10 Posisi Yang Aman Berhubungan Saat Hamil Trimester 2

Apr 17, 2026 08:40 PM - 2 jam yang lalu 110

Jakarta -

Bercinta saat mengandung tetap bisa dilakukan dengan kondusif dan nyaman. Variasikan 10 posisi yang kondusif berasosiasi saat mengandung trimester 2 berikut agar lebih nikmat.

Kehamilan memang bukan penghalang bagi pasangan suami istri untuk bercinta. Meski tubuh wanita semakin melar dan perut membuncit, agenda bercinta justru menjadi momen kenikmatan yang perlu selalu dihidupkan.

Manfaat berasosiasi saat mengandung trimester 2

Seks memang tidak sekadar menyoal kenikmatan semata ya, Bunda. Agenda intim ini sebenarnya menjadi momen untuk mendekatkan satu sama lain dengan pasangan. Seks sendiri adalah gimana satu sama lain dapat menikmati tubuh, saling menciptakan keintiman, kedekatan, dan keharmonisan.

Saat hamil, memang banyak wanita yang merasa cemas melakukannya. Sebab, mereka beranggapan jika seks bisa membahayakan kehamilan termasuk kondisi janin yang ada dalam kandungan.

Padahal, seks selama kehamilan bisa mendatangkan banyak manfaat, Bunda. Berikut ini di antaranya:

1. Seks dapat membantu gambaran tubuh perempuan

Banyak wanita mengalami kesulitan dengan gambaran tubuh mereka seiring perkembangan kehamilan. Nah, agenda seks bisa menjadi salah satu langkah untuk merasa nyaman dengan tubuh Bunda sendiri. Selain itu, agenda ini juga membantu Bunda menyadari bahwa Bunda bisa merasakan kenikmatan fisik, tidak peduli gimana tubuh Bunda berubah.

2. Seks membantu Bunda merasa dekat dengan pasangan

Kehamilan mungkin membawa banyak perubahan bentuk dan emosional yang dapat mempersulit hubungan Bunda dengan pasangan. Dan, seks menjadi langkah yang bagus untuk terkoneksi satu sama lain.

3. Seks selama kehamilan bantu persiapkan persalinan

Aktivitas seksual selama kehamilan dapat membantu pelumasan vagina. Selain itu, hubungan seksual juga mempersiapkan otot panggul dan leher rahim bersiap untuk persalinan.

4. Seks bantu tingkatkan kadar oksitosin

Sering disarankan wanita mengandung melakukan seks terutama di trimester akhir. Hal ini tentunya selain mendatangkan kesenangan juga membantu meningkatkan kadar oksitosin.

5. Seks membantu wanita merasa nyaman

Seks dapat membantu seorang ibu merasa diinginkan dan disayangi oleh pasangannya. Hal ini tentu membikin para ibu merasa aman, yang memungkinkan bayi lahir dalam keadaan sehat.

6. Meningkatkan produksi oksitosin

Hubungan seks selama kehamilan dapat meningkatkan produksi oksitosin (hormon cinta) di mana bisa mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan menutupi rasa sakit serta nyeri seperti dikutip dari laman Medicinenet.

Efek samping berasosiasi saat mengandung trimester 2

Seks selama kehamilan sedianya tidak bakal membahayakan bayi. Sebab, cairan ketuban yang mengelilinginya dan otot rahim yang kuat bakal memberikan perlindungan. Ketika seks dilakukan, pasangan tidak bakal dapat menembus melewati serviks Bunda. Sehingga, seks selama kehamilan terbilang kondusif dan tidak bakal menyebabkan keguguran, alias kehilangan kehamilan.

Meski demikian, ada juga pengaruh samping yang mungkin perlu dikhawatirkan ketika melakukan seks saat mengandung di trimester 2 ya, Bunda. Salah satunya ialah akibat persalinan dini.

Mengenai akibat tersebut, sebenarnya jika Bunda tidak mengalami komplikasi selama kehamilan, berasosiasi seks alias orgasme tidak bakal membikin Bunda lebih mungkin mengalami persalinan prematur alias dini. 

Namun, ada tahap akhir kehamilan, berasosiasi seks alias orgasme dapat memicu kontraksi ringan. Nyeri persalinan tiruan ini, yang disebut kontraksi Braxton Hicks. Kontraksi ini merupakan langkah tubuh untuk bersoap menghadapi persalinan yang sebenarnya. Jika ini terjadi, tidak perlu cemas ya, Bunda. Cukup berebahan sampai kontraksi mereda alias mencoba teknik relaksasi.

Seberapa sering boleh hubungan intim saat mengandung trimester 2?

