Viral Kisah Bayi 3 Bulan Di China Masuk Icu Usai Minum Susu Dicampur Jus Sayuran

Jun 22, 2026 05:10 PM - 2 jam yang lalu 100

Jakarta -

Viral seorang bayi laki-laki berumur tiga bulan di China kudu menjalani perawatan intensif di ICU. Hal ini terjadi setelah mengalami kondisi serius usai mengonsumsi susu formula yang dicampur dengan saribuah sayuran.

Bayi tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Zhongshan Women and Children's Hospital di Provinsi Guangdong, China, usai tubuhnya berubah menjadi ungu dan bibirnya membiru. Tidak hanya itu, dia juga mengalami sesak napas hingga kudu mendapatkan penanganan darurat, Bunda.

Menilik dari laman South China Morning Post, indikasi itu muncul tidak lama setelah bayi meminum susu yang telah dicampur saribuah sayuran. Orang tua mengira langkah tersebut lebih sehat lantaran saribuah sayuran dianggap lebih bergizi daripada air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dokter ungkap bayi mengalami keracunan nitrit

Dokter di rumah sakit menyebut bahwa bayi tersebut mengalami keracunan nitrit. Mengutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), bayi di bawah usia 4 bulan disebut rentan terkena akibat kesehatan dari paparan nitrit, misalnya susu yang dicampur dengan bahan makanan tertentu seperti sayuran. 

Setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari, bayi itu akhirnya diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Proses pemulihannya berjalan hingga pertengahan Juni 2026.

Menurut master yang menangani bayi tersebut, sayuran yang direbus terlalu lama bisa menghasilkan kadar nitrit yang tinggi. Jika cairan ini digunakan untuk campuran susu, bisa rawan bagi bayi.

Sistem pencernaan dan ginjal bayi yang belum berkembang dengan sempurna belum bisa mengolah unsur tersebut dengan baik. Akibatnya, tubuh mereka menjadi lebih rentan terhadap dampaknya.

Dokter menjelaskan bahwa nitrit yang masuk ke aliran darah dapat mengganggu keahlian darah membawa oksigen. Itulah sebabnya, bagian tubuh seperti mulut, kulit, dan kuku bayi berubah warna menjadi keunguan.

Melihat dari kasus tersebut, master menyarankan agar susu formula serbuk hanya dicampur dengan air hangat yang bersih. Bunda juga diminta untuk tidak menggantinya dengan saribuah sayur, saribuah buah, air beras, alias cairan lain.

Seorang master ahli anak dari Nanning No 1 People's Hospital di Guangxi, dr. Cao Qi, mengingatkan pentingnya mengenali tanda keracunan nitrit pada bayi. Ia menegaskan agar orang tua segera membawa bayi ke rumah sakit jika muncul indikasi yang mencurigakan.

"Menunda beberapa menit saja berpotensi membahayakan nyawa bayi," ujar dr. Cao.

Selain itu, dr. Cao menambahkan agar orang tua tidak mudah mengikuti tren dalam memberikan makanan pada bayi. Menurutnya, setiap keputusan perlu berasas rekomendasi medis yang tepat.

"Saya minta orang tua tidak mengikuti tren alias penilaian subjektif mereka sendiri saat membesarkan bayi," katanya.

Dokter Cao menjelaskan bahwa makanan yang terlihat alami belum tentu cocok untuk bayi yang tetap sangat kecil. Maka dari itu, pemilihan asupan kudu betul-betul disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi bayi.

Itulah kisah mengenai viralnya kasus bayi 3 bulan di China yang kudu masuk ICU usai minum susu yang dicampur saribuah sayuran. Semoga info ini jadi pengingat orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memberikan asupan pada bayi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Selengkapnya