Ada yang merasa percaya diri dengan public speaking? Public speaking sendiri merupakan keahlian untuk menyampaikan informasi, ide, alias pesan kepada audiens secara langsung. Bentuknya pun beragam, seperti presentasi, mengajar, memandu acara, melakukan negosiasi, sampai berbincang di depan kamera.
Public speaking menjadi skill yang berbobot di beragam bagian pekerjaan lantaran banyak pekerjaan memerlukan keahlian untuk menjelaskan info sekaligus membangun hubungan dengan audiens.
Lantas, apa saja pekerjaan yang memerlukan skill public speaking? Berikut beberapa di antaranya.
Baca juga: 5 Trik Public Speaking agar Pitching Bisnismu Lebih Meyakinkan
1. Guru alias Pengajar
Sumber foto: PexelsGuru menjadi salah satu pekerjaan yang sangat memerlukan keahlian public speaking. Setiap hari, pembimbing perlu menjelaskan materi kepada siswa dengan langkah yang mudah dipahami.
Bukan hanya soal berbicara, pembimbing juga kudu bisa membaca respons audiens, menjaga perhatian kelas, menjawab pertanyaan, dan menyesuaikan langkah penyampaian dengan karakter siswa. Kemampuan komunikasi juga dibutuhkan ketika berbincang dengan orang tua maupun rekan kerja.
2. Corporate Trainer
Sumber foto: PexelsKalau Anda suka menjelaskan sesuatu kepada orang lain, pekerjaan sebagai corporate trainer bisa menjadi pilihan. Corporate trainer bekerja memberikan training kepada tenaga kerja alias tim mengenai beragam topik, seperti leadership, komunikasi, penggunaan software, hingga prosedur perusahaan.
Dilansir dari AmberWillo, trainer perlu menyusun materi, memahami audiens, dan menyampaikan info dengan langkah yang engaging. Karena itu, keahlian public speaking menjadi bagian krusial dari pekerjaan ini.
3. Sales Representative
Sumber foto: PexelsPekerjaan di bagian sales juga sangat dekat dengan keahlian berbicara. Sales representative perlu menjelaskan produk alias jasa kepada calon pelanggan, menjawab keberatan, melakukan presentasi, hingga melakukan negosiasi.
Public speaking yang baik bisa membantu sales menyampaikan faedah produk secara lebih jelas dan meyakinkan. Namun, bukan berfaedah kudu terus berbicara. Kemampuan mendengarkan juga krusial agar sales memahami kebutuhan calon pengguna dan bisa memberikan solusi yang sesuai.
4. Pengacara
Sumber foto: PexelsPengacara, terutama yang menangani perkara di pengadilan, perlu menyampaikan argumen secara jelas dan terstruktur. Mereka bisa berbincang di depan hakim, juri, klien, maupun pihak lain dalam proses hukum.
Selain keahlian berbicara, pekerjaan ini memerlukan keahlian menyusun argumen, memahami fakta, dan merespons situasi dengan cepat. Menurut AmberWillo, public speaking membantu pengacara membangun kredibilitas serta menyampaikan posisi pelanggan secara persuasif.
5. Broadcaster alias Presenter
Sumber foto: PexelsKamu yang nyaman berbincang di depan kamera juga bisa mempertimbangkan pekerjaan sebagai broadcaster, presenter TV, hingga Jurnalis. Profesi ini mengharuskan seseorang menyampaikan info dengan jelas kepada audiens dalam jumlah besar.
Broadcaster juga perlu tetap tenang ketika menghadapi situasi yang enggak terduga, seperti buletin terbaru alias perubahan rundown. Dilansir dari Indeed, broadcaster dapat membawakan beragam jenis informasi, mulai dari buletin hingga hiburan.
