD, dilansir laman Stanford Medicine.
"Kami telah mengidentifikasi langkah baru menggunakan darah ibu untuk memprediksi kapan seorang ibu bakal melahirkan. Prediksi ini tidak berjuntai pada lama kehamilan," lanjutnya.
Hasil penelitian tentang tes darah dan prediksi waktu melahirkan
Studi ini mengikuti 63 wanita selama 100 hari terakhir kehamilan mereka. Calon ibu memberikan sampel darah untuk dianalisis dua hingga tiga kali sebelum persalinan. Semuanya mengalami persalinan spontan alias tidak ada yang diinduksi secara buatan.
Setiap sampel darah lampau dianalisis untuk 7.142 fitur metabolisme, protein, dan imun sel tunggal. Data diplot terhadap jumlah hari sebelum persalinan saat setiap sampel darah diambil, untuk memastikan bahwa kajian tersebut sensitif terhadap sinyal persalinan yang bakal datang.
Para peneliti kemudian mengidentifikasi, melalui pemodelan matematika. Mereka mencari fitur dalam darah yang paling baik dalam memprediksi waktu persalinan.
Saat memasuki fase pra-persalinan, darah para calon ibu menunjukkan lonjakan hormon steroid seperti progesteron dan kortisol, yang mengkonfirmasi temuan sebelumnya tentang biologi akhir kehamilan. Darah juga menunjukkan penurunan kadar dari faktor-faktor yang membantu pembentukan pembuluh darah, serta peningkatan kadar faktor-faktor untuk pembekuan darah, yang membantu mencegah kehilangan darah setelah persalinan.
Studi ini juga menemukan penyesuaian respons imun dalam peralihan menuju persiapan persalinan. Selain itu, beberapa protein plasenta juga meningkat.
Manfaat tes darah untuk penemuan waktu persalinan
Menurut studi dari Stanford University School of Medicine ini, pergeseran dari kehamilan yang sedang berjalan ke fase pra-persalinan terdeteksi baik pada ibu yang mengalami kehamilan cukup bulan maupun yang melahirkan prematur. Sementara itu, perubahan pada biologi ibu pra-persalinan ditandai dengan perubahan kadar hormon steroid, faktor-faktor yang mengontrol pertumbuhan pembuluh darah dan pembekuan darah, serta sinyal pengaturan kekebalan tubuh.
"Tubuh dan fisiologi ibu mulai berubah sekitar tiga minggu sebelum persalinan yang sebenarnya dimulai. Ini bukan perubahan mendadak, ada persiapan yang kudu dilalui oleh tubuh," kata penulis studi dan guru besar madya obstetri dan ginekologi di Stanford, Virginia Winn, MD, PhD.
Saat ini, para master memperkirakan tanggal kelahiran dengan menghitung 40 minggu dari hari pertama periode menstruasi terakhirnya. Dokter juga mempertimbangkan informasi USG tentang ukuran bayi untuk memperkirakan hari lahir, Bunda.
Meskipun rata-rata wanita melahirkan sekitar usia 40 minggu, persalinan pada usia kehamilan 37 hingga 42 minggu tetap dianggap normal. Nah, prediksi yang lebih tepat tentang kapan bayi bakal lahir dapat bermanfaat, baik untuk perencanaan maupun argumen medis.
Salah satu manfaatnya dapat berangkaian dengan keahlian untuk menguji apakah seorang ibu dengan kontraksi prematur berada dalam fase pra-persalinan. Pada kondisi tersebut, master bakal terbantu untuk memutuskan langkah untuk menyelamatkan ibu dan bayi.
Demikian temuan penelitian tentang langkah memprediksi waktu persalinan sudah dekat dengan tes darah. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·