Jakarta -
Merencanakan kehamilan bukan hanya menjadi tanggung jawab calon Bunda. Calon Ayah juga mempunyai peran yang sangat krusial dalam menentukan kesempatan terjadinya pembuahan hingga kesehatan bayi di masa depan.
Karena itu, menerapkan kebiasaan sehat Ayah untuk bantu tingkatkan kesuburan menjadi langkah yang tidak boleh diabaikan bagi laki-laki yang sedang merencanakan mempunyai momongan.
Kebiasaan jelek laki-laki yang memengaruhi kesuburan
Selama ini, sebagian besar pembahasan mengenai kesuburan memang lebih banyak berfokus pada perempuan. Namun, beragam penelitian menunjukkan bahwa kualitas sperma laki-laki sangat dipengaruhi oleh style hidup sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan seperti merokok, mengonsumsi alkohol berlebihan, pola makan yang buruk, hingga berat badan yang tidak ideal dapat menurunkan kualitas sperma dan mengurangi kesempatan pasangan untuk hamil.
Menurut Sophie King, perawat dari Tommy’s, kesehatan kedua orang tua saat proses pembuahan terjadi dapat memengaruhi perkembangan anak di masa depan. Oleh lantaran itu, calon ayah disarankan untuk mulai menerapkan style hidup sehat sejak masa perencanaan kehamilan.
Selain meningkatkan kesempatan kehamilan, perubahan style hidup yang positif juga berfaedah untuk kesehatan jangka panjang seluruh keluarga.
"Banyak perhatian diberikan pada gimana kesehatan dan kesejahteraan ibu dapat memengaruhi perkembangan bayi. Namun, ketika pasangan sedang merencanakan kehamilan, krusial juga bagi calon ayah untuk menjaga kesehatannya bukan hanya demi kesuburan mereka sendiri, tetapi juga demi masa depan jangka panjang family mereka. Kesehatan orang tua pada saat terjadinya kehamilan dapat memengaruhi DNA anak-anak mereka," jelas Sophie King, perawat dari Tommy’s dikutip dari laman Independent.
"Perubahan mini betul-betul dapat memberikan akibat besar bagi kesehatan jangka panjang orang tua dan bayi," tambahnya.
Dr. Raj Mathur, ketua British Fertility Society menjelaskan bahwa style hidup calon ayah mempunyai peran besar dalam menentukan keberhasilan pembuahan dan hasil kehamilan. Oleh lantaran itu, laki-laki yang sedang merencanakan kehamilan disarankan untuk mulai memperbaiki pola hidup mereka sejak dini.
"Dari beragam penelitian, kita mengetahui bahwa style hidup calon ayah juga sangat krusial dalam menentukan kesempatan terjadinya pembuahan serta hasil kehamilan. Pria yang berencana mempunyai anak berbareng pasangannya sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kesehatan dan memperbaiki style hidup mereka, termasuk menjaga berat badan ideal, melakukan olahraga teratur dengan intensitas sedang, berakhir merokok, mengurangi konsumsi alkohol, serta menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang," tuturnya.
4 Kebiasaan sehat laki-laki bantu tingkatkan kesuburan
Berikut beberapa kebiasaan sehat ayah yang dapat membantu meningkatkan kualitas sperma dan mendukung program kehamilan.
1. Kurangi konsumsi alkohol
Salah satu kebiasaan sehat laki-laki bantu tingkatkan kesuburan yang paling krusial adalah mengurangi konsumsi alkohol. Sophie King menyebut bahwa konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan kualitas dan jumlah sperma yang rendah, menurunkan kadar testosteron, serta apalagi mengurangi minat untuk berasosiasi seksual.
Pria yang sedang berupaya mempunyai anak disarankan untuk mengurangi konsumsi alkohol dan tidak mengonsumsi lebih dari pemisah maksimum yang direkomendasikan, ialah 14 unit alkohol per minggu. Konsumsi tersebut sebaiknya dibagi secara merata selama tiga hari alias lebih dalam seminggu.
2. Membatasi konsumsi kafein
Banyak laki-laki mengandalkan kopi untuk meningkatkan daya saat bekerja. Namun, konsumsi kafein berlebihan rupanya dapat berakibat pada program kehamilan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kafein yang terlalu tinggi saat pasangan sedang merencanakan kehamilan dapat meningkatkan akibat keguguran.
Hal yang sama juga bertindak bagi perempuan. Karena itu, Sophie King menyarankan pasangan yang sedang berupaya mempunyai anak untuk membatasi konsumsi kafein hingga 200 mg per hari (sekitar dua cangkir besar kopi instan alias satu cangkir besar kopi saring).
3. Tidak merokok
Merokok merupakan salah satu aspek terbesar yang dapat menurunkan kesuburan pria. Merokok menyebabkan jumlah sperma lebih sedikit serta mengganggu keahlian sperma untuk bergerak alias berenang menuju sel telur. Selain itu merokok dikaitkan dengan impotensi seksual (ketidakmampuan untuk mendapatkan alias mempertahankan ereksi).
Selain itu, wanita yang menghirup asap rokok dari perokok lain (perokok pasif) juga dapat mengalami penurunan keahlian untuk hamil. Sophie King menegaskan bahwa sekadar membuka pintu dan jendela tidak cukup untuk melindungi dari akibat asap rokok tersebut.
4. Jaga berat badan
Penelitian terbaru dari Tommy’s menemukan bahwa lebih dari separuh wanita yang sedang berupaya untuk mengandung mempunyai indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi. Kondisi ini dapat mengurangi kesempatan untuk mengandung serta meningkatkan akibat komplikasi selama kehamilan.
Namun, kelebihan berat badan alias obesitas pada laki-laki juga dapat berakibat negatif terhadap kesuburan. Menurut Tommy’s, kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas dan jumlah sperma yang dihasilkan, sehingga menurunkan kesempatan terjadinya pembuahan.
Pastikan Ayah mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari, penelitian menunjukkan bahwa kualitas sperma dipengaruhi oleh pola makan. Selain itu, mengonsumsi satu porsi kenari (walnut) setiap hari mungkin bermanfaat, lantaran terbukti dapat membantu meningkatkan motilitas sperma, ialah keahlian sperma untuk bergerak alias berenang.
"Kesehatan sperma dapat ditingkatkan melalui pola makan yang seimbang dan olahraga teratur. Mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, ikan, dan kenari terbukti dapat meningkatkan kesuburan pria. Sebaliknya, daging merah dan daging olahan, kafein, masam lemak jenuh, serta lemak trans dapat menimbulkan masalah pada kesuburan," tutur Sophie King.
Kesimpulannya mempersiapkan kehamilan bukan hanya tugas calon ibu. Menerapkan kebiasaan sehat ayah bantu tingkatkan kesuburan juga menjadi bagian krusial dalam meningkatkan kesempatan mempunyai kehamilan yang sehat.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan calon ayah antara lain mengurangi alkohol, membatasi kafein, berakhir merokok, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi seperti buah, sayuran, ikan, dan walnut. Perubahan mini yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan faedah besar bagi kualitas sperma, keberhasilan pembuahan, dan kesehatan Si Kecil di masa depan.
Semoga informasinya berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·