10 Puisi Anak Sd Kelas 4 Berbagai Tema Dari Tentang Alam Hingga Pendidikan

May 08, 2026 04:50 PM - 4 hari yang lalu 4979

Jakarta -

Di bangku Sekolah Dasar (SD), anak-anak mulai diajak mengekspresikan emosi mereka lewat beragam cara, salah satunya melalui puisi. Si Kecil biasanya diminta menulis lampau membacakan karyanya di depan kelas.

Sering kali, pembimbing bakal memberikan tema tertentu, mulai dari alam, keluarga, hingga pengalaman sehari-hari. Semua ini bisa menjadi inspirasi yang dekat dengan kehidupan mereka.

Menilik dari Jurnal Pendidikan "Dwija Utama" oleh H. Sajidan, S.Pd, M.Pd, puisi merupakan corak karya sastra yang berkarakter imajinatif dan dalam proses pembuatannya menggunakan pilihan kata yang indah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kalau anak tetap bingung kudu mulai dari mana, Bunda tidak perlu khawatir. Ada banyak contoh yang bisa dijadikan inspirasi. Yuk, kita simak kumpulan puisi dengan beragam tema, mulai dari alam hingga pendidikan.

10 Puisi anak SD kelas 4 beragam tema dari tentang alam hingga pendidikan

Dilansir dari beragam sumber, berikut ini terdapat puisi anak SD kelas 4 dengan beragam tema, mulai dari alam hingga pendidikan.

1. Lukisan Biru

Puisi berjudul Lukisan Biru merupakan karya Ana Angelina Siahaan yang dikutip dari kitab Super Complete SD/MI Kelas 4, 5, dan 6 karya Meity Mudikawaty.

Angin yang berdesir menerpamu
Membawa deburan ombak mendekati pasir terhampar
Pasir putih menghampar luas, mengilapkan sinar mentari
Menyiratkan keelokan nan alami, penuh imaji

Karang berdiri teguh dengan kemegahannya
Langit membiru dengan keluasannya
Angin berarak dengan warnanya
Lukisan biru terindah yang pernah tercipta

Inilah pantai penuh pesona
Karya Tuhan yang abadi
Namun tangan-tangan manusialah yang kejam
Merobek keelokan lukisan biru

Ketika alam marah
Saat pantai berubah menjadi lautan musibah
Maka siapa yang layak disalahkan?
Wahai anak manusia,
Lukislah lukisan biruku
Dengan kemurnian dan kelestarian
Agar anak cucu kita
Dapat memandang indahnya lukisan biru

2. Samudera Lepas yang Kucinta

Puisi Samudera Lepas yang Kucinta merupakan karya Yeni Nuraini yang dirangkum dari kitab Puisi Anak Negeri: Kumpulan Puisi Karya Siswa SD Negeri Pundungan, Juwiring, Klaten.

Samuderaku yang berwarna biru

Samuderaku yang kucinta

Beragam keanehan terdapat di dalam sana

Pasir-pasir putih yang lembut menghiasinya

Samuderaku....

Mengapa keanehanmu terancam punah?

Samuderaku....

Mengapa tidak ada yang memedulikan?

Samuderaku....

Akulah yang bakal menjagamu

Akulah generasimu, akulah anakmu

Samuderaku ... Tenanglah ...

Damailah dan tentramlah

3. Guruku

Puisi berjudul Guruku merupakan karya Dika Anugrah yang dikutip dari kitab Antologi Puisi: Anak di Bawah Sinar Rembulan terbitan Guepedia.

Dari awal kita semua bersama

Bercanda tawa dan berbagi pengalaman

Walaupun saat ini kita semua

Telah terpisah tetapi kami

Tidak bakal melupakanmu

Kenangan bersamamu

Walau kami sering membuat

Engkau marah, jengkel tetapi

Engkau selalu sabar menghadapi kami


Terima kasih, guruku

Engkau telah menjadi pahlawan

Tanda jasa bagi kami

Terima kasih, guru...

4. Perjuangan Meraih Mimpi

Puisi berjudul Perjuangan Meraih Mimpi merupakan karya Natasha Maylina yang dikutip dari buku Pijar: Antologi Puisi Pendidikan terbitan Unika.

Sejuta angan dan mimpi

Menari di kepala ku

Sejuta harapan

Bergema di dalam hatiku


Kemanakah semua ini ku bawa?

Kehidupan yang maha keras

Menghadap angan dengan batu rintangan

Takkan ku lepas genggaman mimpiku


Melupakan khayalan sejenak

Berjerit payah mewujudkan mimpi

Setiap jerih payah pasti berbayar

Berikan banyak harapan

Semangat berjuang berkobar

Demi mimpi di masa depan

Takkan ku beralih darinya

Kan kuraih mimpi setinggi bintang

5. Pena

Puisi berjudul Pena karya Ade Lanuari Abdan ini dirangkum dari kitab Puisi Pendidikan terbitan Jejak.

Pena...

Kuikat pengetahuan dengannya...

Kutulis kisah sejarah bersamanya...

Pena...

Kugapai cita-cita dengannya

Tak lupa teriring angan dan usaha

Sebagai bentuk penghambaanku pada sang Pencipta


Pena...

Bersamanya, kutulis cerita cinta berbau surga

Agar manusia tak terjebak pada bumi yang fana

Tak jelas asalnya, tak jelas pula hasilnya


Pena...

Simbol peradaban dari era purba ke era aksara

Di mana manusia tak lagi menghambakan diri pada mitos yang tak jelas asalnya


Pena...

Dengannya, hidup manusia menjadi mulia

Lantaran mencari pengetahuan untuk kesejahteraan dunia

6. Pesona Alam

Puisi berjudul Pesona Alam karya Annisa berikut ini dikutip dari kitab Antologi Puisi Anak terbitan Guepedia.

Sejuknya pagiku...

Sawah terbentang luas

Bunga-bunga bermekar

Kupetik sebuah kembang bertangkai


Ah... indahnya...

Berlari dan bermain riang

Sungguh ceria hatiku

Tak ada sendu yang terlukis di wajahku


Pagi berganti siang

Siang berganti sore

Senja kan berakhir

Matahari menyembunyikan diri

Kulukis malam

Rembulan bersinar

Oh bersyukurnya aku...

Atas penciptaan-Mu

7. Orang Tuaku

Puisi berjudul Orang Tuaku ini merupakan karya Kinanti yang menggambarkan kasih sayang kepada orang tua yang telah merawat sejak kecil. Simak selengkapnya yang dirangkum dari kitab Puisi Anak Negeri: Kumpulan Puisi Karya Siswa SD Negeri Pundungan, Juwiring, Klaten.

Oh bapak ibu

Kaulah yang membesar kan ku

Dan merawat ku

Dari mini sampai sebesar ini

Dan kaulah yang membikin ku di dunia

Dan kau membimbing ku untuk sopan

Kau sabar membimbing ku

Dan surga itu di telapak kaki ibu

Maaf kan kesalahanku

Kalau saya mempunyai salah

Kau malaikat tak bersayap

Puisi Menanam Akan Menuai merupakan karya Sumino yang dikutip dari kitab Perjalanan Panjang: Kumpulan Puisi Seorang Guru Sekolah Dasar untuk Murid-Muridnya oleh Didi Suwardi. 

Perjalanan kehidupan

Tak pernah berakhir meski sesaat

Selalu melangkah meski banyak rintangan

Akan melangkah meski tak ada tujuan

Siapa menanam bakal menuai

Tanaman terindah adalah salat

Ibadah terbaik adalah salat 

Terbawa pergi di alam abadi

Hidup adalah perjuangan sesaat

Menanti datangnya sesuatu yang pasti

Menghantarkan kepangkuan Illahi

Untuk memetik apa yang ditanam di negeri ini

9. Desaku

Selanjutnya, puisi berjudul Desaku merupakan karya Arif yang dikutip dari buku Puisi Anak Negeri: Kumpulan Puisi Karya Siswa SD Negeri Pundungan, Juwiring, Klaten.

Desaku sangat bagus sekali

Di sana ada taman yang sangat indah

Di sana ada kembang yang sangat indah

Selain itu, di sana juga ada kolam ikan

Di sana sangat indah

Di sana ada ikan sangat banyak

Di sana saya sangat senang sekali

Di sana saya naik sepeda

Mengelilingi taman itu

10. Indahnya Alam Negeri Ini

Puisi berjudul Indahnya Alam Negeri Ini dikutip dari buku Mentari dari Ufuk Timur karya Aurelia Dhealevina Polin Ba'ik.

Kicauan burung terdengar, udara pun terasa segar
Terbitnya mentari di ufuk timur memberi harap
Di bawah alam raya bergema merdu sekali
Suara tumbuhan yang menyapa kita dengan cinta

Ayam yang berkokok di pagi hari yang indah
Perpaduan warna daun menyapa mengindahkan mata
Dengan sejuta emosi yang senang selalu
Aliran air yang mengalir di bawah mata kaki

Terdengar terus di pucuk daun telinga kita
Indahnya alam negeri ini penuh kicauan burung
Membuat mata ini tak berkedip sedikit pun

Awan-awan yang menggumpal di atas langit
Disertai dengan air yang mengalir dari dalam awan
Terbenamnya mentari yang disertai dengan suara
Penutup kicauan burung dan ayam yang berkokok

Itulah kumpulan puisi anak SD kelas 4 dengan beragam tema, mulai dari alam hingga pendidikan. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi anak ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Selengkapnya