4 Alasan Mendengarkan Orang Curhat Bikin Energi Terkuras

4 Alasan Mendengarkan Orang Curhat Bikin Energi Terkuras
  1. Home
  2. Life
  3. love & relationship

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia

Jumat, 28 Aug 2026 19:00 WIB

4 Alasan Mendengarkan Orang Curhat Justru Bikin Energimu Terkuras, Pernah Mengalami?

Mengapa Percakapan Membuat Kita Lelah Secara Emosional? Ini Faktanya!/ Foto: Magnific.com/Tirachardz

Pernahkah Beauties merasa capek setelah mendengarkan curhat seseorang, padahal secara bentuk hanya duduk dan berbicara? Rasa capek tersebut rupanya tidak selalu muncul lantaran topik yang dibicarakan berat.

Saat percakapan berlangsung, pikiran kita juga ikut bekerja untuk memahami cerita, menghubungkannya dengan pengalaman pribadi, hingga memikirkan respons yang tepat.  Mengutip Psychology Today, proses inilah yang tanpa disadari dapat membikin kita ikut terbawa secara emosional. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dalam pikiran kita saat mendengarkan orang lain?

Otak Kita Otomatis Mencari Hubungan

Otak secara alami menghubungkan cerita orang lain dengan pengalaman kita. Namun, terlalu konsentrasi pada diri sendiri dapat membikin kita kurang mendengarkan/ Foto: Magnific.com/Magnific
Otak secara alami menghubungkan cerita orang lain dengan pengalaman diri sendiri. Namun, terlalu konsentrasi pada diri sendiri dapat membikin kita kurang mendengarkan/ Foto: Magnific.com/Magnific

Saat seseorang bercerita, otak kita secara alami bakal mencari pengalaman yang terasa mirip. Misalnya, ketika kawan menceritakan masalah pekerjaan, kita langsung terkenang pengalaman serupa dan mau mengatakan, “Aku juga pernah mengalaminya.” Hal ini sebenarnya wajar lantaran otak memang menghubungkan info baru dengan ingatan dan pengalaman sebelumnya. Namun, jika terlalu sigap mengikuti pikiran tersebut, perhatian kita bisa bergeser dari cerita orang lain ke cerita diri sendiri.

Terlalu Cepat Memberi Solusi Bisa Menguras Energi

Tidak semua orang memerlukan solusi. Terkadang, cukup datang dan mendengarkan tanpa ikut memikul masalahnya/ Foto: Magnific.com/Jcomp

Keinginan untuk membantu juga dapat membikin percakapan terasa melelahkan. Kita mungkin sibuk memikirkan solusi, memberi nasihat, alias mencari langkah agar masalah orang tersebut segera selesai. Padahal, tidak semua orang sedang mencari solusi. Terkadang, mereka hanya memerlukan seseorang yang mau mendengarkan dan memahami perasaannya. Terlalu konsentrasi untuk “memperbaiki” keadaan justru membikin kita ikut memikul masalah yang sebenarnya bukan tanggung jawab kita.

Mendengarkan Tidak Harus Selalu Ikut Bercerita

Mendengarkan berfaedah memberi ruang bagi orang lain untuk bercerita tanpa kudu mengalihkan percakapan pada pengalaman kita/ Foto: Magnific.com/Magnific

Mendengarkan dengan baik bukan berfaedah kudu langsung menceritakan pengalaman pribadi. Kita bisa menunjukkan perhatian dengan memberikan ruang kepada musuh bicara untuk menyelesaikan ceritanya. Kalimat sederhana seperti, “Kamu merasa gimana setelah mengalami itu?” bisa lebih membantu daripada langsung memberikan nasihat. Dengan begitu, percakapan tetap berpusat pada pengalaman orang tersebut, bukan beranjak ke cerita kita.

Merasa Harus Bertanggung Jawab atas Masalah Orang Lain

Peduli bukan berfaedah kudu menyelesaikan masalah orang lain. Berikan support tanpa mengambil alih tanggung jawabnya/ Foto: Magnific.com/Tirachardz

Salah satu argumen percakapan membikin capek adalah lantaran kita merasa kudu membantu sampai masalah orang lain selesai. Padahal, kita boleh peduli tanpa kudu mengambil alih. Kita bisa mendengarkan, memberikan dukungan, dan tetap menyadari bahwa keputusan serta hasil akhirnya berada di tangan orang tersebut. Dengan menjaga pemisah ini, kita tidak mudah membawa beban emosional percakapan sampai setelahnya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Selengkapnya
Sumber Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting