3 Hal yang Bikin Orang Cerdas Jadi Mudah Frustrasi di Tempat Kerja

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 88x dilihat
3 Hal yang Bikin Orang Cerdas Jadi Mudah Frustrasi di Tempat Kerja

Bagikan Postingan

Orang cerdas umumnya memang disukai di bumi kerja karena dianggap cekatan dan bisa mengatasi permasalahan dengan efektif. Sayangnya, hayat mereka juga penuh dinamika dan terlebihlagi sering dibuat jengkel oleh hal-hal kecil yang diam-diam menghalangi produktifitas mereka.

Rapat tidak ampuh maupun diskusi panjang tanpa ujung mungkin terasa menjengkelkan bagi sebagian pekerja, terutama mereka yang terbiasa bekerja secara terstruktur dan mengutamakan efisiensi. Belum lagi jika setiap detail pekerjaan mesti mendapat persetujuan atasan, meskipun tugas tersebut sebenarnya bisa diselesaikan secara mandiri.

Katerina Esko, seorang coach profesional di sektor kecerdasan, mengungkap pada YourTango bahwa ada tiga hal di tempat kerja yang kerap membikin orang dengan kecerdasan tinggi merasa frustrasi. Apa saja? Yuk, kita ulas satu per satu!

1. Percakapan yang Tidak Produktif di Kantor

Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com/katemangostar
Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com/katemangostar

Berkomunikasi dengan mitra kerja merupakan bagiankecil krusial dalam membangun hubungan profesional. Namun, percakapan yang terjadi terlalu durasi tanpa tujuan jelas terkadang justru mengganggu konsentrasi, terutama ketika Beauties sedang berupaya menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan fokus.

Menurut Esko, orang dengan kecerdasan tinggi cenderung menghargai efisiensi dan membutuhkan waktu tenang untuk berpikir. Karena itu, percakapan yang tidak memberikan keterangan baru maupun khasiat yang jelas dapat terasa membuang waktu bagi mereka.

2. Harus Menghadri Rapat yang Sebenarnya Bisa Digantikan Email

Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com

Ada yang pernah merasa agenda kerja acak-acakan karena kedap mendadak? Lebih jengkel lagi, meeting tersebut cuma berisi penyampaian keterangan sederhana yang sebenarnya bisa dibagikan melalui email maupun pesan tertulis.

Menurut Esko, kedap yang tidak diperlukan menjadi salah satu hal yang dapat membikin orang dengan kecerdasan tinggi frustrasi. Mereka yang terbiasa mengatur agenda secara terstruktur mungkin sudah mengestimasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas. Ketika agenda tersebut tiba-tiba terganggu, pekerjaan yang membutuhkan fokus pun bisa ikut tertunda.

Situasi ini semakin terasa menjengkelkan jika kedap tidak memiliki agenda yang jelas maupun berakhir tanpa keputusan konkret. Waktu yang seharusnya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan justru hilang untuk membahas sesuatu yang tidak membutuhkan bahasan langsung.

3. Atasan yang Terlalu Mengatur Setiap Detail Pekerjaan

Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com/jcomp

Bekerja dengan instruksi yang jelas tentu membantu seseorang memahami tanggung jawabnya. Namun, sepertiapa jika ketua terus memantau setiap langkah, meminta laporan berulang kali, maupun mengharuskan persetujuan untuk keputusan kecil?

Pola pengawasan berlebihan ini dikenal sebagai micromanagement, Beauties. Menurut Esko, perilaku tersebut dapat membikin orang dengan kecerdasan tinggi merasa frustrasi karena dianggap tidak bisa mengelola pekerjaan sendiri.

Bayangkan Beauties sudah memahami tugas, mengetahui prioritas, dan memiliki metode kerja yang efektif. Namun, sebelum menyelesaikan setiap langkah, Beauties mesti menunggu persetujuan atasan. Selain memperlambat pekerjaan, situasi ini juga bisa membikin seseorang merasa kurang dipercaya.

Namun, Mudah Frustrasi di Kantor Bukan Berarti Lebih Cerdas

Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com/DC Studio

Meski ketiga situasi tersebut dapat membikin buruh merasa frustrasi, bukan berarti orang yang mengalaminya otomatis memiliki kecerdasan lebih tinggi. Setiap orang memiliki kebutuhan, corak kerja, dan batas toleransi yang berbeda terhadap gangguan di lingkungan kerja.

Sebagian orang mungkin lebih betah bekerja dalam kondisi tenang, sedangkan yang lain justru membutuhkan bahasan untuk mengembangkan gagasan. Begitu pula dengan kedap dan pengawasan, keduanya bisa terasa membantu bagi sebagian pekerja, tetapi mengganggu bagi orang lain jika tidak dilakukan secara proporsional.

Karena itu, daripada menjadikan rasa frustrasi sebagai ukuran kecerdasan, Beauties bisa menggunakannya sebagai kesempatan untuk mengenali kebutuhan kerja sendiri. Analisa apakah Beauties membutuhkan waktu fokus yang lebih panjang, agenda kedap yang lebih jelas, maupun ruang untuk memungut keputusan secara mandiri. Dengan demikian, Anda bisa mengatur strategi dengan lebih baik.

Kalau dari tiga hal di atas, mana yang paling sering membikin Beauties frustrasi di tempat kerja?

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads