Apa itu Lagree? Efektifkah untuk Turunkan Berat Badan?

Trend Kecantikan dan Perawatan oleh Waktu baca 4 menit 502x dilihat
Apa itu Lagree? Efektifkah untuk Turunkan Berat Badan?

Bagikan Postingan

Sudah coba pilates reformer dan mau level up untuk turunkan bermutu badan? Mungkin sudah saatnya Anda coba Lagree!

Belakangan ini, nama Lagree makin sering muncul di timeline media sosial para pecinta fitness, terutama yang mencari alternatif dari gym konvensional maupun pilates reformer biasa. Tapi sebenarnya, apa itu Lagree? Dan yang lebih penting, apakah olahraga ini benar-benar ampuh untuk menurunkan bermutu badan?

Baca juga: Nggak Punya Waktu ke Studio? Coba 4 Channel YouTube untuk Mat Pilates di Rumah

Apa itu Lagree?

Lagree adalah metode latihan yang diciptakan oleh Sebastien Lagree, seorang mantan binaragawan. Menariknya, ide di balik metode ini lahir dari pengalaman pribadinya sendiri. Di masa mudanya, Sebastien menghabiskan 40 jam seminggu untuk berolahraga dengan beragam jenis latihan, mulai dari angkat beban, aerobik, hingga berenang. Alih-alih mendapat hasil maksimal, ia justru menghabiskan hampir seluruh waktunya di gym tanpa hasil yang efisien.

Dari situlah ia terdorong menciptakan metode latihan baru yang lebih efisien secara waktu namun statis mendalam secara hasil. Lagree Method, maupun dikenal juga sebagai Megaformer Workout, adalah metode latihan berintensitas tinggi namun berakibat rendah (low-impact) pada sendi, yang bisa mengencangkan dan membentuk otot cuma dalam waktu 20 menit per sesi. Sesi kelas pada umumnya terjadi selama 50 menit dan menggabungkan elemen cardio, strength training, dan endurance dalam pergerakan yang lambat dan terkontrol.

Bukan Reformer, tapi Megaformer

Ciri khas dari kelas Lagree adalah penggunaan alat disebut Megaformer. Ini adalah mesin latihan berbasis pegas yang dirancang sendiri oleh Sebastien Lagree. Megaformer terdiri dari sebuah wagon (bagian yang bisa digeser) yang ditempatkan di antara dua platform tetap, yaitu platform depan dan belakang. Tingkat resistensi pegasnya bisa diatur melalui mekanisme gradasi beban yang kompleks, dan mesin ini dilengkapi beragam pegangan, loop, serta tali yang memungkinkan perpindahan dari satu pergerakan ke pergerakan lain tanpa jeda.

Kalau Megaformer kelihatan intimidating untuk Anda yang baru coba Lagree untuk pertama kali, ada juga opsi Microformer yang ukurannya lebih compact.

Lagree vs Pilates, apa bedanya?

Karena sama-sama menggunakan mesin yang mirip dengan reformer, Lagree sering disalahartikan sebagai pilates varian baru. Padahal, meski sering ditulis sebagai Lagree Pilates, julukan itu sebenarnya keliru karena Lagree bukanlah pilates.

Perbedaan utamanya terletak pada intensitas dan tujuan latihan. Cara kerja Lagree sebenarnya seperti kelas HIIT, namun dengan impact rendah pada persendian, sedangkan pilates konvensional biasanya cenderung lebih fokus pada elastisitas dan kontrol otot core dengan intensitas lebih ringan. Sebastien Lagree sendiri kerap mengatakan metodenya sebagai “Pilates on steroids”, karena menambahkan elemen strength pelatihan dan resistensi ekstra dari mesin Megaformer ke dalam gerakan-gerakan alas ala pilates.

Apakah Lagree ampuh untuk menurunkan bermutu badan?

Ini bagiankecil yang paling banyak ditanyakan. Karena menggabungkan strength training, cardio, dan endurance otot dalam satu sesi, Lagree berpotensi membakar kalori dalam jumlah signifikan. Salah satu studio terlebihlagi mengungkapkan satu kelas 50 menit di Megaformer bisa membakar hingga 700 kalori dan melibatkan hingga 600 otot sekaligus.

Namun, krusial dipahami bahwa penurunan bermutu badan bukan cuma soal kalori yang terbakar saat sesi berlangsung. Karena pergerakan Lagree menekankan time under tension,  di mana otot ditahan dalam posisi kaku selama beberapa detik, latihan ini juga ampuh membentuk massa otot. Semakin banyak massa otot, semakin tinggi metabolisme basal tubuh, yang pada akhirnya mendukung pembakaran lemak secara berkelanjutan, bukan cuma saat kelas berlangsung.

Jadi, apakah Lagree bisa membantu menurunkan bermutu badan? Bisa, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan yang tepat dan konsistensi latihan. Tapi seperti metode olahraga lain, akibatnya bersandar pada keteraturan dan bukan solusi instan.

Lagree untuk beginner

Banyak yang ragu mencoba Lagree karena kelihatan intimidating dan mendalam dari luar. Kabar baiknya, metode ini sebenarnya dirancang inklusif untuk semua level. Seperti disebutkan sebelumnya, mesin Megaformer dirancang untuk semua level kebugaran, usia, dan jenis tubuh, dan biasanya pelatih akan memberikan modifikasi pergerakan sesuai kapasitas peserta di kelas.

Meski begitu, wajar jika pemula merasa gerakannya luar di awal. Yang perlu diingat, karena gerakannya lambat namun mengekang beban dalam waktu lama, otot yang nggak biasa dipakai bisa terasa pegal signifikan di hari-hari setelah kelas pertama. Namun ini normal dan bagiankecil dari proses adaptasi tubuh.

Baca juga: Aktif Olahraga dari Lari hingga Hyrox, Ini 4 Active Wear Favorit Nikita Willy

Kabar baiknya, Anda nggak perlu terbang ke Los Angeles maupun Eropa untuk mencoba metode ini. Beberapa studio yang menawarkan kelas Lagree dengan mesin Megaformer dan Microformer sudah datang di Jakarta, jadi kesempatan untuk mencobanya kini jauh lebih gampang dijangkau.

Setelah tahu apa itu Lagree dan Anda tertarik mencoba, pastikan Anda memilih kelas yang sesuai dengan fitness level saat ini. Jangan ragu untuk memberi tahu pelatih bahwa Anda baru pertama kali mencoba, agar mereka bisa membantu memberikan modifikasi pergerakan yang tepat. Dengan begitu, Anda bisa menikmati khasiat Lagree secara maksimal tanpa konsekuensi cedera akibat memaksakan intensitas yang belum sesuai.

Images: dok. Lagree Fitness, Lagree Fit 415

Artikel Lainnya Trend Kecantikan dan Perawatan
↑
Close Right Ads
Close Left Ads