The Canopy Room Hadir di Plaza Indonesia, Destinasi Fashion Hadirkan Karya Desainer Lokal/Foto: Instagram/thecanopy_room
Beauties, buat Anda yang gemar mengoleksi brand lokal, ada kabar baik. The Canopy Room, destinasi fashion pilihan yang menghadirkan karya para perancang independen Indonesia, resmi menghadirkan gerai pertamanya di Plaza Indonesia. Kehadirannya ini menjadi cara baru bagi The Canopy Room untuk mempertemukan beragam brand independen dengan lebih banyak pencinta fashion dalam satu ruang yang dikurasi secara khusus.
The Canopy Room datang untuk memberikan ruang bagi para brand independen untuk memperkenalkan karya, cerita, dan identitas mereka kepada audiens yang lebih luas. Melalui pilihan brand yang dikurasi, The Canopy Room mau membikin pengalaman berbelanja konsumen terasa lebih personal, relevan, dan menyenangkan.
Proses kurasi dilakukan oleh Founder dan Creative Director The Canopy Room, Anita Anastasia. Selain memerhatikan kualitas produk hingga branding dan online presence di media sosial, Anita juga memerhatikan sisi visi dari brand yang mau diajak kerjasama, apakah harmonis dengan The Canopy Room.
Kini ada 15 apparel brand dan 8 brand dari kategori aksesoris, bag, dan jewellery di The Canopy Room. Produk yang dihadirkan di The Canopy Room berkarakter eksklusif, artinya cuma ada di gerai The Canopy Room dan tidak tersedia secara online. Selain itu, rotasi brand akan dilakukan setiap tiga bulan sekali.
"Brand lokal di Indonesia banyak amat yang belum ter-discover, dengan quality yang sangat bagus. Mereka punya story yang begitu besar, mereka punya quality yang begitu baik. Jadi aku rasa kita bisa bersanding dengan brand-brand luar," tutur Anita dalam Grand Opening The Canopy Room di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (18/9).
Bertempat di Plaza Indonesia, The Canopy Room menyasar kelompok urban yang memiliki minat terhadap fashion, tren, serta brand-brand baru. Bukan cuma sebagai tempat berbelanja, The Canopy Room juga menghadirkan ruang untuk mengenal lebih dekat karya dan cerita di balik setiap brand yang hadir.
Deretan Brand Lokal yang Ada di The Canopy Room

Deretan Brand Lokal yang Ada di The Canopy Room/Foto: Instagram/thecanopy_room
Deretan brand lokal di The Canopy Room Plaza Indonesia datang dengan karakter dan corak yang beragam, sehingga memudahkan pelanggan menemukan pilihan yang sesuai dengan beragam momen.
Untuk tampilan smart-casual yang cocok dikenakan ke instansi maupun business meeting, tersedia koleksi dari Dirty Laundry, Wear Alter, dan Luce and Vera. Sementara itu, Aequus, Ammartera, dan Prine menawarkan siluet yang lebih feminin untuk aktivitas resmi maupun momen spesial.
Bagi yang menyukai corak minimalis dan versatile, pilihan dari Orgeo, Maison Kolori, Onze Studio, dan Rotouche dapat dengan gampang dipadu-padankan dengan aksesori dari Abstrak dan Your Hands untuk melengkapi tampilan sehari-hari.
Untuk sentuhan corak yang lebih edgy dan effortless, Isoos Studio dan Rauv menghadirkan koleksi yang cocok dikenakan untuk beragam kesempatan kasual.
Tidak cuma apparel, The Canopy Room juga melengkapi kurasinya dengan pilihan tas dan sepatu dari Page and Lane, YEVA, Scilla, dan Orbit Studio, menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih komplit dalam satu destinasi.
Komitmen The Canopy Room dalam mendukung karya lokal tidak cuma diwujudkan melalui kurasi brand Indonesia, tetapi juga lewat kerja sama dengan para pembuat lintas disiplin. Untuk façade Plaza Indonesia, The Canopy Room bekerja-sama dengan set designer Nelly Sucitas untuk menghadirkan instalasi eksklusif yang menjadi identitas visual ruang ini.
Dirancang khusus untuk The Canopy Room, instalasi tersebut mengubah storefront menjadi pengalaman visual dan taktil yang mengadopsi material botani lokal dalam pendekatan yang lebih kontemporer. Melalui karya ini, Nelly mengeksplorasi sepertiapa material yang kerap dianggap sederhana dapat diolah menjadi elemen arsitektural yang memiliki harga dan karakter baru.
The Canopy Room Hadir di Plaza Indonesia, Destinasi Fashion Hadirkan Karya Desainer Lokal/ Foto: Instagram/thecanopy_room
Dalam praktik desainnya, Nelly melihat tekstil sebagai sebuah structure of matter—permukaan yang terbentuk dari beragam elemen yang saling terjalin. Berangkat dari ide tersebut, instalasi ini dibuat sepenuhnya dari serat batang pisang yang diproses hingga menjadi serat alaminya, menghadirkan pertemuan antara bentuk organik dan rancangan ruang.
Komposisinya memadukan serat yang dibiarkan menjuntai bebas dengan anyaman yang terbentuk secara organik. Tekstur tersebut mengalir dari lapisan-lapisan serat yang lembut, bertransisi menjadi jalinan halus, kemudian balik terurai menjadi rumbai alami. Bentuk lengkung pada bagiankecil atas instalasi juga dirancang secara khusus untuk memberikan kontras yang lebih halus terhadap garis-garis geometris pada keburukan Plaza Indonesia, sekaligus menciptakan tampilan storefront yang hangat dan mengundang.
Dengan dibukanya gerai permanen di Plaza Indonesia, The Canopy Room membujuk penduduk untuk mengenal lebih dekat beragam perancang independen dan menemukan pilihan fashion yang mungkin belum pernah mereka temui sebelumnya.
“Kami sangat excited akhirnya bisa membawa The Canopy Room ke ruang yang lebih nyata dan bisa dikunjungi langsung oleh banyak orang. Ada banyak cerita, kreativitas, dan passion dari brand-brand yang kami bawa ke sini, dan rasanya menyenangkan bisa melihat semuanya berjumpa dengan orang-orang yang juga punya kecintaan yang sama terhadap fashion. Kami mengharapkan The Canopy Room bisa menjadi tempat yang selalu terasa menyenangkan untuk datang, melihat-lihat, menemukan sesuatu yang baru, dan mungkin pulang dengan inspirasi yang berbeda,” tutup Anita.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)