- Home
- Life
- Cultured
Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Jumat, 28 Aug 2026 21:00 WIB
Ciri orang yang pura-pura baik hati/ Foto: magnific.com/magnific
Menjadi orang yang baik hati bisa dilakukan apalagi melalui hal-hal sederhana, Beauties. Mulai dari membantu orang lain membukakan pintu saat dia membawa banyak barang di tangannya, mengucapkan 'selamat' dengan tulus saat orang lain mendapatkan sebuah pencapaian alias pengakuan, dan tetap banyak lagi.
Sayangnya, tetap ada sejumlah orang yang condong berpura-pura saat menunjukkan kebaikan, Beauties. Hal tersebut dipengaruhi oleh beragam aspek dan argumen pribadi, namun tidak jarang orang yang berpura-pura baik hati melakukannya untuk mendapatkan kesan baik dari orang lain.
Merangkum dari YourTango, simak beberapa karakter orang yang pura-pura baik hati menurut ilmu ilmu jiwa berikut ini.
1. Tidak Konsisten

Tidak konsisten/ Foto: magnific.com/cookie_studio
Salah satu karakter orang yang pura-pura baik hati ialah tidak konsisten, Beauties. Menurut sebuah studi dari Frontiers in Psychology, seseorang yang umumnya tidak konsisten dengan hal-hal lain dalam hidup bisa jadi adalah seseorang yang menunjukkan kepalsuan alias kepura-puraan.
Misalnya, mengingkari janji yang telah mereka buat sebelumnya, menunjukkan kata-kata yang tidak konsisten, serta menunjukkan kebaikan yang berbeda-beda alias hanya pada saat-saat tertentu saja.
2. Tidak Bisa Merayakan Kebahagiaan Orang Lain dengan Tulus

Tidak bisa merayakan kebahagiaan orang lain dengan tulus/ Foto: unsplash.com/Mimi Thian
Beauties, Anda mungkin pernah menerima ucapan selamat dari orang lain, namun terdengar tidak tulus saat merayakan keberhasilanmu?
Misalnya seseorang yang berkata, “Oh, Anda mendapatkan kedudukan baru di bagian tersebut? Bagus sekali. Aku rasa mereka betul-betul memerlukan seseorang di posisi itu,”. Meskipun kalimat ini terdengar normal, namun terhadap sedikit rasa iri yang dibungkus dengan antusiasme palsu.
Kebaikan yang tulus untuk orang lain bakal mengalir secara alami. Namun, kebaikan yang dipaksakan untuk orang lain condong jelas terlihat dibuat-buat.
3. Bersikap Transaksional

Bersikap transaksional/ Foto: magnific.com/magnific
Orang-orang yang berpura-pura baik hati condong menunjukkan sikap transaksional terhadap orang lain, Beauties. Mereka tidak peduli tentang gimana langkah membangun hubungan yang baik dan tulus, lantaran mereka memanfaatkan pola pikir transaksional dengan mengharapkan hadiah atas kebaikan yang telah mereka berikan.
Hal-hal sederhana yang biasanya dilakukan tanpa ‘syarat’ bisa dijadikan senjata untuk mendapatkan suatu hadiah dari orang lain.
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(sim/sim)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.