5 Ungkapan Orang yang Sering Mengabaikan Mental dan Emosional Orang Lain

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 113x dilihat
5 Ungkapan Orang yang Sering Mengabaikan Mental dan Emosional Orang Lain

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Life
  3. Cultured

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia

Jumat, 09 Oct 2026 10:30 WIB

Duh, Ini 5 Ungkapan Orang yang Sering Mengabaikan Mental dan Emosional Orang Lain

Frasa orang yang sering mengabaikan mental dan emosional/Foto: Pexels.com/Liza Summer

Dari jutaan manusia di bumi, statis ada orang yang gemar mengabaikan emosional dan mental orang lain. Mereka kerap dilabeli sebagai individu dengan kecerdasan emosional (EQ) rendah.

Menurut Verywell Mind, EQ rendah dapat menyulitkan seseorang dalam memahami dan mengelola emosi, sehingga berakibat pada hubungan dan pengalaman hidup. Salah satu indikator utamanya adalah kurangnya kepekaan terhadap orang lain.

Orang yang kurang peka biasanya kelihatan dari sepertiapa ia memberi respons. Berikut 5 ungkapan orang yang sering mengabaikan emosional dan mental orang lain.

1. “Kamu salah.”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/August de Richelieu

Orang yang cenderung mengabaikan emosi orang lain sering kali gagal menyesuaikan nada bicara maupun menggunakan bahasa yang lebih santun.

Terlepas dari siapa lawan bicaranya, mereka secara terbuka mengungkapkan ketidaksetujuan dan bersikap seolah-olah merekalah yang paling tahu segalanya.

Melontarkan frasa “Kamu salah” tanpa konteks yang jelas cuma akan memperkeruh situasi dan melukai orang lain. Menurut studi dalam PLOS One, orang yang rapuh secara emosional cenderung lebih peka terhadap kritik dan masukan negatif. 

2. “Sudah nggak perlu ngeluh, terus jalani aja”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain /Foto: Pexels.com/Vitaly Gariev

Ungkapan ini sering dimaksud sebagai bentuk sokongan dan motivasi. Namun, di sisi lain justru dapat memicu siklus toxic positivity. Siklus ini cenderung mengabaikan dan tidak memvalidasi emosi individu yang rapuh secara emosional.

Individu yang abai terhadap kebutuhan mental dan emosional tidak cukup peduli tentang perbedaan metode mereka dan orang lain dalam menghadapi masalah.

Orang dengan emosional lebih rapuh cenderung membutuhkan selang berkala untuk mengelola emosi dan mengatasi kecemasan. Hal itu dilakukan saat mereka menghadapi hubungan sosial yang penuh tekanan.

3. “Jangan diambil hati”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/Liza Summer

Sepintas terdengar seperti ungkapan untuk menenangkan perasaan, tetapi faktanya justru sebaliknya. Ungkapan ini dinilai meremehkan dan kejam, terlebihlagi dalam beberapa kasus bisa terasa seperti bentuk gaslighting.

Menurut terapis Jennifer Litner, Ph.D., pengabaian emosional yang mungkin tidak disengaja lewat frasa “Jangan diambil hati”, statis dapat memperburuk kondisi emosional penerima pesan.

“Ungkapan itu (Jangan diambil hati) dapat memperparah kondisi kesehatan mental, rasa kesunyian dan terisolasi, serta keterputusan yang sudah dialami oleh mereka yang secara emosional rapuh dalam hidup,” jelas Litner, pada YourTango.

4.“Kamu membikin semuanya jadi lebih sulit daripada yang seharusnya”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/RDNE Stock project

Kalimat ini sering diucapkan oleh individu yang gemar mengabaikan emosi orang lain. Menilai orang secara negatif cuma karena mengekspresikan diri apa adanya adalah aksi yang tidak menghargai dan menyinggung perasaan.

Setiap orang memiliki coping mechanism yang berbeda dalam menghadapi tekanan. Salah satunya dengan mengekspresikan diri secara bebas tanpa dihakimi. Mereka cuma perlu ruang untuk meregulasi emosi, sebelum akhirnya memungut keputusan tanpa ragu.

5. “Kamu seharusnya begini..., bukan malah.”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/Alena Darmel

Selain mengatakan orang salah secara blak-blakan, orang yang tidak peka secara emosional juga gemar memberikan kritik tanpa mempertimbangkan emosi orang lain. Mereka tidak bertanya terlebih dahulu dan menggunakan bahasa yang lebih halus untuk mengurangi akibat kritik bagi orang yang sensitif.

Itulah lima ungkapan orang-orang yang sadar maupun tanpa sadar mengabaikan emosional lawan bicara. Semoga Anda bukan salah satunya, ya!

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads