Jakarta -
Sebagian pasangan memilih menjadikan bahan-bahan alami sebagai kontrasepsi. Salah satunya dengan mengandalkan 25 makanan yang dipercaya pencegah kehamilan dari buah hingga tanaman herbal.
Kontrasepsi sudah memainkan peran krusial dalam kesehatan reproduksi selama ratusan tahun. Meskipun pengobatan kontemporer menawarkan banyak solusi seperti pil KB, perangkat kontrasepsi dalam rahim (IUD), dan implan hormonal, banyak orang mencari pendekatan alami untuk menghindari kehamilan.
Dalam metode konvensional, perlindungan kehamilan melibatkan makanan alami sebagai kontrasepsi. Banyak orang mempercayai beberapa makanan yang memang secara manfaatnya dianggap memengaruhi kesuburan dan berfaedah sebagai metode pengendalian kelahiran alami.
Mengutip dari laman Toneop dan beragam sumber lainnya bahwa kontrasepsi alami merujuk pada buah-buahan, herbal, dan biji-bijian tertentu yang secara historis dikaitkan dengan pengurangan kesuburan, pencegahan ovulasi, alias gangguan implantasi.
25 Makanan dipercaya pencegah kehamilan
Berikut ini beberapa makanan yang dipercaya sebagai pencegah kehamilan paling efektif ya, Bunda:
1. Pepaya
Manfaat pepaya untuk pencernaan sudah dikenal luas sejak dulu kala. Namun di luar itu, buah ini juga telah lama dikenal lantaran sifat anti-kesuburannya. Pepaya diketahui mengandung enzim yang disebut papain, yang diyakini dapat mengurangi kadar progesteron, sehingga menghalang implantasi. Pepaya mentah, khususnya, dianggap lebih efektif dalam mencegah kehamilan.
2. Nanas
Buah nanas secara terkenal dianggap baik untuk kesehatan seksual. Banyak yang tidak tahu bahwa buah ini sangat kaya bakal bromelain, enzim yang dapat melunakkan lapisan rahim, sehingga mempersulit implantasi.
3. Neem
Neem banyak digunakan dalam pengobatan Ayurveda sebagai kontrasepsi alami. Sifat spermicidal yang ada dalam neem dipercaya dapat mengurangi motilitas sperma.
4. Wortel
Wortel mengandung senyawa tertentu yang dapat mengganggu kadar progesteron serta mengurangi potensi kesuburan. Mengonsumsi wortel mentah terutama dalam corak saribuah dikaitkan dengan pengaruh kontrasepsi ringan.
5. Ara
Buah ara telah digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai kontrasepsi alami serta berpotensi mengganggu ovulasi.
6. Jahe
Jahe dipercaya dapat menginduksi kontraksi rahim, yang dapat membantu mengontrol siklus menstruasi dan dalam situasi tertentu, mencegah implantasi.
7. Peterseli
Daun peterseli secara historis telah digunakan untuk merangsang menstruasi dan dapat bertindak sebagai kontrasepsi ringan.
8. Fenugreek
Biji fenugreek mengandung senyawa yang dapat memengaruhi kadar estrogen, yang memainkan peran kunci dalam ovulasi dan kehamilan.
9. Ajwain
Ajwain secara tradisional dikaitkan dengan sifat aborsi yang artinya bisa menyebabkan kontraksi rahim.
10. Biji wijen
Biji wijen yang dikombinasikan dengan madu secara tradisional dipercaya sebagai kontrasepsi alami yang bisa memengaruhi keseimbangan hormon.
11. Pare
Pare dipercaya mempunyai senyawa yang dapat memengaruhi hormon reproduksi. Beberapa kepercayaan tradisional menunjukkan bahwa pare dapat bertindak sebagai kontrasepsi alami jika dikonsumsi secara teratur.
12. Teh spearmint
Teh spearmint diyakini dapat membantu mencegah kehamilan. Namun, krusial untuk tidak mengonsumsi secara berlebihan lantaran dapat mempunyai pengaruh rawan jika dikonsumsi secara berlebihan.
13. Suplemen vitamin C
Sebagian besar orang percaya bahwa suplemen vitamin C dapat membantu mencegah kehamilan. Dua tablet 500 mg yang diminum dalam tiga hari setelah hubungan seks tanpa pengaman diyakini dapat mengurangi kemungkinan kehamilan. Namun, mengonsumsi vitamin C dalam jumlah tinggi dapat menimbulkan pengaruh samping, jadi sebaiknya konsultasikan dengan master terlebih dahulu.
14. Aprikot kering
Mencampur aprikot kering dengan madu serta air dapat menjadi minuman yang bisa mengurangi kemungkinan kehamilan. Tetapi sekali lagi, efektivitasnya tidak dijamin ya, Bun.
15. Teh jahe
Jahe dapat membantu memicu menstruasi secara alami, yang dapat mencegah kehamilan. Minum teh jahe rebus secara teratur setelah hubungan seks tanpa pengaman bisa membantu perlindungan kehamilan.
16. Buah ara kering
Mengonsumsi 3-4 buah ara kering selama beberapa hari setelah hubungan seks tanpa pengaman dianggap sebagai salah satu metode alami terbaik untuk mencegah kehamilan seperti dikutip dari laman Drsmitiwomensclinic.
17. Kayu manis
Beberapa orang percaya bahwa mengonsumsi kayu manis juga bisa mencegah kehamilan. Selain ini, kayu manis dipercaya dapat menyebabkan keguguran dalam beberapa kasus, tetapi ini bukanlah metode yang direkomendasikan secara medis.
18. Buah juniper
Buah ini diketahui dapat berkedudukan sebagai kontrasepsi alami dan membantu mengatasi jangkitan saluran kemih seperti dikutip dari laman Rxmen.
19. Kafein
Minuman yang mengandung kafein seperti kopi diprediksi dapat merusak kualitas sperma pada sebagian laki-laki.
20. Susu tinggi lemak
Susu tinggi lemak (full cream) sungguh nikmat sebagai suguhan harian ya, Bun. Tapi beberapa studi justru menyatakan bahwa susu tersebut yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat mengganggu motilitas sperma.
21. Asupan produk kedelai
Kedelai diketahui mengandung fitoestrogen yang mirip dengan hormon estrogen pada perempuan. Sayangnya, ketika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan pada laki-laki, perihal ini justru menjadi gangguan bagi keseimbangan hormon testosteron.
22. Makanan tinggi lemak
Asupan lemak berlebih tidak saja rawan untuk jantung tetapi bisa menurunkan kualitas sperma. Sementara itu, lemak trans juga diketahui dapat mengganggu kerja hormon reproduksi dalam tubuh laki-lai.
23. Makanan kaleng dengan BPA
BPA (Bisphenol-A) merupakan unsur kimia yang berkarakter endokrin disruptor yang dapat mengacaukan sistem reproduksi sehingga dapat menurunkan kualitas air mani.
24. Daging olahan
Risiko adanya pengawet dan lemak jenuh tinggi dalam daging olahan dapat mengganggu motilitas sperma. Jadi, bukan saja jumlah sperma yang menurun tetapi juga kualitasnya terganggu.
25. Kunyit
Kandungan curcumin dalam kunyit diketahui dapat menyebabkan blastokista. Hal inilah yang kemudian dapat menghalang terjadinya kehamilan.
Itulah beberapa rekomendasi makanan pencegah kehamilan yang bisa dijadikan referensi ya, Bunda.
Perlu diingat bahwa satu-satunya langkah 100 persen efektif mencegah kehamilan adalah dengan menghindari kegiatan seksual apa pun yang melibatkan sperma masuk ke dalam vagina.
Bahkan metode kontrasepsi seperti pil, IUD, dan kondom sangat efektif tetapi tidak 100 persen sempurna. Selain itu, prosedur sterilisasi seperti ligasi tuba (untuk perempuan) alias vasektomi (untuk laki-laki) nyaris permanen dan sangat efektif, tetapi langkah ini pun apalagi mempunyai tingkat kegagalan meski sangat kecil.
Untuk perlindungan yang lebih maksimal, menggabungkan metode kontrasepsi bisa membantu meningkatkan efektivitas. Misalnya, metode seperti kondom dan kontrasepsi lainnya yang bisa meningkatkan efektivitas.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·