Baca juga: Rahasia Public Speaking yang Bisa Ubah Hidupmu, Versi Sandika Dewi
6. Tour Guide
Sumber foto: PexelsTour guide mungkin terlihat seperti pekerjaan yang santai, tetapi sebenarnya memerlukan keahlian komunikasi yang cukup kuat. Saat memandu wisatawan, Anda kudu menjelaskan sejarah, budaya, lokasi, alias kebenaran menarik dengan langkah yang enggak membosankan.
Kamu juga perlu mengatur kelompok, memberikan arahan, serta menjawab beragam pertanyaan dari wisatawan. Jadi, keahlian bercerita dan membikin audiens tetap tertarik menjadi nilai tambah krusial untuk pekerjaan ini.
7. Event Host alias MC
Sumber foto: MagnificPekerjaan sebagai MC sangat mengandalkan public speaking lantaran Anda menjadi orang yang memandu jalannya sebuah acara. Mulai dari membuka acara, memperkenalkan pembicara, mengumumkan agenda, hingga mengisi jeda, semuanya memerlukan keahlian berbicara.
MC juga kudu bisa menyesuaikan style komunikasi dengan jenis acara. Cara membawakan kegiatan umum tentu berbeda dengan konser, kegiatan komunitas, alias event perusahaan. Kemampuan improvisasi juga krusial ketika terjadi perubahan rundown di tengah acara.
8. Dosen alias Profesor
Sumber foto: MagnificSeperti guru, pengajar juga menghabiskan banyak waktu untuk berbincang di depan audiens. Bedanya, materi yang disampaikan biasanya lebih mendalam dan spesifik sesuai bagian keilmuan.
Selain mengajar, pengajar dapat melakukan presentasi penelitian, mengikuti konferensi, membimbing mahasiswa, hingga berbincang dengan akademisi lainnya. Karena itu, mereka perlu bisa menjelaskan topik yang kompleks dengan struktur yang jelas dan tetap menarik.
9. Politisi alias Pelayanan Publik
Sumber foto: MagnificProfesi di bagian politik juga sangat memerlukan keahlian public speaking. Politisi dapat berbincang dalam kampanye, forum publik, konvensi pers, rapat, maupun ketika menyampaikan kebijakan kepada masyarakat.
Kemampuan berbincang menjadi bagian krusial dalam pekerjaan politik lantaran pesan yang disampaikan kudu bisa menjangkau dan memengaruhi banyak orang. Di sini, keahlian menyusun argumen, membaca audiens, dan menyampaikan pendapat secara persuasif sangat dibutuhkan.
10. Motivational Speaker
Sumber foto: MagnificMotivational speaker bisa dibilang sebagai salah satu pekerjaan yang paling erat dengan public speaking. Pekerjaan ini berfokus pada penyampaian cerita, pengalaman, alias pendapat yang bermaksud menginspirasi audiens.
Namun, menjadi motivational speaker bukan sekadar berdiri di atas panggung dan berbicara. Kamu perlu memahami audiens, membangun cerita yang relevan, mengatur intonasi, serta membikin pesan terasa dekat dengan pendengar.
Business Insider juga memasukkan motivational speaker dalam daftar pekerjaan yang cocok bagi orang yang menikmati berbincang di depan banyak orang. Penghasilan dalam pekerjaan ini dapat sangat beragam dan biasanya dipengaruhi oleh pengalaman, reputasi, serta jenis kegiatan yang diikuti.
—
Melihat beragam pekerjaan yang memerlukan skill public speaking di atas, keahlian ini rupanya enggak hanya dibutuhkan oleh orang yang bekerja di atas panggung. Guru, sales, pengacara, trainer, hingga pengajar juga menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari.
Kalau saat ini Anda tetap sering gugup ketika kudu berbincang di depan orang lain, jangan langsung menganggap bahwa Anda enggak punya keahlian tersebut, Anda bisa cek tulisan ini ya: 6 Cara Melatih Skill Public Speaking untuk Persiapan Masuk Dunia Kerja
Gabung organisasi Girls Beyond Circle dan dapatkan info menarik lainnya seputar bumi kerja!