Jika selama ini kita mengenal WA sebagai aplikasi chat terbesar di bumi yang berada dibawah naungan Meta, ada berita menarik yang mungkin cukup krusial untuk diperhatikan.
Beberapa waktu lalu, Meta mengumumkan perubahan besar dalam jejeran kepemimpinan WhatsApp, dimana setelah memimpin selama tujuh tahun terakhir, Will Cathcart resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai Head of WhatsApp.
Baca Juga : Cara Aktifkan Passkey di Akun Microsoft
Dan yang menarik, penggantinya bukan berasal dari internal WA ataupun Meta, melainkan seorang pengusaha teknologi asal India berjulukan Kunal Shah.
Will Cathcart dan Kunal ShahWill Cathcart Tinggalkan WA Setelah 7 Tahun
Nah bagi yang belum tahu nih, Will Cathcart merupakan sosok yang selama ini memimpin WA sejak tahun 2019. Dan dibawah kepemipinannya, Cathcart menjadi salah satu tokoh yang mendorong ekspansi fitur upaya WA tanpa meninggalkan konsentrasi utama aplikasi tersebut, ialah privasi dan enkripsi end-to-end.
Namun sekarang Meta menugaskannya untuk menangani proyek baru yang berfokus pada pengembangan produk-produk generasi berikutnya di dalam perusahaan.
Kunal Shah Jadi Pengganti
Nah yang cukup menarik sosok penggantinya lantaran Meta menunjuk Kunal Shah sebagai Head of WA yang baru.
Baca Juga : Microsoft Rilis Windows 11 KB5095093, Bawa Segudang Perubahan Baru
Di startup India, Kunal Shah sendiri bukan nama asing lantaran dia dikenal sebagai pendiri dan CEO dari CRED, sebuah perusahaan fintech yang cukup terkenal di India dan berfokus pada jasa bagi pengguna kartu angsuran dengan reputasi pembayaran yang baik.
Menurut Chief Product Officer Meta, Chris Cox, Kunal dipilih lantaran dianggap mempunyai kombinasi keahlian bisnis, pemahaman produk, serta pengalaman membangun platform berskala besar.
Bahkan dalam memo internal yang bocor ke publik (via Neowin), Cox menyebut Kunal sebagai salah satu entrepreneur paling dihormati di India saat ini.
Meta Semakin Dekat dengan India?
Jika diperhatikan, langkah ini juga menunjukkan sungguh pentingnya India bagi Meta. Dan bukan hanya lantaran India merupakan pasar WA terbesar di dunia, tetapi juga lantaran Meta rupanya ikut berinvestasi dalam pendanaan terbaru CRED.
Jadi kawan kawan, menurut info yang beredar, CRED sukses memperoleh biaya sekitar US$900 juta dengan Meta menjadi salah satu penanammodal utamanya. Meskipun begitu, Meta menegaskan bahwa investasi tersebut tidak memberikan akses terhadap informasi pengguna CRED.
Yang pasti sih ini cukup menarik ya, lantaran untuk pertama kalinya salah satu produk terbesar Meta sekarang dipimpin oleh sosok yang berasal dari ekosistem startup India, bukan dari Internal Meta, bukan dari Internal WA sendiri.
Nah yang jadi pertanyaan apakah bakal ada penemuan alias perubahan menarik dibawah kepemimpinan baru ini? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·