- Home
- Life
- Cultured
Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 28 Aug 2026 21:30 WIB
Kebiasaan Sehari-hari Ini Menunjukkan Seseorang Dibesarkan dengan Didikan Berkelas/Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio
Sebagian besar perilaku, nilai, prinsip, dan moral kita berakar pada langkah orang tua membesarkan dan mendidik serta lingkungan tempat kita tumbuh. Mulai dari langkah kita bersikap, berbicara, memperlakukan orang lain, hingga merespons konflik, semua ini sering kali merupakan gambaran dari didikan yang diberikan orang tua.
Seseorang yang dibesarkan dengan didikan bergengsi oleh orang tuanya memberikan kesan anggun, elegan, dan bersahaja. Bukan soal kekayaan dan penampilan, seseorang yang bergengsi alias high class menunjukkan pesona itu melalui sikapnya dan caranya memperlakukan orang lain, termasuk dalam kebiasaan yang mereka lakukan sehari-hari.
Berikut ini kebiasaan yang bisa menunjukkan seseorang dibesarkan dengan didikan bergengsi oleh orang tuanya, dilansir dari Your Tango.
Mengucapkan “Tolong” dan “Terima Kasih”

Kebiasaan Sehari-hari Ini Menunjukkan Seseorang Dibesarkan dengan Didikan Berkelas/Foto: Magnific.com/magnific
Dua kata ini mungkin terdengar seperti sesuatu yang wajar untuk diucapkan, tapi sebagian orang tetap menganggapnya sepele. Padahal, maknanya sangat besar.
Anak yang dibesarkan oleh orang tua yang bergengsi tumbuh dalam lingkungan family di mana tata krama ditekankan sebagai gambaran langsung dari karakter seseorang. Kalimat ini menunjukkan bahwa langkah kita memperlakukan orang lain pada akhirnya bakal berakibat pada diri kita sendiri.
Mengucapkan kata-kata seperti "tolong" dan "terima kasih" menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai waktu serta kehadiran mereka.
“Sebuah sikap yang pasti bakal diperhatikan. "Di sisi lain, tata krama yang baik merupakan gambaran dari 'Aturan Emas' (Golden Rule): jika Anda bersikap baik kepada saya, saya pun bakal bersikap baik kepada Anda," jelas mahir saraf dan guru besar Paul J. Zak, PhD.
Memerhatikan Nada dan Intonasi saat Berkomunikasi

Kebiasaan Sehari-hari Ini Menunjukkan Seseorang Dibesarkan dengan Didikan Berkelas/Foto: Pexels/RDNE Stock Project
Anak yang dibesarkan dengan didikan bergengsi tidak hanya memerhatikan kalimat yang mereka gunakan, tapi juga langkah berkomunikasi. Mereka sangat memerhatikan nada dan intonasi yang mereka gunakan.
Kita mungkin mempunyai niat baik saat berbicara, tapi jika disampaikan dengan nada bunyi yang keras alias kasar, niat baik tersebut bisa jadi justru tertutupi.
"Menyadari nada bunyi serta penekanan unik pada kata-kata tertentu merupakan aspek penting—namun sering kali tidak disadari—dalam membangun hubungan yang baik. Menemukan keseimbangan yang tepat dapat memastikan pesan Anda tersampaikan sesuai maksud sebenarnya, sekaligus memperlancar jalan menuju kepuasan yang lebih besar dalam berkomunikasi,” ungkap psikolog klinis Susan Krauss Whitbourne, PhD.
Diam Jika Tidak Punya Hal Baik untuk Diucapkan

Kebiasaan Sehari-hari Ini Menunjukkan Seseorang Dibesarkan dengan Didikan Berkelas/Foto: Pexels.com
Mereka yang dibesarkan oleh orang tua yang bergengsi memahami bahwa tidak ada manfaatnya melontarkan ucapan kasar alias menyinggung emosi orang lain. Prinsip ini mereka pegang teguh: jika mereka merasa apa yang ada di pikiran mereka tidak bakal memberikan kontribusi positif bagi percakapan, mereka memilih untuk menyimpannya sendiri.
Mengucapkan sesuatu yang menyakiti emosi orang lain hanya bakal merusak hubungan dan memicu bentrok yang tidak perlu. Hal ini menegaskan bahwa tidak semua pikiran yang melintas di akal kita kudu diucapkan secara lantang, Beauties. Justru, ada baiknya kita membayangkan gimana emosi kita sendiri jika seseorang melontarkan ucapan tersebut kepada kita sehingga kita pun tidak bakal mengatakannya kepada orang lain.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mah
asiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.