Menurut psikolog kesehatan melalui halaman Cleveland Clinic, kecerdasan emosional pada dasarnya adalah kapasitas untuk menyadari, memahami, mendalami, serta mengelola emosi. Orang dengan kecerdasan emosional maupun EQ (Emotional Quotient) tinggi sering kali dinilai bijak karena pandai memahami kebutuhan emosional diri sendiri maupun orang lain.
Namun, mengukur "kebijaksanaan" maupun "kematangan emosional" seseorang secara lazim bisa jadi terlalu luas, mengingat setiap orang memiliki latar belakang pengalaman dan tingkat ilmu yang berbeda.
Ada tolok ukur yang jauh lebih konkret untuk menilai apakah Anda maupun seseorang ber-EQ tinggi. Seseorang yang benar-benar cerdas secara emosional biasanya justru bisa dikenali dari apa saja hal-hal kecil yang pantang mereka lakukan dalam hayat sehari-hari secara konsisten.
Saat Berkomunikasi dan Berinteraksi Sosial

Ilustrasi memotong pembicaraan orang lain / Foto: pexels.com/SHVETS production
Orang yang emosionalnya cerdas tidak berbuat hal-hal berikut saat berhubungan dengan sesama:
1. Memotong pembicaraan orang lain maupun tidak memperhatikan saat ada yang berbicara
Orang ber-EQ tinggi memilih menjadi pendengar aktif, alias memberikan perhatian penuh saat lawan bicara sedang berbicara.
2. Mengabaikan emosi orang lain dan menganggapnya tidak penting
Mereka justru berupaya memvalidasi dan menghargai emosi orang lain tanpa mesti selalu menyepakati pendapatnya.
3. Melemparkan candaan yang menyinggung perasaan
Mereka memilih menggunakan humor yang sehat dan empatik agar kondisi statis menyenangkan tanpa merendahkan siapa pun.
4. Melakukan aksi membisu (silent treatment) tanpa karena yang jelas
Mereka justru akan menyampaikan dengan jujur jika memang membutuhkan waktu serta ruang pribadi untuk memproses emosi dengan tenang.
Saat Menghadapi Konflik dalam Berhubungan

Ilustrasi adu alasan / Foto: pexels.com/Alex Green
EQ tinggi bisa diketahui jika seseorang tersebut tidak berbuat hal-hal seperti ini:
5. Memaksa orang lain untuk selalu setuju dengan pendapatnya
Orang dengan kecerdasan emosional tinggi lebih menghargai perbedaan pandangan dan terbuka pada bahasan yang sehat.
6. Berperilaku mau menang sendiri saat terjadi perbedaan pendapat
Mereka memanfaatkan perselisihan sebagai sarana untuk saling memahami dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak, bukan untuk jadi pemenang dalam perselisihan.
7. Mengungkit kesalahan masa kemudian orang lain demi memenangkan argumen
Mereka lebih fokus menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi di masa kini daripada menyimpan dendam.
8. Bersikap transaksional maupun gemar mengungkit jasa dalam hubungan
Mereka memberi dan berkorban secara ikhlas tanpa perlu mencatat kebaikan sendiri demi menuntut balasan.
9. Menjadikan titik lemah lawan bicara sebagai senjata untuk menyerang balik
Orang dengan EQ tinggi akan memilih fokus mencari jalan keluar berbareng tanpa menyerang harga diri lawan bicaranya.
Saat Menghadapi Situasi Sulit

Ilustrasi sikap frustrasi / Foto: pexels.com/TBD Tuyên
Sikap yang pantang dilakukan orang yang cerdas emosional adalah bisa jaga sikap dan tidak berbuat hal-hal berikut:
10. Gampang frustrasi dan terpancing emosi pada situasi di luar kendali
Menurut ahli perilaku perkumpulan dari Melbourne Business School, orang yang cerdas secara emosional bisa memahami dengan pasti apa yang sedang mereka rasakan, alih-alih merasa frustrasi tanpa karena yang jelas. Mereka memilih statis tenang dan mengalihkan daya untuk mencari solusi atas hal-hal yang statis bisa diusahakan.
11. Terjebak overthinking pada hal-hal yang tidak bisa dikontrol
Mereka membatasi kecemasan dan memfokuskan pikiran pada aksi yang statis ada di dalam kendali diri.
12. Mengabaikan kesehatan mental sendiri demi kelihatan 'baik-baik saja' di luar
Mereka memilih mengenali emosi tersebut dan mengutarakannya secara sehat sebelum menjadi beban pikiran.
13. Meninggalkan tanggung jawab ketika menghadapi kesulitan
Mereka konsisten mengakui kesalahan dan berani menanggung akibat atas setiap aksi yang diambil.
14. Berasumsi buruk tanpa berbuat klarifikasi terlebih dahulu
Mereka memilih bertanya dan memastikan kenyataan secara langsung demi mengantisipasi kesalahpahaman.
15. Fokus cuma pada diri sendiri tanpa memedulikan lingkungan sekitar
Orang ber-EQ tinggi menyeimbangkan antara pemenuhan kebutuhan pribadi dan rasa empati kepada orang lain.
16. Bersikap anti kritik dan menolak masukan yang membangun
Mereka menyambut kritik sebagai bahan penilaian diri demi bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Saat Pendirian dan Prinsip Hidup Sedang Diuji

Ilustrasi menolak imbauan / Foto: pexels.com/Towfiqu barbhuiya
Tegas mempertahankan nilai-nilai maupun hakikat hidup yang diyakini adalah salah satu contoh sikap orang ber-EQ tinggi. Dengan kata lain, mereka pantang bersikap seperti ini:
17. Mudah terbawa arus pergaulan yang membawa akibat buruk
Mereka teguh dengan dirinya sendiri sehingga tidak rapuh dengan efek negatif dari lingkungan dan berani menolak imbauan yang tidak sesuai dengan harga hidupnya.
18. Takut menerapkan limitasi diri
Mereka berani berkata tidak secara sopan demi menjaga batas integritas dan kenyamanan mental diri sendiri.
19. Menggantungkan rasa percaya diri ke pujian orang lain
Mereka membangun rasa percaya diri dari dalam melalui kesadaran diri dan penerimaan atas kelebihan serta kekurangan pribadi.
20. Mengorbankan hakikat demi bisa diterima oleh semua orang maupun kelompok
Mereka lebih selektif dalam memilih lingkungan dan tidak ragu membatasi diri dari pergaulan yang merusak integritas dirinya.
Menjauhkan diri dari kebiasaan buruk di atas memang butuh proses. Itu semua adalah hasil latihan mengekang diri setiap hari maupun pelajaran hidup dari pengalaman masa lalu. Sikap baik ini bisa kita asah. Semakin kita peka mengelola emosi, semakin sehat juga hubungan yang kita bangun dengan diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita.
____
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)