Sebagian wanita merasakan bahwa seks saat mengandung trimester 2 menjadi kegiatan yang menyenangkan. Alasannya, sebagian besar indikasi kehamilan awal mungkin telah mereda. Sebagai gantinya, bumil merasa lebih berenergi dan bisa kembali ke kegiatan normal termasuk menjalani seks dengan pasangan.

Meskipun perut semakin membesar dan tetek semakin besar juga, perubahan bentuk ini tidak mengurangi antusiasme wanita untuk melakukan hubungan intim. Apalagi, trimester 2 bisa menjadi waktu yang efektif untuk melakukan hubungan seksual sesering mungkin.

Dalam fase ini, wanita condong lebih sensual dan sensitif terhadap sentuhan, yang berfaedah orgasme bisa tercapai lebih baik.Dan, Bunda yang mempunyai tubuh yang lebih berisi justru bisa menjadi lahan untuk dieksplorasi dan dimainkan lebih seperti dikutip dari laman Thecenterforgrowth.

10 Posisi yang kondusif berasosiasi saat mengandung trimester 2

Mengingat trimester 2, kondisi perut semakin besar, Bunda dan pasangan sebaiknya mempertimbangkan beberapa posisi yang kondusif berasosiasi seks saat mengandung trimester 2. Berikut ini beberapa rekomendasinya ya, Bunda:

1. Woman on top

Bunda bisa duduk alias bertimpuh di atas pasangan baik berhadapan langsung alias mencoba membelakanginya. Dengan posisi ini, tentu dapat memberikan wanita kendali paling besar atas segalanya selama hubungan intim berlangsung. Momen ini dapat membantu Bunda mencapai kenikmatan seksual yang maksimal.

2. Sitting

Mintalah pasangan duduk di tempat tidur dan Bunda duduk di pangkuannya, di antara kedua kakinya. Posisi ini memungkinkan keintiman penuh dengan kontak mata dan kontak tubuh secara maksimal.

3. Spooning

Bunda bisa berebahan miring dengan sedikit melengkung dan membelakangi pasangan. Sementara pasangan juga berebahan miring dan penetrasi bisa dilakukan dengan memasukinya dari belakang. Angkat sedikit kaki bagian atas untuk memudahkan akses masuk dan penetrasi.

4. Standing

Jika memerlukan penyegaran, posisi ini bisa menjadi salah satu referensinya. Mirip dengan posisi spooning, hanya saja posisinya Bunda dan pasangan berdiri tegak. Angkat salah satu kaki Bunda ke samping untuk memudahkan pasangan penetrasi. Dalam posisi ini, pasangan bisa sembari bermain dan memijat payudara, mencium leher, dan lainnya.

5. Doggy style

Posisi ini dapat mengurangi tekanan pada perut sehingga Bunda merasa lebih nyaman. Hanya saja, pastikan pasangan bisa mengontrol kedalaman penetrasinya. Terkadang, dalam posisi ini, Bunda dapat merasakan penis menyentuh serviks yang mungkin menjadi tidak nyaman.

6. Reverse rider

Dalam posisi ini, Bunda menunggangi pasangan dan memastikan untuk tetap merangsang klitoris. Posisi ini menjadi pilihan posisi terbaik di trimester pertama dan kedua seperti dikutip dari laman Healthline. 

7. Floating in water

Seorang ibu mengandung mungkin merasakan kenikmatan seks di bak mandi, di mana mereka bisa mengapung sembari memberi alias menerima kenikmatan. Daya apung diketahui dapat membantu perut melawan gravitasi sehingga menjadi pilihan posisi seks yang bagus saat hamil.

8. Seated sex

Bunda dapat duduk di bangku alias tepi tempat tidur, memposisikan diri di atas pasangan. Berikan bantal sebagai penyangga diri agar Bunda merasa lebih nyaman.

9. Side by side 

Mirip dengan posisi spooning, hanya saja dalam posisi ini Bunda dan pasangan saling berhadapan. Posisi ini bakal terasa lebih nyaman terutama ketika Bunda menggunakan bantal tambahan untuk menyangga perut.

10. Misionaris

Posisi misionaris mungkin aman-aman saja di awal kehamilan, tetapi seiring perut yang membuncit menjadi tidak nyaman dilakukan. Jika Bunda mencobanya setelah trimester pertama, sisipkan bantal di bawah pinggul sehingga Bunda dalam posisi miring dan tidak berebahan telentang. Pastikan pasangan menopang diri dengan tangan alias lengan bawah di kedua sisi Bunda, sehingga perut Bunda tidak tertekan seperti dikutip dari laman Baby Center.

Itulah beberapa referensi posisi yang kondusif berasosiasi intim saat trimester 2, Bun. Semoga informasinya membantu dan sehat selalu sampai persalinan ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya