Akhir pekan semestinya menjadi waktu untuk beristirahat dan menikmati momen berbareng keluarga. Namun, tidak sedikit orang yang justru mulai merasa resah saat Minggu sore tiba. Pikiran tentang pekerjaan, tugas, alias rutinitas yang menanti di hari Senin perlahan muncul dan mengganggu ketenangan.
Perasaan resah ini dikenal dengan istilah Sunday Scaries. Kondisi ini bisa membikin seseorang susah menikmati sisa waktu libur, apalagi memicu gangguan tidur hingga emosi tidak nyaman secara fisik.
Lalu, apa sebenarnya Sunday Scaries dan gimana langkah mengatasinya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, Bun!
Apa itu Sunday Scaries dan kenapa bisa terjadi?
Dilansir dari laman Very Well Mind, Sunday Scaries adalah emosi resah alias takut yang muncul secara berulang setiap hari Minggu. Perasaan ini sering kali berangkaian dengan gambaran tentang pekerjaan alias kegiatan yang bakal dihadapi di minggu berikutnya.
Kondisi ini termasuk dalam bentuk anticipatory anxiety, ialah kekhawatiran yang muncul lantaran memikirkan sesuatu yang belum terjadi. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, Psikolog Kia Rai Prewitt menjelaskan bahwa kekhawatiran ini berasal dari ekspektasi terhadap pekerjaan yang sibuk alias penuh tekanan.
Gejala Sunday Scaries tidak hanya berkarakter emosional, tetapi juga fisik. Seseorang bisa mengalami sakit kepala, susah tidur, jantung berdebar, hingga merasa tegang di tubuh. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa banyak orang kesulitan tidur pada Minggu malam lantaran pikiran yang terus aktif.
Penyebab Sunday Scaries yang perlu diketahui
Ada beberapa aspek yang dapat memicu munculnya rasa resah di hari Minggu, Bun. Berikut beberapa di antaranya:
1. Tekanan pekerjaan yang tinggi
Jika pekerjaan terasa berat alias penuh tuntutan, pikiran tentang pekerjaan bisa memicu kekhawatiran sejak hari Minggu.
2. Jadwal minggu yang padat
Mengetahui bahwa hari-hari ke depan bakal sibuk dengan beragam kegiatan dapat membikin seseorang merasa tertekan.
3. Pekerjaan yang tertunda
Tugas yang belum selesai di minggu sebelumnya sering kali terbawa ke minggu berikutnya dan menambah beban pikiran.
4. Sulit menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi
Ketika pemisah antara pekerjaan dan waktu pribadi tidak jelas, pikiran tentang pekerjaan bisa terus muncul apalagi saat waktu istirahat.
Menariknya, menurut peneliti Ilke Inceoglu yang dikutip dari Euronews, Sunday Scaries tidak hanya dialami oleh orang tidak menyukai pekerjaannya. Bahkan mereka yang mencintai pekerjaannya pun bisa mengalami perihal serupa lantaran ekspektasi yang tinggi terhadap diri sendiri.
Cara mengatasi Sunday Scaries agar lebih tenang
Kabar baiknya, Sunday Scaries bisa diatasi dengan beberapa langkah sederhana. Berikut beberapa langkah yang bisa Bunda coba:
1. Prioritaskan waktu tidur
Menjaga pola tidur yang konsisten sepanjang minggu dapat membantu tubuh dan pikiran lebih siap menghadapi hari Senin.
2. Lakukan "brain dump"
Menuliskan semua perihal yang mengganggu pikiran dapat membantu meredakan kecemasan. Psikolog Rachel Goldman menyarankan untuk menuangkan isi pikiran ke dalam tulisan agar lebih lega.
3. Pisahkan waktu kerja dan waktu pribadi
Hindari memikirkan pekerjaan saat waktu rehat agar pikiran betul-betul bisa beristirahat.
4. Matikan notifikasi pekerjaan
Mematikan notifikasi e-mail alias pesan untuk pekerjaan saat akhir pekan dapat membantu menjaga kualitas waktu berbareng keluarga.
5. Lakukan kegiatan yang menyenangkan
Mengisi hari Minggu dengan kegiatan positif seperti berkumpul dengan keluarga, berolahraga, alias menjalani kegemaran dapat mengalihkan pikiran dari kecemasan.
6. Rencanakan minggu dengan baik
Membuat daftar kegiatan mingguan dapat membantu Bunda mengurangi rasa kewalahan.
Selain itu, Kia-Rai Prewitt juga menyarankan untuk melatih mindfulness atau konsentrasi pada saat ini. Dengan begitu, pikiran tidak terus-menerus terbawa kekhawatiran tentang masa depan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·