Transplantasi Ginjal Robotik Pertama Di Indonesia

Jul 02, 2026 03:18 PM - 2 minggu yang lalu 23034

Siloam Hospitals Asri bekerja-sama dengan Asan Medical Center dari Korea Selatan belum lama ini sukses melakukan transplantasi ginjal robotik pertama di Indonesia. Prosedur dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB di Siloam Hospitals Asri.

Prosedur canggih ini menandai tonggak krusial dalam penemuan jasa transplantasi organ di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi bedah robotik untuk meningkatkan presisi tindakan dan hasil klinis pasien.

Pasien penerima transplantasi merupakan laki-laki berumur 57 tahun yang didiagnosa mengalami penyakit ginjal stadium akhir akibat hipertensi. Pasien diketahui mempunyai gangguan ginjal sejak Juli 2025 dan sebelumnya menjalani hemodialisis rutin dua kali per minggu.

Keunggulan Bedah Robotik

Dibandingkan dengan operasi konvensional, teknologi robotik memberikan sejumlah manfaat, antara lain presisi bedah yang lebih tinggi melalui visualisasi tiga dimensi, instrumen yang lebih fleksibel, sayatan yang lebih mini sehingga mengurangi trauma jaringan, akibat perdarahan yang lebih rendah selama operasi, nyeri pasca operasi yang lebih minimal, serta potensi h asil klinis dan pengalaman pasien yang lebih baik, khususnya pada pasien obesitas BMI > 30 dan pasien glukosuria melitus (DM).

Operasi dilakukan menggunakan sistem bedah robotik yang memungkinkan master urologi sebagai operator melakukan aktivitas dengan tingkat kecermatan tinggi melalui konsol kendali khusus. Selama prosedur berlangsung, tim Siloam Hospitals Asri bekerja sama secara langsung dengan tim Asan Medical Center yang memberikan supervisi dan pendampingan untuk memastikan seluruh tahapan transplantasi melangkah sesuai standar keselamatan dan kualitas internasional.

Prof. DR. Dr. Nur Rasyid, Sp.U(K), pemimpin operasi, mengatakan, “Keberhasilan pelaksanaan transplantasi ginjal berbantuan robot pertama di Indonesia ini menjadi tonggak krusial bagi tim bedah kami, sekaligus bagi penemuan jasa kesehatan di Indonesia. Pencapaian ini mencerminkan kuatnya kerjasama multidisiplin serta komitmen kami dalam menghadirkan jasa yang lebih kondusif dan presisi bagi pasien. Kami juga menyampaikan apresiasi dan ter ima kasih yang sebesar-besarnya kepada Asan Medical Center atas supervisi, pendampingan, serta berbagi skill tingkat lanjut yang sangat berharga, sehingga prosedur ini dapat terlaksana dengan baik.”

Pasienyangmenjalanitransplantasiginjalrobotikmenunjukkankondisipascaoperasiyangbaik. Setelahprosedurselesai,pasienberadadalam kondisistabildanberadadibawahpemantauan intensiftimmedismultidisiplin.Evaluasiklinis pascaoperasimenunjukkanadanya peningkatan fungsiginjal,yangditandai denganparameterklinisyangsesuaiharapan.

Selain itu, produksi urin pasien mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh tim medis, yang menjadi salah satu parameter awal keberhasilan kegunaan ginjal pascatransplantasi. Hasil ini mencerminkan keberhasilan prosedur transplantasi serta efektivitas penerapan teknologi bedah robotik yang didukung oleh kerjasama antara Siloam Hospitals Asri dan Asan Medical Center dalam menghadirkan jasa transplantasi ginjal yang aman, presisi, dan berorientasi pada hasil klinis terbaik bagi pasien.

Tim master yang terlibat terdiri dari tim urologi Siloam Hospitals Asri yang dipimpin oleh Prof. DR. dr. Nur Rasyid, Sp.U(K), dr. G. Reinaldi, Sp.U(K), PhD, dr. Kindy Aulia, berbareng Prof. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, SpU (K), FICRS, PhD, dan dr. Arry Rodjani, Sp.U (K), dengan supervisi serta pendampingan langsung dari mahir transplantasi dan bedah robotik Asan Medical Center. Kolaborasi ini menggabungkan skill klinis, transfer pengetahuan, serta penerapan standar praktik internasional dalam bagian transplantasi ginjal.

Selengkapnya