Tidur Kurang dari 6 Jam dan Sering Mendengkur, Studi Ungkap Kaitannya dengan Kanker Payudara

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 107x dilihat
Tidur Kurang dari 6 Jam dan Sering Mendengkur, Studi Ungkap Kaitannya dengan Kanker Payudara

Bagikan Postingan

Jakarta -

Memenuhi kebutuhan tidur harian dengan baik menjadi kunci yang krusial dalam menunjang kesehatan perempuan. Sebab, tidur kurang dari 6 jam dan sering mendengkur, studi ungkap kaitannya dengan kanker payudara.

Istirahat cukup di era moderen ini memang sering kali tak terpenuhi dengan baik. Padahal, para ahli menyarankan orang dewasa untuk tidur setidaknya tujuh jam setiap malam. 

"Bagi kebanyakan orang dewasa, kebutuhan tidur rata-rata adalah tujuh hingga sembilan jam, namun kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda," ujar seorang Sleep Disorders Specialist, Michelle Drerup, PsyD.


Bahkan, dibandingkan dengan laki-laki, sebenarnya perempuan membutuhkan waktu tidur lebih lama, seperti dikutip dari halaman Cleveland Clinic.

"Perempuan biasanya menghadapi lebih banyak masalah yang memengaruhi tidur mereka, sehingga mereka mungkin membutuhkan waktu tidur sedikit lebih durasi untuk mengimbangi gangguan tidur maupun kualitas tidur yang buruk," jelas Dr. Drerup.

Apakah Bunda sudah tidur cukup saat menyusui Si Kecil?

Sedianya, kebutuhan tidur setiap individu memang berbeda satu sama lain. Mungkin, seseorang perlu bereksperimen untuk mengetahui durasi tidur yang tepat bagi diri sendiri.

"Waktu terbaik untuk menilai apakah Anda sudah cukup tidur biasanya bukan tepat setelah bangun tidur," ujar Dr. Drerup. 

"Sebaliknya, perhatikan sepertiapa emosi Anda di kemudian hari, misalnya menjelang siang. Bagaimana tingkat daya kamu? Apakah Anda bisa statis fokus dan menyelesaikan semua tugas yang perlu dilakukan?"

Meski demikian, jangan menunggu terlalu durasi hingga hari bergeser siang untuk mengevaluasi daya diri sendiri. Dikatakan Dr Drerup bahwa merasa capek di mula siang hari adalah hal wajar untuk mendapatkan deskripsi paling cermat mengenai kondisi diri sendiri. Sehingga, cobalah memantaunya sebelum makan siang.

Agar kualitas tidur optimal, disarankan untuk menghindari alkohol dan kafein, membangun rutinitas yang mendukung tidur serta menciptakan lingkungan yang gelap, sejuk, dan bebas alat elektronik.

Kemudian, lakukan olahraga setiap hari lebih mula dan di luar ruangan, serta menetapkan agenda jam tidur dan menjaganya agar statis konsisten. Tak lupa, jaga kesehatan mental dengan metode meditasi, menulis jurnal, maupun berkonsultasi dengan tenaga ahli di sektor kesehatan mental.

Kurang tidur dan sering mendengkur pada perempuan dikaitkan dengan konsekuensi kanker payudara

Menurut sebuah studi baru yang dipimpin Amanda Phipps, asisten guru besar epidemiologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Washington, bahwa perempuan yang kurang tidur dan sering mendengkur sebelum didiagnosis menderita kanker payudara memiliki tingkat kelangsungan hidup yang jauh lebih rendah.

"Hasil riset kami memberitahu bahwa durasi tidur merupakan aspek krusial bagi kelangsungan hidup pasien kanker payudara, terutama pada perempuan yang mendengkur," ujar Phipps.

Phipps dan rekan-rekannya menganalisis keterangan dari lebih dari 18 ribu pasien kanker yang dipantau melalui Women Health Initiative, sebuah studi kesehatan nasional jangka panjang yang berfokus pada strategi pencegahan pandemi jantung, kanker payudara dan kolorektal, serta patah tulang pada perempuan pascamenopause. Para peserta memberikan keterangan mengenai durasi tidur, kebiasaan mendengkur, dan insomnia.

Para peneliti kemudian menemukan bahwa perempuan penderita kanker payudara yang sering mendengkur dan tidur kurang dari enam jam memiliki konsekuensi kematian lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan perempuan penderita kanker payudara yang tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam (durasi yang disarankan).

Hubungan serupa juga ditemukan pada perempuan penderita kanker paru-paru, namun tidak sekuat pada kasus kanker payudara, demikian dilaporkan oleh para peneliti.

Mengutip dari halaman Respiratorytherapy bahwa dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine bahwa perempuan yang memiliki durasi tidur lebih singkat dan sering mendengkur sebelum didiagnosis menderita kanker payudara mungkin memiliki prognosis yang lebih buruk.

Dalam temuannya, studi merilis bahwa dibandingkan dengan penderita kanker payudara yang jarang mendengkur dan tidur selama 7–8 jam setiap malam, mereka yang mendengkur lebih dari 5 malam dalam seminggu dan tidur kurang dari 6 jam setiap malam memiliki konsekuensi setidaknya dua kali lebih tinggi untuk wafat akibat pandemi tersebut.

Wah, demi menjaga kesehatan diri, ada baiknya jangan pernah begadang terus menerus ya, agar konsekuensi kesehatan yang buruk tersebut bisa dihindari. Semoga informasinya membantu, Bun.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
Close Right Ads
Close Left Ads